
setelah selesai mandi dan makan bersama, andi mengajak vina duduk di depan teras rumahnya "vina.. ada yang ingin ak sampaikan" ucap andi yang tengah duduk di samping vina
"hmm.. menyampaikan apa?" tanya vina penasaran
"vina.. apa km bahagia tinggal bersamaku di rumah sederhana dengan makanan seadanya seperti ini?" ucap andi menatap vina
"tentu saja, ak bahagia sekali" jawab vina tersenyum
"syukurlah.. oh ya, nanti ak mau pergi dulu sebentar, km baik baik di rumah ya" ucap andi
"mau pergi kemana? ak mau ikut" ucap vina
"jangan.. ak mau melamar pekerjaan dulu, do'akan ak semoga segera dapat kerja" ucap andi mencubit pipi vina
"hmm.. ya sudah, ak selalu medo'akan yang terbaik buat km" ucap vina memeluk andi
"kalau begitu, ak pergi dulu ya" ucap andi mencium kening vina
__ADS_1
lalu andi pun pergi untuk melamar pekerjaan agar bisa memenuhi kebutuhan hidupnya, vina dan ibunya
🥀🥀 di rumah vina
hari ini adalah hari terakhir rangga berada di rumahnya, karena besok dia akan berangkat ke canada "ma... ujian kampus di universitas rangga akan diadakan tiga hari lagi, jadi besok pagi rangga harus berangkat ke canada" ucap rangga menghampiri mama dan papanya
"kenapa secepat itu? lalu, vina bagaimana? apa sudah ada berita?" tanya mamanya
"hmm.. sudahlah ma.. rangga yakin, vina baik baik saja di suatu tempat" jawab rangga
mendengar perkataan rangga membuat mamanya semakin curiga dengan rangga "rangga.. jawab dengan jujur, apa km yang membantu vina melarikan diri?" tanya mamanya dengan tatapan tajam
"yahh,.. mama mengerti, mama juga sudah merenungi dan membicarakannya dengan papa.. kita akan menyetujui hubungan mereka, asalkan vina bahagia, itu adalah kebahagiaan besar buat mama dan papa" ucap mamanya mendengar penjelasan rangga
__ADS_1
"mama serius kan?" tanya rangga sumringah "kalau begitu, vina pasti senang mendengar keputusan mama ini" ucap rangga lagi
namun belum usai percakapan mereka, tiba-tiba mereka dikejutkan dengan keberadaan beberapa polisi yang datang kerumah mereka..
"selamat siang, apakah benar ini rumah bapak indra?" tanya salah seorang polisi
"siang, iya benar.. bapak indra adalah suami saya, ada keperluan apa ya pak?" tanya mama vina
"maaf sebelumnya, saya membawa surat penangkapan untuk bapak indra, karena bapak indra telah melakukan penipuan" ucap polisi itu lagi
mendengar perkataan polisi, sontak membuat rangga dan mamanya kaget dan bingung..
"tunggu sebentar pak, apa maksudnya suami saya melakukan penipuan? tolong anda jangan asal tuduh!" seru mama vina
"benar pak, tidak mungkin papa saya menipu!" sahut rangga
"baik, begini saja ibu.. bisa tolong panggilkan bapak indra, masalah ini nanti bisa dijelaskan di kantor polisi saja" ucap polisi itu
"tunggu sebentar, saya panggi suami saya dulu, beliau sedang rapat di atas" ucap mama vina yang kemudian bergegas memanggil suaminya di atas
__ADS_1
tak lama kemudian, papa dan mama vina pun turun dan menemui para polisi tadi
** foto, gambar dan nama hanya ilustrasi