Cinta Di Antara Karma Dan Kasta

Cinta Di Antara Karma Dan Kasta
CHAPTER 36


__ADS_3

arick pun menunggu beberapa menit di depan rumah vina, namun tetap tidak ada seorang pun yang membukakan pintu rumah vina..


kemudian arick mencoba menghubungi vina.. "trrtt.. maaf telepon yang anda tuju sedang dialihkan" suara dari dalam hp arick


"siallll... kemana perginya vina saat ini, kenapa dia mengalihkan panggilanku" gumam arick


"ak harus menyelidiki kemana vina, tidak biasanya dia berkeliaran malam malam begini, dan dengan siapa dia pergi?" gumam arick lagi sembari melirik mobil vina yang masih terparkir rapi di rumahnya



karena lelah menunggu, akhirnya arick pun pergi meninggalkan rumah vina.


sementara itu andi dan vina sudah hampir tiba di rumah andi.. "vina, kita sudah hampir sampai di rumahku dan bertemu ibuku" ucap andi


"andi.. ak gugup" ucap vina tiba tiba


"gugup kenapa?" tanya andi kemudian memegang erat tangan vina yang masih melingkar di pinggangnya


"ak gugup akan bertemu dengan mamamu" jawab vina lirih


mendengar ucapan vina, andi pun menenangkannya "vina.. ibuku akan menjadi ibumu juga, km tidak perlu gugup.. yaa" ucap andi lembut menenangkan


mendengar perkataan andi, vina pun mengangguk anggukkan kepalanya..


tak lama kemudian, akhirnya mereka pun sampai di depan rumah andi..


"vina.. rumah sederhana itu adalah rumahku" ucap andi menunjuk sebuah rumah kecil sederhana dengan taman bunga di halaman depan rumahnya

__ADS_1



"rumahmu indah" ucap vina tersenyum


kemudian andi membantu vina untuk turun dari scooter maticnya "ayo kita masuk dan bertemu ibuku" ujar andi menggandeng tangan vina


"assalamualaikum.. ibu, andi pulang" sapa andi


tak lama kemudian, datanglah ibu andi membukakan pintu "wa'alaikumsalam" balas ibu andi yang kemudian terpana melihat andi menggandeng seorang wanita yang tertunduk malu


"ibu, kenalkan ini kekasih andi, namanya vina" ucap andi sembari menggenggam tangan vina


"se.. selamat malam.. tante" sapa vina malu malu


"iya, selamat malam nak vina" sapa ibu andi tersenyum.. "vina manis sekali, oh ya.. vina panggil saya ibu saja ya" ucap ibu andi, kemudian mengambil tangan vina dan mengajaknya masuk..


"tidak usah repot-repot bu" jawab vina malu malu


"tidak repot kok, tunggu sebentar ya" ucap ibu andi kemudian bergegas ke dapur


sementara itu andi tertawa kecil melihat vina gugup seperti itu.. "vina, bagaimana ibuku?" tanya andi menatap wajah vina


"ibumu ramah dan baik sekali" ucap vina tersenyum


namun tiba-tiba.. "kruyyuukk" terdengar suara dari perut vina


mendengar suara perutnya sendiri, membuat vina malu kemudian menundukkan wajahnya..

__ADS_1


"vina, km lapar?" tanya andi


vina pun mengangguk anggukkan kepalanya pelan


"oh ya, tadi bik marni bilang km belum makan malam ya... kalau begitu tunggu sebentar ya" ucap andi kemudian bergegas menemui ibunya di dapur..


sesampainya di dapur, andi pun menanyakan ada makanan apa hari ini.."bu, ibu masak apa? vina lapar, dia belum makan malam" ucap andi


"kita tidak punya makanan mewah, ibu hanya masak ikan asin, dan sambal pete kesukaanmu.. apa vina bisa memakannya" ujar ibu andi


"ak rasa vina tidak akan menyukainya, apa ak belikan makanan di luar saja" ucap andi


tanpa disadari, vina yang melihat andi menemui ibunya di dapur, kemudian diam diam mengikutinya "andi akan membelikanku makanan?? ga boleh, ak harus makan masakan ibunya, ak harus terbiasa" batin vina kemudian bergegas menuju tempat duduknya lagi


tak lama kemudian, andi pun datang menghampiri vina "vina, kita makan di luar saja yuk.. hari ini masakan ibuku kurang cocok untukmu, ak akan belikan makanan yang km mau" ucap andi


"tidak, ak makan disini saja.. ak mau makan masakan ibu" sahut vina


"km serius?? ak takut km tidak akan menyukainya" ucap andi


"ak serius, ak mau coba" ujar vina


kemudian andi pun bergegas ke dapur lagi, dan membawakan vina sepring nasi lengkap dengan ikan asin dan sambal pete



** foto gambar dan nama hanya ilustrasi

__ADS_1


__ADS_2