Cinta Di Antara Karma Dan Kasta

Cinta Di Antara Karma Dan Kasta
CHAPTER 70


__ADS_3

🥀🥀 di rumah Vina



jam demi jam telah berlalu, namun masih belum ada berita dari pak Indra, papanya Vina dan Rangga yang membuat mama Vina dan Rangga semakin khawatir


"Rangga, apa yang terjadi dengan papa? kenapa sampai sekarang belum ada kabar? apa mungkin papa di tahan? ucap mama Vina resah


"ma, Rangga mempunyai firasat buruk, Rangga merasa kalau papa dijebak dan sekarang sudah di tahan" ucap Rangga menatap tajam ke mamanya



mendengar ucapan Rangga, menambah kekhawatiran mama nya "lalu kita harus bagaimana sekarang?" ucap mama nya panik


"tenang dulu ma, sekarang Rangga akan ke kantor polisi menemui papa, semoga ada kejelasan dan jalan keluarnya" ucap Rangga


"baiklah, hati hati Rangga" pinta mama nya


kemudian Rangga pun mengambil kunci mobil nya, dan bergegas menuju kantor polisi tempat papa nya di tahan


🥀🥀 di kantor polisi

__ADS_1



setibanya di kantor polisi, Rangga bergegas menemui papa nya di dalam


namun, belum sampai ke dalam, Rangga sudah di hadang oleh beberapa oknum polisi


"permisi, maaf ada yang bisa kami bantu" ucap salah seorang polisi menghentikan langkah Rangga


"iya pak, perkenalkan saya Rangga, dan saya ingin mengetahui keberadaan papa saya yang tadi di bawa oleh beberapa oknum polisi kemari" ucap Rangga


"baik, siapa nama papa nya?" tanya polisi itu lagi


"nama papa saya, bapak Indra Dharmawan" jawab Rangga


dan Rangga pun menunggu di ruang tunggu berharap akan segera menemui papa nya


namun beberapa saat kemudian, oknum polisi itu datang lagi tanpa membawa siapapun menemui Rangga


"mohon maaf nak Rangga, papa anda sudah kami tahan, dan hari ini sudah lewat dari jam besuk tahanan, jadi silahkan datang besok untuk membesuk papa nak Rangga dari jam 9 pagi sampai jam 3 sore, terimakasih.. dan ada yang bisa saya bantu lagi?" ucap polisi itu


mendengar kalau papa nya di tahan, membuat Rangga kaget dan bingung "tapi pak, kenapa papa saya bisa di tahan? papa saya tidak bersalah pak, saya yakin sekali papa saya dijebak pak" sahut Rangga histeris

__ADS_1


"begini nak Rangga, jika nanti ingin adanya pembelaan silahkan cari pengacara dan jelaskan di pengadilan, terimakasih" ucap polisi itu sembari pergi meninggalkan Rangga


melihat dirinya ditinggal begitu saja dan mendengar penjelasan polisi itu, semakin membuat rangga bingung "ada apa sebenarnya? benarkah kalau papa sudah menipu? tapi kenapa papa berbuat seperti itu? ak masih tidak percaya" batin Rangga sembari pergi meninggalkan kantor polisi


🥀🥀 di rumah arick



"pak bagaasss!!!!! cepat kemari" teriak arick dari ruangganya memanggil asisten pribadinya


"iya den arick, ada perlu apa lagi den?" tanya pak Bagas tergesa-gesa menemui arick


"bagaimana??? bagaimana tugas yang ak berikan? apa semua berjalan lancar?" tanya arick menatap tajam pak Bagas


"tenang saja den, semua lancar.. sekarang pak Indra papanya Vina sudah dijebloskan ke dalam penjara sesuai rencana kita" ucap pak Bagas menyeringai


"pekerjaan bagus, suruh pak Surya asisten papanya Vina menemuiku di club malam ini, ak sudah menyiapkan uang 1 milyar atas usaha dia membuat rencana ini sukses" ucap arick


"siap laksanakan den, saya permisi" ucap pak Bagas sembari tertawa kecil ke arah arick


__ADS_1


"Vina... sudah kuperingatkan untuk tidak bermain main denganku, sekarang lihatlah hasilnya, hanya tinggal menunggu waktu, kamu pun akan jatuh kepelukanku dengan sendirinya, dan m*mpus lah kau Andi, lihat saja siapa pemenangnya nanti.. cihh" batin arick sinis sembari tertawa kecil


**foto, gambar dan nama hanya ilustrasi


__ADS_2