
Seminggu setelah kedatangan Fahri ke rumah Bunga...
Nampak seorang pria sedang bersiap-siap untuk berangkat melamar wanita pujaan nya.
Sesuai dengan perkataan Fahri pada keluarga Bunga, dia pun kembali berkunjung ke kediaman Bunga bersama dengan umi dan beberapa keluarga nya.
Semua keperluan sudah disiapkan dengan rapih.
Sekitar pukul 7 pagi mereka pun segera berangkat ke kediaman keluarga pak Burhan.
Sementara itu di kediaman Bunga.
"Dek, cepat kamu pakai baju yang paling bagus dan menarik. Biar kakak yang memoles wajah mu yang kurang cantik itu." Ujar Anisa sambil bergurau.
"Hei jangan asal bicara ya! Bunga tu udah cantik jadi gak di polas-poles juga bakalan kelihatan menarik." Ucap Bunga membela diri.
2 jam kemudian..
Fahri dan keluarga nya pun telah sampai ke kediaman Bunga.
Orang tua dan kakak Bunga begitu antusias menyambut calon besan mereka.
"Assalamu'alaikum.." Ucap Fahri dan keluarga nya bersamaan.
"Wa'alaikumsalam." Ucap keluarga Bunga.
__ADS_1
Kedua orang tua Bunga pun menyambut dan mengajak Fahri dengan Keluarga nya untuk masuk ke dalam rumah mereka.
Bunga terlihat malu-malu saat hendak bersalaman dengan umi dan bibi nya Fahri.
Rasa canggung dan gugup yang dia rasakan saat itu.
Dua keluarga pun memulai pembicaraan mereka perihal lamaran yang akan di lakukan oleh Fahri pada Bunga.
"Nak Bunga.. Umi ingin tahu dari mulut Bunga sendiri, apa benar Bunga mau sama anak umi yang bandel ini?" Tanya umi Hasanah dengan kemayu nya.
Bunga menundukan kepala nya dan tersipu malu mendengar ucapan calon mertua nya.
Semua mata tertuju pada Bunga, seolah menunggu jawaban yang di ucapkan oleh Bunga.
Lama Bunga terdiam masih ragu untuk menjawab, tiba-tiba Anisa mencubit lengan Bunga agar cepat membuka suara nya.
"InsyaAllah, dengan izin Allah Bunga bersedia menjadi kekasih halal mas Fahri." Ucap Bunga tanpa ragu.
Semua orang tersenyum mendengar ucapan Bunga. Termasuk Fahri yang sangat berbunga-bunga.
"Alhamdulillah.. Semoga Allah meridhoi hubungan kalian." Ucap Ust.Hanafi yang tak lain paman nya Fahri. Adik kandung nya Alm. Abah H.Rusydi...
"Jadi.. apakah penentuan tanggal pernikahan akan di laksanakan sekarang juga?" Tanya Ust.Hanafi lagi.
"Itu lebih bagus pak. Lebih cepat lebih baik!" Jawab Reno bersemangat.
__ADS_1
Akhirnya kedua keluarga yang bersatu dalam satu tujuan pun dengan serius bermusyawarah untuk menentukan tanggal beserta keperluan yang harus disiap kan untuk acara walimatul'ursy nanti.
Sesekali Fahri mencuri-curi pandang pada sang wanita pujaan hati nya yang sebentar lagi akan menjadi istri nya.
"Akhirnya kau kembali lagi pada ku Hubby.. Allah benar-benar akan menyatukan kita dalam ikatan yang halal dijalan Allah." Ucap Fahri dalam hati nya.
Hampir 2 jam lebih kedua keluarga yang sebentar lagi akan menjadi besan itu bermusyawarah dan mengobrol ria.
Sampai pada akhirnya mereka telah menentukan tanggal yang baik untuk melangsungkan akad nikah Fahri dan Bunga.
"Alhamdulillah, tanggal yang baik untuk melaksanakan akad nikah sudah kita temukan dan sudah kita tentukan. Setelah ini kita tetap harus berdo'a kepada Allah agar di beri kemudahan dab kelancaran." Ucap Ust.Hanafi sebagai tetua keluarga Fahri menggantikan Alm.Abah H.Rusydi.
Setelah mereka semua telah selesai bermusyawarah.
Kedua keluarga itu pun menikmati santapan makan siang yang telah di sediakan oleh keluarga Bunga.
Setelah selesai, keluarga Fahri berpamitan untuk kembali pulang ke kediaman mereka.
Setelah pertemuan ini, mereka akan bertemu lagi saat akan melaksanakan akad nikah di kediaman Bunga.
"Hubby.. Bersiap-siap lah menjadi Nyai yang mengurus banyak santri." Goda Fahri pada santri
Bunga tersipu malu mendengar ucapan Fahri.
"InsyaAllah Aku sangat siap." Ucap nya malu-malu..
__ADS_1
****
Jgn lupa sodaqoh like nya ya gaesπππ