Cinta Di Dalam Do'A

Cinta Di Dalam Do'A
eps 63


__ADS_3

Angin malam begitu dingin menusuk kedalam tulang belulang setiap insan yang masih terjaga.


Gerimis hujan seakan bernyanyi berirama di tengah-tengah kebahagiaan dua insan yang saling mencintai.


Senyuman indah terus mengembang di wajah kedua insan yang baru saja mengikat janji suci dihadapan Allah.


Malam itu saat para tamu dan kerabat dekat telah kembali berpulang ke tempat masing-masing, sepasang pengantin baru terlihat saling bergandengan tangan begitu mesra nya.


Kedua nya berjalan santai dengan senyuman yang tak henti-hentinya mengembang menghiasi wajah mereka.


Yaa.. Sepasang pengantin baru itu adalah Fahri dan Bunga.


Dengan mesra Fahri menggandeng tangan Bunga menuju kamar pengantin nya.


Dengan jantung yang berdebar-debar Fahri sangat tak sabar ingin membawa istri nya itu untuk cepat masuk kedalam kamar pengantin mereka.


Begitu mereka tiba di depan pintu kamar pengantin, dengan cepat Fahri membuka daun pintu dan tetap menggandeng tangan Bunga penuh semangat.


Semerbak harum bunga mawar dan bunga-bunga indah lain nya begitu menggoda dan membangunkan hasrat setiap insan yang menghirup nya.


Saat mereka telah masuk dan menutup pintu, dengan cepat Fahri membopong Bunga dengan mesra.


Bunga tersentak kaget namun dia sangat bahagia atas perlakuan Fahri pada nya.


Kedua tangan nya dia kaitkan di pundak suami nya.


Wajah nya yang merona akibat menahan malu dia benamkan di dada bidang Fahri.


Fahri membaringkan tubuh Bunga di atas ranjang yang telah di taburi oleh bunga mawar yang indah.


High heels yang dikenakan Bunga dia lepaskan dengan lembut.


Bunga sungguh bahagia sekali atas keromantisan Fahri pada nya.


Fahri pun mendudukan dirinya di sisi ranjang.


Dengan lembut dia mencium tangan istri nya.

__ADS_1


Bunga kembali merona menahan malu dan sungguh ini kali pertama nya dia diperlakukan seromantis ini oleh seorang lelaki.


Jantung nya benar-benar berdebar tak terkondisikan.


Bunga pun bangun dari pembaringan nya, mendudukan dirinya berhadapan dengan suaminya.


Tangannya masih digenggaman suami nya.


Fahri mengusap lembut tangan istri nya itu, perlahan dia tarik tangan istri nya untuk lebih dekat dengan nya.


Bunga tersipu malu saat mendapatkan perlakuan manis seperti itu.


Saat kedua nya sudah lebih dekat, Fahri mencium kening istrinya dengan penuh mesra.


Bunga memejamkan mata nya menikmati keindahan sebuah rasa yang baru saja dia nikmati pada malam itu.


Fahri melepaskan bibirnya dari kening istrinya, senyumnya mengembang saat melihat wajah cantik istrinya yang masih di polesi oleh make up.


Rasanya dia sudah tak sabar untuk segera menerkam istri nya yang begitu menggairahkan.


"Hmm.. Apa kau ingin kita mandi bersama?" Goda Fahri.


Seketika wajah Bunga begitu terlihat merah padam.


Jantung nya langsung berdebar tak karuan.


Jiwa kewanitaan nya langsung meronta-ronta.


"Mmm.. Mas.. Jangan bercanda! Aku sudah tak tahan menggunakan gaun ini." Ucap Bunga seraya menggoyang-goyang kan gaun pengantin yang berwarna gold itu.


"Hubby.. Kau begitu menggemaskan. Sini mas bantu bukain resleting nya." Ucap Fahri seraya menarik tangan Bunga agar bangkit berdiri.


Fahri pun mencoba membuka resleting belakang gaun pengantin yang di kenakan oleh Bunga.


Pada saat resleting sudah di turunkan.


Seketika mata Fahri langsung berbinar-binar kala melihat kulit punggung Bunga yang begitu putih bersih.

__ADS_1


Air liur nya mengumpul di rongga-rongga mulut nya.


Hasrat ke perkasaan nya mulai muncul tanpa dia undang.


"Mas.. Apa sudah?" Tanya Bunga yang membuyarkan lamunan Fahri.


"Eh!? Sudah Hubby.. Kau segera lah mandi dan segera lah kembali. Mas sudah tak tahan ingin melihat mu menjerit di bawah ku." Goda Fahri penuh nafsu.


Bunga memalingkan wajah nya malu.


Dengan cepat dia melangkahkan kaki nya masuk kedalam kamar mandi.


Ketika telah selesai dengan ritual mandinya, Bunga kembali dengan mengenakan pakaian tidur berupa kimono yang terlihat sangat seksy di mata Fahri.


Kembali Fahri menelan air liur nya kasar. Kejantanan nya mulai membawa nya untuk menikmati lubang sempit yang penuh dengan kenikmatan tiada tara.


Dengan cepat Fahri memeluk pinggang ramping Bunga dari belakang.


Bibirnya terus menciumi pipi, tengkuk dan telinga Bunga.


Harum dari aroma tubuh Bunga membuat nya semakin bernafsu yang kian membara.


Sementara Bunga menggeliat nikmat menikmati setiap sentuhan bibir Fahri di kulit tubuh nya.


"Mmmhhh.. Mas.. Aku.. geli.." Desah Bunga.


Sebelum kesadaran nya hilang, Bunga mengingatkan Fahri untuk segera membersihkan tubuh nya terlebih dahulu.


Fahri pun menurut dan menunda kegiatan nya terlebih dahulu.


****


^Hai gaes.. Sorry aku baru up! Aku baru ada waktu gaes..


Semoga kalian semua terhibur ya..^


Jgn lupa like, coment dan vote 😗😗😗

__ADS_1


__ADS_2