
tak berselang lama Rangga dan Vina pun menaiki bus tujuan Surabaya - Bali
dalam perjalanan menuju Bali, vina hanya terdiam menatap kosong jalanan yang saat itu ramai ramainya
namun seketika tatapan nya buyar akan panggilan dari kakaknya "Vina.. pakai syal kakak ini, perjalanan masih sangat jauh nanti km sakit" ucap Rangga memakaikan syal nya ke vina
"terimakasih kak" sahut Vina memandang sendu ke arah kakaknya
melihat Vina yang menatapnya seperti itu, Rangga hanya menghela nafasnya..
"Andi.. maaf.. ak pergi begitu saja tanpa berpamitan denganmu dan ibu, ak tidak tau harus berbuat apalagi, mungkin kita memang tidak ditakdirkan untuk bersama.. maaf ak tidak ingin km terlibat dalam masalah keluarga ku, semoga km bisa hidup bahagia kelak dengan pengganti diriku, Andi.. selamat tinggal" batin Vina yang berusaha menahan air matanya yang hampir jatuh
🥀🥀 di rumah Andi
sepulang dari Andi bekerja, dia pun sudah membawa strawberry cake yang Vina pesan tadi
namun nampak tidak seperti biasanya, rumahnya dalam keadaan sepi, biasanya Vina selalu menunggunya pulang kerja di teras depan rumahnya
"tumben hari ini Vina tidak menungguku di depan, apa dia tertidur" batin Andi
"Vina... Vina.. ak pulang, ak sudah membawakan strawberry cake yang km pesan lho" ucap Andi di depan pintu rumah
__ADS_1
namun tak ada jawaban sama sekali, kemudian Andi pun mengetuk kamar Vina
"tok.. tok.. tok.. Vina... km tidur ya, ak sudah pulang.. ak masuk ya" bisik Andi
setelah sekian lama menunggu, tetap tak ada jawaban..
"Vina.. ak masuk" teriak Andi sembari membuka pintu kamar Vina
namun ternyata Vina tidak ada di kamarnya
"lho.. Vina kemana??" gumam Andi
lalu Andi pun berlari mengelilingi dalam dan luar rumahnya
"Vina... km dimana!! jangan main petak umpet gitu lah..!!" teriak Andi berlari-lari kecil
namun Vina tetap tidak ada, dan Andi pun bergegas pergi ke luar rumahnya mencari cari Vina sampai di ujung jalan "Vina.. km dimana sih" gumam Andi
saat tengah mencari Vina, tiba tiba Andi berpapasan dengan ibunya yang baru pulang dari bantu bantu di kantor lurah
"andiii... kenapa km berkeliaran begitu, sampai berkeringat begini lagi" sapa ibunya
"ibu.. Vina kemana Bu? apa ibu lihat Vina?" tanya Andi dengan nafas tersengal sengal
"lho.. bukannya biasanya Vina selalu menunggumu di rumah?" tanya ibunya
"tapi dirumah ga ada siapa-siapa Bu" jawab Andi
__ADS_1
"coba kita cari lagi di rumah.. mungkin ketiduran di suatu tempat" ajak ibunya panik
"ya sudah.. ayo Bu" ucap Andi dan kembali menuju rumahnya
sesampainya di rumah, Andi dan ibunya bergegas mencari Vina di sekeliling rumah namun tetap tak ada jawaban dari Vina
"Andi.. coba km telepon Vina" seru ibunya
"ohh iya.. andi telepon dulu Bu" ucap Andi
"maaf... nomor yang anda tuju tidak terdaftar" suara dari telepon Andi
"apaaa... bagaimana mungkin.. kenapa Vina memblokir nomor ku" gumam Andi tercengang
"Andi.. ada apa??" tanya ibu Andi yang bingung melihat anaknya yang tiba tiba diam mematung
"Bu.. Vina kenapa.. dia memblokir nomor ku.. apa dia marah? atau ada sesuatu yang terjadi padanya?" ujar Andi
"kenapa bisa begini.. apa yang km lakukan pada Vina?" seru ibunya
"Andi ga tau Bu.. Andi merasa ga melakukan kesalahan pada Vina" ucap Andi bingung
dan saat itu Andi dan ibunya pun dibuat kebingungan akan hilangnya Vina
**foto gambar dan nama hanya ilustrasi
__ADS_1