Cinta Di Antara Karma Dan Kasta

Cinta Di Antara Karma Dan Kasta
CHAPTER 40 18+


__ADS_3

melihat perilaku arick, membuat bik marni gugup "maaf den arick, non vina pergi ke cafe bertemu teman-temanya" ucap bik marni panik


mendengar ucapan bik marni, arickpun mengehela nafasnya.. namun seketika dia di kejutkan kan lagi dengan sebuah scooter matic yang terpakir di garasi rumah vina


"bik marni, tunggu... itu motor siapa?" tanya arick dengan nada tinggi memanggil bik marni yang hendak kedalam


"itu.. itu motor pacarnya non vina den" ujar bik marni gugup


mendengar ucapan bik marni, seketika membuat arick naik pitam.. "apaaa!!!! motornya siapa?? coba katakan lagi!!!" teriak arick geram


"ma.. maaf den, itu motor pacarnya non vina" ucap bik marni yang kebingungan dengan perilaku arick


mendengar ucapan bik marni yang kedua kalinya, membuat arick semakin murka "kurang ajar... siapa pacar vina!!!!" teriak arick menatap bik marni tajam


"den arick, kenapa seperti ini? apa bibik punya salah sama den arick?" tanya bik marni ketakutan


"diammm!!! ak tanya siapa pacar vina!!!" jawabbb!!!" teriak arick semakin murka sembari menarik tangan bik marni


"ma.. maaf... pa.. pacarnya non vina, nak andi den" ucap bik marni terbata bata


"andi??? andi siapa?? jawab!!!" teriak arick mengepalkan tangannya


"tidak tau den, bik marni cuma tau namanya andi, maaf den" ucap bik marni ketakutan kemudian lari meninggalkan arick yang masih berdiri di depan pintu rumah vina


"aarrrggghhhhhh..... bangs****t" teriak arick, kemudian bergegas mengambil mobilnya lalu pergi meninggalkan rumah vina

__ADS_1


🥀andi dan vina, sepulang dari cafe


"vina.. kita berhenti di sini dulu" pinta andi yang seketika membuat vina menghentikan mobilnya..


"kenapa di sini andi? ini kan masih di depan gerbang rumahku" ucap vina bingung


"emm... ada yang ingin kulakukan" ucap andi menatap vina


"melakukan apa? kenapa harus di sini?" tanya vina lagi


"karena, kalau ak melakukannya di dalam, nanti di marahi bik marni" jawab andi tersenyum


mendengar ucapan andi, membuat jantung vina serasa berhenti berdetak "apa.. andi... akan..." batin vina terdiam dan terpaku


mendengar permintaan andi, vina pun mengangguk anggukkan kepalnya pelan


"vina.. tutup matamu ya" pinta andi lembut, kemudian andi pun mencium bibir vina dengan hangat



tanpa disadari, dari kejauhan arick sudah mengawasi rumah vina, dia memarkirkan mobilnya tak jauh dari depan rumah vina, dan bersembunyi di dalam mobilnya..


betapa terkejutnya arick, melihat vina di cium oleh seorang pria.. namun karena jarak yang jauh, membuat arick tak bisa melihat jelas siapa pria itu..


"kurang ajar, km telah menyakiti hatiku vina, siapa b*jingan yang berani menyentuhmu itu" gumam arick sembari mengepalkan tangannya...

__ADS_1


merasakan ciuman hangat andi, membuat jantung vina berdebar kencang dan wajahnya merah padam.. "vina.. wajahmu merah sekali" ucap andi tertawa kecil


ditertawakan seperti itu, membuat vina semakin gugup dan memegang kedua pipinya sembari tertunduk malu...


"vina... apa km suka?" tanya andi


"iya.. ak suka, ak tidak akan melupakannya" jawab vina tersenyum


kemudian mereka pun masuk kedalam rumah vina..


sesampainya di depan rumah vina, andi pun mengambil scooter matic nya.. "vina, ak pulang dulu y.. km beristirahatlah, tidur yang nyenyak" ucap andi dari atas motornya


"iya, andi.. sampai jumpa" ucap vina melambaikan tangannya.. namun kemudian "andii.. tunggu sebentar" teriak vina sembari berlari menghampiri andi yang sudah duduk di atas motornya


kemudian vina memeluk erat tubuh andi.. "andi.. km tidak akan meninggalkanku kan?" tanya vina dipelukan andi


"vina.. tenang saja... ak tidak akan meninggalkanmu, walau apapun yang terjadi" jawab andi..


"km berjanji??" tanya vina


"tentu saja" jawab andi membelai rambut vina


kemudian vina pun melepaskan pelukannya dan masuk kedalam rumahnya


** foto, gambar dan nama hanya ilustrasi

__ADS_1


__ADS_2