
mendengar ucapan andi yang sudah mengetahui bahwa dirinya adalah vina, sontak membuat jantung vina terasa berhenti berdetak.. "dia sudah tau.... dia mengetahui ak... kenapa bisa... akan bagimanakah sekarang..." gumam vina dalam hatinya dan hanya bisa terdiam dengan tangan yang masih menutupi wajahnya
melihat vina hanya terdiam.. pelan pelan, andi berusaha menurunkan tangan yang menutupi wajah vina..
dan merasa sudah ketahuan, vina pun tidak bisa lagi menutupi wajahnya.. sehingga membiarkan andi menurunkan tangannya dan melihat wajahnya..
saat tangan vina sudah terlepas dari wajahnya.. vina pun hanya bisa diam dan tertunduk malu, keringat membasahi wajah cantiknya akibat rasa gugupnya..
"maaf andi, ak telah berbohong" ucap vina lirih dengan senyuman tipis menghiasi bibirnya
"vina... kenapa mesti berpura pura.. kalau memang km suka, berterus terang saja.. karena ak pun lebih dulu menyukaimu" ucap andi tersenyum dan menatap vina dengan wajah yang saling berhadapan dan jarak yang sangat dekat
mendengar perkataan andi dengan wajah dan senyumannya yang berada tepat di depan wajahnya, jantung vina pun berdegup kencang, wajahnya memerah hingga membuat vina menundukkan pandangannya lagi..
"tapi kenapa.. kenapa km tau kalau itu ak?" tanya vina malu
"dari awal km menghubungi ku di telepon, ak sudah tau kalau itu km" jawab andi sembari mengangkat dagu vina agar kembali menatapnya
"apa km tau dari suaraku" tanya vina lagi yang kemudian menatap andi
"hmmm... bukan, aku tau karena itu takdir" jawab andi tersenyum
__ADS_1
mendengar ucapan andi.. vina pun bingung.. "takdir?? takdir apa?" batin vina
melihat vina terdiam dan berfikir, kemudian andi menggenggam tangan vina.. "vina ak menyukaimu, apa km mau menerimaku?" tanya andi serius
mendengar perkataan andi, membuat hatinya berdebar-debar.. tanpa pikir panjang, vina pun mengangguk angguk kan kepalanya berkali kali
"vina.. ak ingin bercerita banyak hal padamu, apa besok pagi kita bisa bertemu lagi?" tanya andi
"bisa.. tentu saja" jawab vina bersemangat "bagaimana kalau besok pagi km kerumahku, mau?" tanya vina kembali
"baiklah, besok pagi ak akan kerumahmu" jawab andi
kemudian andi pun memeluk vina yang masih dalam posisi duduk di dalam mobilnya..
"andi, ak pulang ya" ucap vina yang masih dalam pelukan andi
setelah itu andi dan vina pun berpisah...
🥀🥀🥀 di rumah andi 🥀🥀🥀
sesampainya andi di rumahnya, dia kemudian merebahkan tubuhnya di atas kasur... sembari memejamkan matanya.. dia pun mengingat kembali hal yang membuatnya mengetahui jika selama ini vina lah yang selalu menghubunginya..
#flashback....
sebulan yang lalu....
__ADS_1
sore ini grup band andi, putra, bayu dan boby sedang berkumpul untuk latihan musik seperti biasanya...
boby adalah vokalis baru pengganti reva...
"andi, catatan kumpulan lagu kita dimana?" tanya putra menghampiri andi
"ak simpan di dalam tas ku, ambil aja di sana" jawab andi
kemudian putra pun bergegas menuju locker dan mengambil tas andi, lalu membuka tasnya, namun tiba tiba "apa ini?" ucap putra melihat ada kotak aneh di dalam tas andi yang tertata rapi
merasa penasaran, akhirnya putra membuka kotak kecil itu... "sepertinya ak pernah lihat benda ini" batin putra memperhatikan sebuah benda yang dia ambil dari dalam kotak itu...
"tunggu.. tunggu.. ini kan... emmm... sapu tangan vina jaman duluuu" teriak putra "jadi andi selama ini menyimpan rapi benda ini, apa dia suka sama vina ya??" gumam putra
kemudian putra membawa sapu tangan vina dan berlari mencari andi..
"woii andi.." teriak putra
"kenapa tra??" sahut andi
"heii.. ak menemukan benda ini di dalam kotak yang km simpan di tasmu, apa jangan-jangan km suka sama vina y" ucap putra memicingkan matanya sembari meyodorkan sapu tangan vina ke arah andi
__ADS_1
** foto, gambar dan nama hanya ilustrasi