
melihat andi terdiam, bu nindy pun memukul mejanya... brraakkk... sambil berteriak "andi!!! kenapa bengong?? jelaskan gambar apa ini?? ada gambar b*bi nya begini lagi, km menghina saya ya, mentang mentang saya gemuk!!!"
"tapi bu saya benar-benar tidak tau siapa yg menggambar itu di kertas tugas saya" ucap andi membela diri
"terus kenapa bisa ada gambar beginian, saya kan sudah bilang tidak boleh ada coretan sekecil apapun dalam tugas saya" ucap bu nindy kesal
"maaf bu, mungkin ada yang iseng menggambar di kertas tugas saya" sahut andi
"baik kalau begitu, siapa diantara kalian yang sudah iseng coret coret kertas tugasnya andi, ayo mengaku!!!" teriak bu nindy lantang
suasana kelas seketika itu menjadi riuh... "woe.. siapa itu, ayo ngaku" teriak salah satu siswa
melihat keadaan yang seperti itu, vina makin bingung.. vina merasa ketakutan dan tidak tau harus berbuat apa, sebenarnya vina ingin mengaku, tapi dia takut dan malu kalau andi sampai mengetahuinya, vina hanya bisa pasrah sambil tertunduk diam..
"ayo cepat ngaku, siapa pelakunya.. kalau tidak ada yg mau mengaku, kalian semua tidur di sekolah sampai besok pagi" teriak bu nindy kesal
suasanapun semakin riuh dan ramai, "aduhhh... siapa sih itu, ngaku dong.. ga kasihan apa sama yang ga ngelakuin jadi kena imbasnya juga" teriak seorang siswi
melihat teman-temannya bingung dan panik seperti itu, andi akhirnya menenangkan semuanya "bu, sebelumnya saya minta maaf" ucap andi
"minta maaf kenapa kamu??" tanya bu nindy
"saya baru ingat, kalau gambar itu coretan adik saya.. kemarin sewaktu saya bikin tugas, ternyata adik saya sempat menggambar di kertas itu tanpa sepengetahuan saya, saya minta maaf" ucap andi
"hhhhuuuuuuuuuuuuu...." teriak siswa siswi di kelas, meneriaki andi
__ADS_1
"sudah sudah.. kalau begitu, ibu anggap andi tidak mengerjakan tugas, dan tugas andi ibu robek!! andi km boleh duduk" ucap bu nindy
melihat andi berkata seperti itu, putra pun heran "andi, km kan ga punya adik??" tanya putra
"iya daripada kelas jadi heboh, lebih baik aku berbohong" jawab andi
"terus, siapa pelakunya y.. sampai km jadi kena masalah gini" ucap putra lagi
"sudah, biarkan saja.. ga apa-apa" jawab andi singkat
saat itu, vina merasa kaget mendengar pengakuan andi.. vina pun tidak tau harus berbuat apa..
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
"kenapa juga mata dan hatiku selalu tertuju padanya.. gawat, ak jatuh cinta.. ak suka andi, tapiiiii.. tapi, apa dia suka ak??" gumam vina lagi
"baiklah.. ak harus mencoba, ak juga harus meminta maaf dan segera mengakui perasaanku ke andi, ak benar-benar gugup.. tapi bagaimana cara bilangnya ke dia ya, ak malu kalau harus mengatakan langsung... aaggghhhh bingung" celoteh vina sambil menutup wajahnya dengan bantal
seketika vina pun teringat putra....
"ohh iya, putra.. gimana kalau ak minta bantuan putra aja, dia kan dekat dengan andi" pikir vina dalam hati..
keesokan paginya, vina pun sudah siap siap berangkat menuju ke sekolah "bik marni.. vina berangkat y" teriak vina berpamitan ke bik marni, asisten rumah tangga yg sudah bekerja di keluarga vina selama 10 tahun..
__ADS_1
"iya non, hati hati di jalan" jawab bik marni
dalam perjalanan menuju kelasnya, kebetulan sekali vina bertemu dengan putra.. "putraaa.. tungguuu.." teriak vina
"kenapa vin?? pagi pagi udah manggil" sahut putra
"nanti sore, pulang sekolah.. km ada waktu ga? bisa kita ketemu di cafe startbugs?? ada yang ingin aku sampaikan" pinta vina
"hmmm... bisa sih, tapi ada apa ni??" jawab putra
"begini... ak mau minta tolong, pokoknya nanti usahakan km harus datang y, ak tunggu" rengek vina
"ok.. ok, tapi ga bisa lama lama y, soalnya ak juga ada latihan band" sahut putra
"berarti km latihan bareng andi donk nanti??" tanya vina
"y tentu aja, dia kan drummer di band ku" jawab putra
"nahhh... pas deh kalau gitu.. ok, sampai nanti y" ucap vina sembari melambaikan tangannya
setelah jam pelajaran usai, vina bergegas pulang untuk bersiap-siap menemui putra sore ini.
** foto, gambar dan nama hanya ilustrasi
__ADS_1