
melihat sapu tangan vina yang di bawa putra, membuat andi kaget dan terdiam...
"heii, andi.. km kenapa diam? benar km suka sama vina?" tanya putra lagi
"iya, ak menyukainya" jawab andi tegas
"wuahhh... serius bro, kenapa km ga ungkapkan perasaanmu sama vina?" ucap putra sumringah
"apa km lupa, ketika di rumah vina, dia bilang dia tidak menyukaiku, dia hanya bercanda ketika bilang suka padaku" sahut andi
mendengar perkataan andi, seketika membuat putra teringat akan kesalah pahaman yang dia buat saat dia membohongi vina tentang tipe cewek yang andi suka..
dan karena putra merasa bersalah, maka putra pun bersedia membantu andi.. "emm.. bagaimana kalau ak membantumu menyampaikan ke vina, kalau km menyukainya" ucap putra
"tidak... jangan, ak tau siapa diriku.. status dan kasta ku berbeda dengan dia, ak hanya anak seorang buruh miskin, sementara dia anak orang kaya.. ak takut dia hanya akan menghinaku" sahut andi lirih
mendengar perkataan andi, putra pun mengerti "baik begini saja, ak menyimpan no hp vina, km catat saja.. mungkin jika ada kesempatan km bisa menghubungi dan berbicara langsung padanya" ucap putra sembari mengeluarkan hp nya
kemudian andi hanya terdiam, menatap no hp vina yang ada di kontak hp putra...
"ayo andii, buruan catat" teriak putra memaksanya
dan andi pun mencatat no hp vina...
__ADS_1
seminggu kemudian....
hari ini adalah hari minggu... andi tengah mencuci pakaian yang dia kenakan dari rumah duka semalam...
selesai mencuci pakaian, dia pun menuju ruang makan dan sarapan bersama ibunya..
namun ketika andi asyik mengunyah makanannya.. tiba tiba hp nya berdering, dengan mulut yang masih penuh dengan makanan, kemudian andi pun mengambil hp yang ada di dalam saku celananya..
namun tiba tiba "bruusss.... uhukk.. uhukk.." andi memuncratkan semua makanan yang ada di dalam mulutnya sambil terbatuk batuk melihat sebuah nama yang menelponnya..
"andi km kenapa?? km sakit nak?" teriak ibunya yang langsung berdiri menghampiri andi
di dalam kamar andi masih tidak percaya kalau vina menelponnya "ini beneran vina kan?? apa ak sedang bermimpi?? hatiku berdebar kencang.. apa yang harus kukatakan.. ya.. ak harus pura pura tidak mengetahui nomor ini, ak takut kalau dia mengetahui ak menyimpan nomornya, dia akan mengira ak diam diam menguntitnya" gumam andi dalam hatinya...
kemudian andi pun mengangkat telepon masuk dari vina...
beberapa hari semenjak percakapannya dengan vina, membuat andi benar benar selalu menunggu nunggu vina untuk menelponnya lagi..
"andi akhir akhir ini kenapa?? setiap hari selalu memandangi hp nya, biasanya dia jarang memegang hp ny, tp sekarang mau makan pegang hp, mau tidur pegang hp, ke kamar mandi pun bawa hp, apa otaknya tersumbat ya" gumam ibunya yang selalu mengamati tingkah aneh anaknya belakangan ini....
............…...... _________ .....................
__ADS_1
🥀 keesokan paginya di rumah vina 🥀
"tak... tak... tak... sreng... sreng... sreng" terdengar aktivitas yang sibuk dari dapur vina, tampak vina dibantu bik marni asisten rumah tangganya memasak berbagai macam menu masakan di dapurnya..
"non, masak sebanyak ini... memang siapa tamu penting yang mau datang itu?" tanya bik marni
"pokoknya bibi masak aja, nanti pasti tau sendiri hihihi" jawab vina dengan antusias sembari mencoba resep masakan dari buku resep yang dia beli
tak lama kemudian....
"ting... tong... permisi" suara andi dari depan pintu rumah vina
mendengar suara andi yang sudah berada di depan pintu rumahnya, vina pun berlari menyambutnya "iyaaa... sebentar andi" teriak vina
kemudian, vina membukakan pintunya...
"andiii... ak kangen" teriak vina sembari memeluk andi yang masih berdiri di depan pintu rumahnya
** foto, gambar dan nama hanya ilustrasi
__ADS_1