
tak terasa waktu pun sangat cepat berlalu dan malam semakin larut
"Vina, nampaknya malam sudah semakin larut.. kita pulang yuk" ajak Andi
"tapi.. ak masih suka disini, ternyata pasar malam itu menyenangkan dan seru sekali" ucap Vina
"iya.. kapan kapan ak ajak km kesini lagi, nanti kita coba permainan permainan yang ada disini, terus kita naik bianglala, ok" ucap Andi
"ok.. " sahut Vina senang
"oh ya.. jepit rambut tadi mana? sini ak pakaikan di rambutmu" bisik Andi
"ini.." ucap Vina menyerahkan jepit rambut yang dia ambil dari dalam sakunya
dan Andi pun memakaikan jepit rambut itu di sebelah poni Vina
"wahh.. cantik sekali, manis dan sangat cocok di rambutmu" bisik Andi
"benarkah.." ucap Vina tersenyum malu hingga pipinya memerah
"ayo kita pulang" ajak Andi sembari menggandeng tangan Vina
namun di dekat pintu keluar pasar malam, tiba tiba Vina menarik tangan Andi, Andi itu photo boxs kan.. kita foto dulu yuk
mendengar ajakan Vina, Andi pun meng'iya kan
kemudian mereka pun masuk ke dalam photo boxs itu
"Vina.. km sudah siap.. ak hitung sampai tiga ya, satu.. dua.. tiga.. smile" ucap Andi
"CEKREK..." suara dari photo boxs
__ADS_1
"ha-ha-ha.. hasilnya lucu banget" seru Vina tertawa lepas
"Vina.. apa malam ini km senang?" tanya Andi
mendengar pertanyaan Andi, sontak membuat Vina tertegun mentapnya "tentu saja... ak senang.. senang sekali, kemanapun km mengajakku, ak sangat senang" ucap via tersenyum
mendengar ucapan Vina, Andi pun tersenyum juga sembari memeluk vina
kemudian mereka pun melanjutkan perjalanan menuju ke rumah Andi
🥀🥀 di rumah Andi
dari dalam rumah, nampak ibu Andi sedang menunggu kedatangan Andi dan Vina
"assalamualaikum ibuuu.." teriak Andi
"malam ibu.." ucap Vina menimpali
"maaf Bu, tadi ak mengajak Vina ke pasar malam" jawab Andi
"ibu.. ini, Vina bawakan oleh oleh.. ayo kita makan bersama" ajak Vina sembari mengeluarkan bungkusan makanan yang mereka beli di pasar malam tadi kemudian membukanya
"waduhh.. banyak sekali, enak enak semua" ujar ibu Andi
"enak' kan Bu, ayo ayo di habiskan semua" ucap Andi
"iya.. ibu sedikit saja, ibu kurang suka makanan anak muda seperti ini he-he-he" ledek ibu Andi "y sudah ibu bikin teh hangat ya buat kalian" ucap ibunya lagi sembari beranjak ke dapur
"Andi.. ak ga sanggup ngabisin, huft.. ak kenyang banget" rengek Vina
"tuh kan.. km belinya kebanyakan.. ya sudah jangan dipaksakan, sisanya kita taruh di kulkas aja ya" ucap Andi sembari merapikan sisa makanan yang tidak habis termakan
__ADS_1
setelah itu Andi, Vina, dan ibu Andi pun bercengkrama ria sembari minum teh hangat sebelum beranjak tidur
🥀🥀 di hotel tempat Rangga dan mamanya
malam ini, Rangga, mamanya dan bik Marni terpaksa menginap di sebuah hotel sederhana karena harta kekayaan keluarganya yang sudah tersita
nampak bik Marni sangat sibuk membantu Rangga dan mamanya berberes beres
"bik marni, sudah tidak usah terlalu sibuk merapikan barang-barang kita" ucap mama Vina
"tidak apa-apa nyonya, ini sudah tugas saya" sahut bik Marni
"bik marni, Rangga sudah belikan tiket, untuk sementara waktu bik marni lebih baik tinggal di kampung dulu sampai semuanya aman, nanti kalau sudah aman, bik marni Rangga ajak lagi, dan Rangga akan kirim juga uang bulanan buat bik Marni di kampung" ucap Rangga
"tapi.. den Rangga, bik Marni tidak tega meninggalkan den Rangga dan nyonya dalam keadaan sulit seperti ini" ujar bik Marni
"bik.. bibik tidak usah memikirkan kita, apalagi bik marni sudah tua, masalah ini akan Rangga atasi sendiri" ucap Rangga "dan ini tiketnya, nanti sopir hotel akan mengantarkan bibik ke bandara dan ini ada sejumlah uang untuk kehidupan bibik selama di kampung" ucap Rangga lagi sembari meyerahkan tiket dan sebuah amplop
tak berapa lama kemudian, sopir hotel pun datang menjemput bik Marni dan bik marni bergegas meninggalkan Rangga dan mamanya menuju kampung halamannya sementara waktu
"den Rangga, nyonya jaga diri kalian baik baik, maaf kalau selama ini bibik sudah banyak menyusahkan, dan terimakasih atas segalanya" ucap bik Marni menangis
"bik Marni, tenang saja.. nanti kalau tuan sudah bebas, bibik kita ajak lagi ya" sahut mama Vina memeluk bik Marni
lalu bik marni pun pergi meninggalkan mereka sementara waktu
kemudian Rangga dan mamanya melanjutkan merapikan barang barang mereka, namun saat mereka sibuk berberes beres, tiba tiba mereka di kejutkan oleh kedatangan Arick dan pak Bagas..
"selamat malam kak Rangga, Tante.. bagaimana kabar kalian" sapa Arick tersenyum tipis menatap tajam kearah mereka, dan sudah berdiri di depan pintu kamar hotel tempat mereka menginap
**foto gambar dan nama hanya ilustrasi
__ADS_1