Cinta Di Dalam Do'A

Cinta Di Dalam Do'A
eps 26


__ADS_3

setelah 5 menit berlalu..


akhirnya fahri sendiri yang memulai membuka suaranya.


"Hubby..." Panggil nya pelan sekali..


Bunga yang mendengar panggilan sayang dari kekasih nya itu tersentak kaget namun tak segera menjawabnya .


Hati nya seperti teriris iris saat mendengar panggilan manis yang biasa fahri ucapkan pada dirinya.


panggilan itu... entah sampai kapan panggilan itu berlaku untuk diri ku...


Batin bunga..


"Hubby..." sekali lagi fahri memanggil bunga dengan sebutan yang sama.


Bunga yang menyadari fahri sangat mengharapkan jawaban dari nya. perlahan lahan dia angkat wajah nya untuk menatap wajah kekasih nya itu.


Tiba tiba..


deg deg deg... bagaikan bedug yang sedang di pukul. mungkin seperti itu detak jantung kedua insan yang sama sama saling mencintai itu.


Empat mata saling beradu. dua jantung saling berdegup. dua hati saling berbisik.


ya Allah.. dia milik ku. jadikan dia milik ku ya Allah.. aku sangat menginginkan nya..


Seolah hati mereka mengatakan hal yang sama.

__ADS_1


Kedua nya tak ada yang berbicara selain tetap bertatap tatapan..


mungkin moment seperti ini akan menjadi yang terakhir kali nya bagi mereka. pikir keduanya.


Setelah 5 menit berlalu.. bunga menundukan kepalanya. membuang wajah nya dari tatapan fahri.


asatghfirulah apa yang sedang aku lakukan.. bisik nya dalam hati.


fahri yang melihat bunga seperti itu tersadar atas kelancangan nya menatap wajah kekasih nya lama lama.


"Maaf maaf kan mas hubby.. mas sudah lancang." Fahri merasa tidak enak terhadap bunga


"Tidak mas. bukan begitu." jawab bunga .


kedua nya pun kembali terdiam.


"Hubby.. mas minta maaf ya kalo mas banyak salah." fahri membuka suara nya kembali mengusir rasa canggung di antara keduanya


"Tidak mas.. jangan seperti ini. malah sebaliknya, aku yang harus meminta maaf pada mas karena telah mengecewakan mas." jawab bunga sendu.


Fahri terdiam sejenak.


"Tidak hubby.. ini semua kesalahan mas yang sudah terlalu serakah ingin cepat cepat memiliki dirimu. mas tidak memberikan mu waktu untuk berfikir terlebih dahulu akan hal ini. padahal perjalanan mu masih panjang." terdengar nada pasrah di setiap ucapan yang fahri keluarkan.


Bunga menundukan kepalanya tak segera menjawab ucapan kekasih nya itu. dia hanya meremas remas jari jemari nya .. apa yang harus aku lakukan ?


"Hubby.. mas ingin bertanya pada mu." ucapan fahri membuyarkan lamunan bunga.

__ADS_1


"Ii iiya mas.. mau nanya apa?" tanya bunga terbata bata.


"Jawab yang jujur ya." kata fahri.


Bunga hanya menganggukan kepalanya tanda mengiyakan.


"Apakah kamu sangat mencintai mas?" Tanya fahri kemudian.


Bunga terdiam sejenak dan kemudian dia menjawab pertanyaan fahri dengan sedikit tertunduk.


"Aku sangat mencintaimu mas.." Jawab bunga sendu.


Fahri menarik nafas nya dan membuang nya lembut.


"Mas juga sangat mencintai mu.." ucap fahri kemudian.


"Tapi mungkin Allah berkehendak lain. mas juga tidak tau setelah ini akan seperti apa. dan soal 2 pilihan yang bapak kamu berikan pada mas, jujur mas sangat berat sekali untuk memilih 1 di antara keduanya." Keluh fahri dengan nada sendu.


Bunga terdiam tak mampu menjawab. hanya air mata yang setia mengutarakan perasaan nya.


"Hubby... jangan menangis. masih banyak jalan untuk kita bisa bersama. Mas tau ini semua bukan seperti yang kamu harapkan. ini semua bukan ke inginan kamu. mas sangat mengerti.." Kata fahrii mencoba menghibur kekasih nya itu. bagaimana pun dia tak ingin melihat kekasih nya menangis sedih. apa lagi menangis karena nya.


"Mas berharap... Allah memberi jalan yang terbaik untuk kita. karena bagaimana pun mas masih sangat berharap." lanjut fahri.


Sementara itu bunga masih menundukan kepala nya dan sesekali dia mengusap air mata yang kembali membasahi pipi chubby nya.


****

__ADS_1


__ADS_2