Cinta Di Dalam Do'A

Cinta Di Dalam Do'A
eps 65


__ADS_3

"Bagaimana rasanya dek?" Goda Anisa pada adik ipar nya.


"Biasa saja!" jawab Bunga singkat.


"Biasa saja tapi kau sampai melakukan nya berkali-kali" Ucap Anisa yang masih menggoda adik iparnya.


"Hus.. sudahlah kak jangan banyak bertanya. Kau pernah merasakan apa yang aku rasakan." Ucap Bunga seraya menaruh sepiring makanan di atas meja makan.


Saat itu kakak beradik sedang menyiapkan makanan untuk mereka makan malam bersama sekeluarga.


"Nak Fahri, apa kalian masih akan lama tinggal disini?" Tanya pak Burhan saat mereka telah seselai makan.


"Sepertinya dua hari lagi Fahri akan segera membawa Zainab pulang ke kediaman Fahri, pak." Jawab Fahri seraya mengelap ujung bibirnya menggunakan tissue.


"Kami juga akan melaksanakan umroh minggu depan. Jadi kami harus segera mempersiapkan nya." Sambung Fahri.


"Ehem.. Jadi kalian akan berbulan madu di sana?" Tanya Reno.


"Lebih tepatnya lagi umroh sekalian berbulan madu kak. Hehe" Timpal Bunga.


"Bagus dong. Kami tunggu kabar baik dari kalian setelah pulang dari kota suci penuh berkah." Ucap Anisa.


"Yeah! Kami ingin segera memberikan sepupu untuk beby kami nanti." Timpal Reno.


"Hehehe insyaAllah.. Do'akan saja semoga Allah memberikan anugerah yang indah kepada kami." Ucap Fahri.

__ADS_1


"Aamiin.." Ucap kelima orang yang mendengarnya.


"Maka dari itu kau harus bekerja keras adik ipar." Ucap Reno tersenyum jahil.


"Pasti dong kak." Jawab Fahri sekenanya.


"Kau tenang saja, nanti kami akan memberikan obat jitu untuk mu." Goda Reno.


"Obat apa kak?" Tanya Fahri pura-pura tak tahu.


"Obat kuat. Agar kau tempur sepanjang malam. hahaa" Ucap Reno diiringi dengan gelak tawa keluarganya.


Fahri dan Bunga hanya tersenyum malu.


1 minggu setelah pernikahan Bunga.


Bunga telah menetapkan dirinya untuk tinggal bersama dengan suami dan mertuanya di kediaman suami nya.


Hari ini tepat hari dimana dia dan Fahri akan segera terbang menuju arab saudi.


Akan melaksanakan umroh bersama dan menghabiskan waktu bersama di kota suci itu.


Seluruh keluarga turut mengantarkan kepergian kedua insan yang saling mencintai itu.


Mereka hanya sampai ke bandara saja.

__ADS_1


Dengan riang dan gembira keluarga nya melepas rindu dan memanjatkan do'a-do'a untuk keselamatan Fahri dan Bunga.


"Nak.. Kau berhati-hatilah disana. Jangan buang-buang waktu untuk beribadah. Jagalah istrimu, jangan lupa sertakan kami didalam do'a-do'a kalian." Nasihat umi Hasanah kepada putra nya yang sebentar lagi akan berangkat.


"Baik umi. InsyaAllah Fahri akan selalu ingat pesan-pesan umi." Ucap Fahri.


Saat nya keberangkatan Fahri dan Bunga telah tiba.


Seluruh keluarga dengan suka cita memeluk dan melepas kepergian Fahri dan Bunga dengan deraian air mata kebahagiaan.


Fahri dan Bunga melambaikan tangan nya kepada keluarga nya.


Air mata bahagia kembali menetes kala mereka telah semakin menjauh dari hadapan keluarga nya.


Sebentar lagi Bunga akan menginjakan kaki nya di kota suci makkatul mukarromah.


Ini sudah menjadi impian nya sejak dulu. Beribadah umroh dengan orang yang dia cintai di hari-hari special nya.


Selama di perjalanan menuju Kota makkah, Bunga tak henti-hentinya selalu mengucap dzikir dan melantunkan ayat suci Al-qur'an dari mulut nya.


Berdo'a kepada Allah agar diselamatkan sampai tujuan.


Dipermudahkan urusan nya. Dan di qobulkan hajat-hajat nya.


__ADS_1


__ADS_2