Cinta Di Antara Karma Dan Kasta

Cinta Di Antara Karma Dan Kasta
CHAPTER 77


__ADS_3

🥀🥀 di pasar malam



weekend ini, nampak pasar malam lebih ramai dari biasanya, banyak pula sejoli sejoli yang berkencan di sana


"wuahhhh... ramai sekali, ada musiknya juga.. Andi itu konser apa, kenapa banyak yang dugem" tanya Vina


mendengar perkataan Vina, sontak Andi pun tertawa "itu live dangdut Vina, dan mereka bukan dugem tapi joget" jawab Andi terkekeh


"ohh.. mereka lucu ya, goyang goyang sampai pantatnya muter muter gitu" ucap Vina heran "oh ya, km anak band juga kan? kapan kapan ak mau lihat km main musik ya, boleh?" pinta vina


"tentu aja boleh cantik" sahut Andi menahan tawa "ehh.. kita ke stand makanan yuk, katanya km pengen ice cream" ajak Andi


"ayoo... standnya dimana?" tanya Vina sembari berlari kegirangan


"vinaaa... jangan lari lari!!" teriak Andi mengejar Vina "kan ak sudah bilang jangan jauh jauh dari ak, nanti km tersesat" ujar Andi menggandeng erat tangan Vina


"iya.. maaf deh, habis ak terlalu excited sih hihihi" celoteh Vina


tak lama, mereka pun sampai di stand stand makanan, nampak banyak makanan enak terpajang di stand stand itu



"wuahhhhhh... banyak sekali makanannya" seru Vina heran "Andi ak mau beli itu, boleh??" tanya Vina memelas


"boleh dong, beli aja apa yang km suka" jawab Andi tersenyum


"Yess.. " seru Vina sembari berlari ke arah stand makanan yang menghipnotis matanya


"vinaaaa... kan sudah ak bilang jangan lari lari" ucap Andi berjalan cepat mengejar Vina


"pak.. pak.. ak mau ini dong, itu juga, yang ini juga, sama itu tu yang itu juga, eh sekalian sama yang di sana itu juga.. umm.. ini juga boleh deh, dibungkus semua ya pak" teriak Vina

__ADS_1


melihat kekasihnya memesan makanan sebanyak itu membuat Andi heran "Vina.. km makan banyak sekali, memang habis?" tanya Andi


"nanti ak makan bareng ibu" jawab Vina tertawa sembari berpindah ke stand yang berada di sebelahnya


"ini dik, sudah dibungkus semua, totalnya 200 ribu" ucap si penjual tadi memberikan bungkusan makanan yang di pesan Vina


"ohh iya pak, ini uangnya" sahut Andi sembari menyerahkan uang


kemudian Andi pun menyusul Vina yang sudah berdiri di stand minuman di sebelah..


"Vina, km beli apa lagi?" tanya Andi


"ak beli ice ini, ak beli 2 buah, buat km satu ya" ujar Vina senang


"ini nona, ice nya sudah jadi, totalnya 50ribu" ucap si penjual ice sembari menyerahkan 2 gelas ice ke Vina



"ohh iya pak, ini uangnya" sahut Andi menyerahkan lembaran biru ke penjual ice tersebut


"iya.. iya, tapi jangan lari lari gitu Vinaaa, nanti ice km tumpah tu" sahut andi


tak seberapa jauh dari stand makanan, tiba tiba Vina dikejutkan dengan teriakan lantang dari penjaja permainan game yang ada di sana


"ayo nona cantik, tuan tampan.. ayo coba game ini, kalau beruntung hadiahnya bisa diberikan untuk sang pujaan hati" teriak penjaja permainan game itu ke arah Vina dan Andi


mendengar ajakan si penjaja permainan game itu membuat Vina tertarik


"Andi.. ayo kita coba, sepertinya seru" ajak Vina


"baiklah.. akan ak coba, Vina km mau hadiah jepit rambut yang mana?" tanya Andi menunjuk ke hadiah hadiah jepit rambut warna warni yang terpajang di sana


__ADS_1


"itu.. ak mau jepit rambut yang di tengah" jawab Vina penuh harap


"ok.. ak akan berusaha" sahut Andi "pak.. saya mau coba game nya" ucap Andi ke penjaja itu


"oh, silahkan.. sekali bermain tiketnya 10 ribu ya" ucap si penjaja game


dan Andi pun mulai mencoba permainan itu..


"andiii... semangat ya" teriak Vina tersenyum


namun... sekali mencoba gagal.. dua kali mencoba gagal.. tiga kali mencoba pun gagal


melihat Andi gagal terus, Vina pun bersedih dan mengajaknya menyudahi permainan itu


"Andi.. udah'lah, jangan dicoba lagi.. nanti kita beli saja jepit rambut yang seperti itu" ajak Vina menarik tangan Andi


"gak Vina.. ak akan coba terus sampai berhasil" ucap Andi semangat


dan pada percobaan yang ke 12 kali, akhirnya Andi berhasil mendapatkan jepit rambut yang Vina inginkan


"yess.. akhirnya ak berhasil Vina" teriak Andi kegirangan sembari memeluk Vina


"ini hadiahnya tuan muda, dan totalnya jadi 120 ribu selama 12 kali percobaan" ucap si penjaja game itu


mendengar harga ticket yang sudah dia habiskan, membuat Andi tertegun dan menggaruk garukkan kepalanya


"tak terasa.. ak sudah menghabiskan 120 ribu hanya demi sebuah jepit rambut" batin Andi lesu


"Andi.. terimakasih ya, km berjuang keras sekali, jepit ini sangat berharga melebihi apapun" bisik Vina tersenyum manis sembari mengedipkan sebelah matanya



mendengar ucapan Vina, membuat Andi tersipu malu "syukurlah.. senyuman Vina, melebihi berapapun uang yang ak keluarkan" batin Andi sembari tertawa kecil

__ADS_1


**foto gambar dan nama hanya ilustrasi


__ADS_2