
🥀🥀 di restauran
sesampainya Andi di restauran tempat kerjanya, ternyata sudah ada meli yang duluan tiba, dan Andi pun menyapa meli
"selamat pagi mbak meli" ucap Andi kearah meli
mendengar suara Andi, sontak membuat meli menoleh kearah nya "ohh, pagi.. nama kamu Andi ya?" balas meli menatap andi
"iya mbak, nama saya Andi.. mulai hari ini saya bekerja disini, jadi mohon bantuan mbak meli supaya bersedia mengajari saya" ucap Andi polos
mendengar ucapan Andi, meli pun tertawa kecil "hihihi... Andi, km ga usah terlalu sungkan sama ak, dan panggil ak meli aja, ga usah pake mbak ya" pinta meli tersenyum
"aduhh.. saya ga enak kalau begitu, karena mbak meli usianya setahun lebih besar dari saya dan lagi mbak meli juga senior dan atasan saya disini" ucap Andi sembari menundukkan kepalanya
__ADS_1
"ya sudah, kalau gitu panggil ak kak saja deh, biar lebih enak di dengar" ucap meli tersenyum
"baiklah kak meli, mohon bantuannya" balas Andi
kemudian meli pun mengajari Andi dengan lembut, dan karena Andi adalah pria yang pintar, jadi tidak sulit untuknya memulai sesuatu yang baru
"ternyata mengajari Andi sangat mudah, dia pria yang pintar dan cekatan" batin meli sembari sesekali melirik Andi dengan wajah memerah
🥀🥀 di rumah arick
dari dalam ruangannya, nampak arick tengah membaca surat surat berharga milik pak Indra, papa nya Vina
"iya den" sahut pak Bagas yang bergegas masuk ke ruangan arick
"pak Bagas, cepat kabari Leo, bilang padanya akan ak lunasi hutang pembangunan Mega proyek bintang 5 yang dia pinjam di keluargaku kalau misi yang ak perintahkan padanya berhasil" perintah arick
"siap den" sahut pak Bagas, kemudian pergi meninggalkan ruangan arick untuk menghubungi Leo
__ADS_1
🥀🥀 di apartemen Leo di Surabaya
di dalam ruangannya nampak Leo sedang termenung
Leo adalah pemilik hotel mewah bintang 5 di Surabaya yang pembangunannya di garap oleh perusahaan kontraktor papanya Vina, namun karena dana yang di perlukan untuk pembangunan itu sangat besar, maka Leo pun meminjam uang di keluarganya arick sebesar 3 milyar, (pak Indra papanya Vina, pak David papanya arick dan almarhum papanya Leo adalah kolega sedari dulu, itulah sebabnya kenapa semua masih saling berkaitan satu sama lain)
saat tengah berada dalam lamunannya, tiba tiba "tok.. tok.. permisi tuan Leo" sapa pak Chandra asisten pribadinya
"masuk pak Chandra" ucap Leo
"tuan Leo, saya membawa berita dari pak Bagas, asistennya den arick
"berita apa itu?" tanya leo
"begini tuan leo, den arick meminta agar tuan Leo mengajukan penyitaan seluruh aset kekayaan pak Indra karena penipuan yang pak Indra lakukan terhadap proyek hotel bintang lima tuan Leo di Surabaya, dan apabila seluruh asetnya pak Indra berhasil di sita maka semua hutang tuan Leo di keluarganya den arick dianggap lunas" ucap pak Chandra
mendengar berita dari pak Chandra, membuat Leo tertawa keras "ha-ha-ha, ternyata licik juga km arick" ucap Leo sembari tersenyum sinis "baiklah, suruh pak Bagas untuk mengirimkan semua berkas aset penting yang dipegang arick padaku, akan segera ak bawa ke Pangadilan untuk proses penyitaan" ucap Leo tegas
__ADS_1
"baik, segera saya laksanakan tuan" ucap pak Chandra sembari meninggalkan ruangan Leo
**foto, gambar dan nama hanya ilustrasi