
melihat rangga yang pingsan di ruang tengah, membuat orangtuanya khawatir "rangga, km kenapa sayang?" teriak mamanya panik menghampiri rangga
"cepat bantu angkat rangga ke kamarnya!" seru papanya
kemudian rangga di bawa masuk ke kamar tidurnya..
saat di dalam kamarnya tiba tiba rangga tersadar "ma.. vina.. vina di bawa kabur seseorang berpakaian hitam, ak sudah berusaha mencegahnya namun orang itu punya ilmu hitam, dia bisa terbang" ucap rangga
"apa?? vina di bawa kabur? tapi bagaimana bisa? siapa orang itu?" seru mamanya bingung
"kenapa para bodyguard di sini tidak ada satupun yang menjaga rumah ini? pada kemana mereka?" ucap papanya
"biar saya cari mereka dulu tuan" sahut pak surya bergegas pergi
"rangga, km istirahat dulu di sini, mama akan pergi ke kamar vina untuk melihatnya" ucap mamanya kemudian berlari menuju kamar vina
namun ketika dia sampai di kamar vina, pintu kamarnya masih terkunci rapat namun vina sudah tidak ada lagi di kamarnya..
"kemana vina?? kenapa tidak ada bekas bekas dia di culik atau kabur? apa benar dia menghilang tiba tiba? ataukah dukun itu benar benar membawa vina?" batin mamanya "papa.. cepat kemari, vina hilang" teriak mamanya
__ADS_1
mendengar teriak istrinya, papanya bergegas menuju kamar vina "bagaimana bisa hilang ma?" tanya papanya
"ga tau pa, bagaimana ini, apa yang harus kita katakan pada arick dan keluarganya? besok mereka harus menikah" ucap mamanya panik
"pak surya.. coba km cari cari vina, temukan dimana dia, cepat" teriak papanya
namun setelah mencari kemana mana, vina tetap tidak bisa ditemukan..
sementara itu, mira dan vina sudah sampai di bandara dan vina akan berangkat menuju surabaya menemui andi..
"mira.. makasi ya km udah bantu ak, ak ga akan pernah lupa jasamu ini" ucap vina berkaca kaca
"ga apa apa, ga ak masukin ke hati kok" ucap vina tersenyum memegangi tangan mira
"oh ya.. nanti kabari ak ya kalau km udah sampai di surabaya" ucap mira
"hmm.. tapi, ak ga punya hp.. hp dan atm ku di sita papa" sahut vina bersedih
"ya ampun, om segitunya banget sama km.. ya udah ini, km bawa aja hp ku, di sini ada no hp andi, nanti kalau km udah sampai di surabaya segera kabari dia" ucap mira memeberikan hpnya ke vina
__ADS_1
"jangan mira, nanti km pakai apa?" ucap vina
"ga usah khawatir, ak bisa beli lagi.. udah buruan sana, pesawatmu udah mau berangkat" ucap mira mendorong vina
"hmm.. makasi ya mira, sampai jumpa di lain waktu" ucap vina bergegas menuju pintu keberangkatan
melihat vina sudah melangkah pergi, mira hanya melambaikan tangannya sembari tersenyum..
"vina jaga dirimu baik-baik, semoga km bisa menemukan kebahagiaanmu bersama andi" batin mira, setelah itu mira pun pergi meninggalkan bandara..
dalam perjalanan menuju surabaya, hati vina selalu berdebar kencang, dia merasa gugup karena akan segera bertemu kekasihnya, namun disisi lain dia juga khawatir akan kakaknya yang akan menghadapi orangtuanya atas kepergiannya..
"kakak.. maaf kan vina sudah menyusahkanmu, semoga tidak terjadi apa apa pada kakak" batin vina
tak berapa lama lagi, pesawat yang ditumpangi vina pun akan segera mendarat di surabaya
** foto, gambar dan nama hanya ilustrasi
__ADS_1