Cinta Di Antara Karma Dan Kasta

Cinta Di Antara Karma Dan Kasta
CHAPTER 84


__ADS_3

🥀🥀 di hotel



setelah menempuh perjalanan jauh, akhirnya Vina dan Rangga pun sampai di hotel tempat Rangga dan mamanya menginap


"Vina.. ini kamarmu" ucap Rangga mengantarkan Vina ke kamarnya yang berada dikanan kamarnya dan di sebelah kiri kamar mamanya


"kak.. mana mama?" tanya Vina sembari masuk ke kamarnya


"km istirahat dulu di sini, mandi dan ganti pakaian.. kakak akan memanggil mama kesini" ucap Rangga


"baiklah kak.." sahut vina


lalu Rangga pun menemui mama nya untuk memberitahukan kedatangan mereka


"tok.. tok.. ma, Rangga dan Vina sudah sampai hotel" ucap Rangga mengetuk pintu kamar mamanya


"iya sayang, sebentar" ucap mamanya "Rangga.. mana Vina?" tanya mamanya


"Vina di kamar sebelah, lagi mandi dan ganti baju" ucap Rangga


"baiklah.. ayo, mama ingin menemuinya" ucap mamanya


kemudian Rangga dan mamanya pun menemui Vina di kamarnya


"tok.. tok.. Vina.. sayang.. ini mama" ucap mamanya mengetuk pintu kamar Vina

__ADS_1


"iya ma.. masuk saja" jawab Vina


"Vina... km baik baik saja kan, mama kangen, mama minta maaf selama ini sudah membuatmu bersedih" ucap mamanya menatap Vina sedih



mendengar permintaan maaf mama nya, sontak membuat Vina terharu "ma.. Vina juga minta maaf, sudah pergi tanpa sepengetahuan mama dan papa" ucap Vina menoleh ke arah mamanya



"Vina.. ayo kita duduk dulu.." ajak mamanya "Vina apa km sudah tau semua, musibah yang sedang kita alami?" tanya mamanya bersedih


mendengar pertanyaan mamanya, Vina hanya mengangguk anggukkan kepalanya


namun belum usai mereka berbincang bincang, tiba tiba ada panggilan masuk di hp mama Vina



"ma.. siapa yang telepon?" tanya Rangga


"ini... a.. arick" jawab mamanya terbata bata


"ma.. angkat saja" sahut Vina menatap mamanya


lalu mamanya pun mengangkat telepon dari arick


"ha.. halo arick.." ucap mamanya

__ADS_1


"halo Tante, bagaimana kabarnya?.. oh ya Tante, ak dengar kalau Vina sudah sampai ya?" tanya arick


"oh.. iya, Vina baru saja sampai" jawab mama Vina terbata bata


"ooh.. baguslah, baiklah Tante, ak tidak mau berbelit-belit, langsung saja ya, ak akan menyuruh sopir pribadiku menjemput Vina, karena mulai hari ini Vina akan tinggal di rumahku, jadi Tante.. tolong suruh Vina untuk bersiap siap, karena sebentar lagi sopirku akan sampai, terimakasih Tante" ucap arick dan langsung menutup teleponnya


mendengar ucapan arick, mama Vina hanya terdiam


"ma.. ada apa? apa yang arick katakan?" tanya Rangga


"arick.. arick meminta Vina untuk tinggal di rumahnya, dan sebentar lagi sopir pribadinya akan datang menjemput Vina" ucap mama Vina lesu


"apaaaa!!! kurang ajar, awas saja kalau dia sampai berani mengambil Vina" gerutu Rangga mengepalkan tangannya


"kak.. sudahlah.. ak akan pergi, akan kulakukan apa maunya" ucap Vina


"tapi Vina...." sahut Rangga


"kak.. kita sudah tidak punya pilihan lain, mungkin ini sudah jalan hidupku" ucap Vina meneteskan air matanya


"Vina.. maaf.. maafkan mama nak.. saat ini rasanya mama ingin mengakhiri hidup saja" ucap mama Vina


"ma...!!!" teriak Rangga


"mama.. mama jangan punya pikiran seperti itu.. ma Vina iklas menjalani hidup Vina bagaimanapun nanti, Vina ingin melihat mama dan papa bisa kembali seperti dulu lagi, Vina ingin melihat kakak menyelesaikan kuliahnya, mama tenang saja, doakan saja yang terbaik buat Vina" ucap Vina


dan tak berselang lama, tiba tiba sopir pribadi arick sudah sampai untuk menjemput Vina

__ADS_1


**foto gambar dan nama hanya ilustrasi


__ADS_2