Cinta Di Antara Karma Dan Kasta

Cinta Di Antara Karma Dan Kasta
CHAPTER 68


__ADS_3

melihat kedatangan beberapa polisi, membuat orang tua dan kakak Vina bingung


"maaf bapak bapak, saya pak Indra.. ada maksud dan tujuan apa ya mencari saya?" ucap papa Vina


"begini pak Indra, ada laporan kalau pak Indra telah melakukan pemalsuan dalam Mega proyek hotel bintang 5 di Surabaya, dan kasus ini sudah mengarah ke penipuan" ucap salah seorang polisi


mendengar ucapan polisi itu, sontak membuat semuanya kaget "apa apaan ini!!! apa maksudnya saya menipu? kapan saya menipu? tolong anda jangan sembarangan bicara ya!!!" seru papa Vina


"baik, begini saja pak Indra.. bagaimana kalau di jelaskan di kantor polisi saja, dan ini surat penangkapannya, mari silahkan ikut" ucap polisi itu lagi


dengan perasaan kacau dan bingung, papa Vina pun pergi ke kantor polisi dengan beberapa polisi yang menjemputnya


"pa.. apa maksudnya ini?" tanya mama Vina dengan mata berkaca-kaca


"iya pa.. mana mungkin papa menipu? Rangga ga percaya" sahut Rangga


"kalian tenanglah, papa sama sekali tidak pernah menipu, mungkin ini sebuah kesalahan, kalian tunggu saja kabar dari papa ya" ucap papa Vina sembari melangkahkan kaki menuju mobil polisi


kemudian mama Vina dan Rangga hanya bisa termenung tak percaya dengan apa yang terjadi di keluarganya..


"ma, apa kita cari pengacara?" ucap Rangga


"tidak, tunggu dulu Rangga.. kita tunggu kabar dari papa" ucap mama Vina


dan Rangga pun dengan pikiran yang masih kacau tidak percaya kalau papa nya di tuduh menipu..


🥀🥀 di kantor polisi



setibanya papa Vina di kantor polisi, papa Vina langsung di jebloskan ke dalam sel tahanan

__ADS_1



"apa apaan ini, kenapa saya langsung dimasukkan ke dalam sel tahanan?" tanya papa Vina


"maaf pak Indra, karena bukti sudah cukup kuat kalau pak Indra telah melakukan penipua, maka pak Indra langsung kami tahan" ucap seorang polisi


mendengar ucapan polisi itu sontak membuat papa Vina kaget dan terdiam "ak masih tidak mengerti, kapan ak melakukan penipuan, dan bukti apa? ak sama sekali tidak pernah menandatangani surat pernyataan aneh seperti itu" gumam papa Vina yang sempat melihat surat surat bukti kalau dirinya telah melakukan pemalsuan


🥀🥀 di rumah Andi di Surabaya


ketika Andi melewati sebuah restoran terkenal di Surabaya, Andi pun masuk ke dalam untuk menawarkan lamaran pekerjaan


"maaf bapak, saya ingin menaruh lamaran kerja" ucap Andi ke security yang bertugas menjaga di depan


"oh, silahkan dik langsung saja bawa ke bagian resepsionis nya ya" ucap security itu


"baik pak, terimakasih" ucap Andi ke security itu


lalu Andi pun berjalan menuju ke tempat resepsionis, namun ketika dia hendak menitipkan lamaran pekerjaan nya ke resepsionis, tanpa sengaja dia menemukan sebuah dompet kulit berwarna hitam terjatuh di depan meja resepsionis itu



"maaf, permisi mbak" ucap Andi ke seorang wanita yg bertugas di bagian resepsionis


"iya, ada yang bisa di bantu dik?" tanya wanita itu menatap Andi



"begini mbak, saya ingin menitipkan lamaran pekerjaan saya, barangkali disini lagi membutuhkan karyawan" sahut Andi


"oh, silahkan titipkan saja disini, nanti saya serahkan ke manager nya" jawab wanita itu

__ADS_1


lalu Andi pun menyerahkan map yang berisi lamaran pekerjaannya "mohon bantuannya ya mbak, terimakasih" ucap Andi


kemudian Andi beranjak pergi meninggalkan restoran itu, namun beberapa langkah saat dia hendak ke pintu keluar, dia teringat akan dompet yang dia temukan dan masih dia pegang


"oh ya, ak lupa menyerahkan dompet ini ke bagian resepsionis tadi" gumam Andi


lalu bergegas menuju ke tempat resepsionis tadi


"maaf mbak, saya lupa, tadi saya menemukan dompet kulit ini terjatuh di depan meja ini" ucap Andi


"ohh, benarkah? boleh saya lihat dompetnya, sekaligus memeriksa, mungkin ada identitas pemiliknya" ucap wanita itu


"iya, ini silahkan mbak" ucap Andi sembari menyerahkan dompet kulit itu


setelah selesai menyerahkan dompet kulit itu, Andi pun pergi meninggalkan restoran


namun belum beberapa langkah, Andi di panggil lagi oleh wanita penjaga resepsionis


"dik.. maaf dik, bisa kesini sebentar" teriak wanita itu


mendengar dirinya dipanggil, Andi pun balik arah menuju ke tempat resepsionis itu lagi


"ada apa lagi ya mbak?" tanya andi


" begini, dompet yang adik temukan tadi adalah milik manager di sini, dan tadi saya sudah menghubungi beliau, dan beliau ingin bertemu dengan adik langsung, sebagai ucapan terimakasih" ucap wanita itu


mendengar ucapan wanita itu, Andi pun sempat terdiam..


"pak Deny, bisa tolong antarakan adik ini ke atas menemui pak manager" pinta wanita itu ke security


"oh, iya bisa.. ayo silahkan ikut saya dik" ajak pak Deny, security restoran itu

__ADS_1


kemudian Andi dan pak Deny pun naik ke atas, ke sebuah ruangan si manager


** foto, gambar dan nama hanya ilustrasi


__ADS_2