
🥀🥀 di rumah andi
semenjak kejadian semalam hingga hari ini, andi terus berusaha menghubungi vina namun tetap tidak bisa di hubungi "ada apa dengan vina? apa dia baik baik saja?" batin andi resah dan bingung
saat tengah memikirkan vina tiba tiba "tok.. tok.. tok.. permisi" ada seseorang yang mengetuk pintu rumah andi
"iya, sebentar" sahut ibu andi bergegas membuka pintu rumahnya
dan yang berkunjung itu adalah pak surya, ajudan pribadi papa vina
"maaf, apa benar ini rumahnya andi satria?" tanya pak surya
"iya benar, dia anak saya.. maaf kalau boleh tau bapak siapa? dan ada keperluan apa?" tanya ibu andi kepada seseorang yang mengenakan jas hitam itu
"perkenalkan saya surya, saya asisten pribadi papanya vina, apa andi nya ada bu?" jawab pak surya
"ohh.. asisten papanya vina.. ada, andi ada di dalam, silahkan masuk pak.. saya bikinkan teh atau kopi" sahut ibu andi sumringah
"tidak usah repot-repot, saya hanya perlu bertemu dengan anak ibu" ucap pak surya
namun tiba tiba andi sudah berada di belakang ibunya "saya andi pak, ada perlu apa mencari saya?" tanya andi
"begini andi, tuan saya.. papanya vina ingin bertemu dengan anda, apa bisa ikut saya kerumah vina sekarang?" tanya pak surya
__ADS_1
"ohh.. bisa.. tentu saja bisa" jawab ibu andi sumringah "andi cepat km berpakaian rapi, mungkin km akan segera di jodohkan dengan vina" ujar ibunya lagi
"ehhmm.. maaf, saya tidak punya banyak waktu, kalau bisa silahkan ikut saya sekarang" ucap pak surya
"pak silahkan duluan saja, saya akan menyusul di belakang" sahut andi
"baiklah kalau begitu, tolong segera datang ke rumah vina, saya permisi" ucap pak surya lalu bergegas pergi
setelah melihat pak surya pergi ibunya pun merasa senang, mengira andi akan di jodohkan dengan pujaan hatinya
"andi.. km harus berpakaian rapi, ibu akan belikan oleh oleh buat orang tua vina, apa ibu belikan tape atau singkong saja ya" ucap ibunya senang
"tidak usah bu, ak rasa ini bukan hal bagus, ak akan pergi ke rumah vina dulu" ucap andi sembari mengambil kunci motornya "bu doakan semua baik baik saja ya" ucap andi lagi
"iya pasti nak, pasti doa ibu selalu yang terbaik untukmu" ucap ibunya memeluk andi
setelah itu andi pun bergegas pergi ke rumah vina..
sesampainya andi di rumah vina, dia di kagetkan dengan banyaknya orang orang yang berpakaian hitam layaknya bodyguard yang menjaga sekeliling rumah vina.. "kenapa ada banyak orang disini" batin andi
tak lama kemudian, datanglah pak surya menyambut kedatangan andi "km sudah datang, silahkan langsung masuk, tuan dan nyonya sudah menunggu di dalam" ucap pak surya
dengan perasaan bimbang dan bingung andi pun melangkah menemui kedua orang tua vina..
"permisi tuan, nyonya.. andi sudah datang" ucap pak surya yang diikuti dengan andi di belakangnya
__ADS_1
"eehhmm... silahkan masuk andi" ucap mama vina
lalu andi pun masuk "permisi, selamat siang tu.. tuan.. nyonya" sapa andi canggung
"sudah panggil kita om dan tante saja, km tidak usah formal begitu" ucap papa vina "ayo silahkan duduk" ucap papa vina lagi
"bik marni, bikin minum ya" teriak mama vina
"ba.. baik nyonya" jawab bik marni panik dari arah dapur
"jadi kamu yang namanya andi?" tanya papa vina
"iya benar om" jawab andi tertunduk
"kamu sekarang lanjut kuliah atau kerja atau nganggur atau gimana?" tanya papa vina
"saya kerja om, kerja sambilan di sebuah mini market" jawab andi masih tertunduk
"terus orangtuamu kerja apa?" tanya papa vina lagi
"ibu saya kerja apa saja om, kalau ayah saya sudah lama meninggal" jawab andi sesekali melirik wajah papa dan mamanya vina
"pa... sudah, jangan terlalu berbasa basi, langsung saja pada point'nya" ucap mama vina
sementara itu, andi hanya tertunduk diam, sambil meremas remas hp nya karena gugup
"permisi nak andi, ini teh nya" ucap bik marni yang tiba tiba datang membawa secangkir teh dan kue
__ADS_1
mendengar ucapan bik marni, kemudian andi menengadahkan wajahnya melirik bik marni, namun bik marni hanya menggeleng gelengkan kepalanya..
** foto, gambar dan nama hanya ilustrasi