Cinta Di Dalam Do'A

Cinta Di Dalam Do'A
eps 8


__ADS_3

Sementara itu di tempat lain..


Seorang pria sedang bersiap siap untuk pulang dari pondok pesantren nya. Fahri sudah mendapatkan izin dari gurj besar nya. sang kiyai..


Fahri pun pulang mengendarai motor nya. memang fahri membawa motor ke pesantren karena fahri sudah diperbolehkan oleh guru nya.


Kira kira menempuh waktu sekitar 1 jam lebih menuju tempat tinggal nya. karena memang tidak begitu jauh dari pondok nya. dan kebetulan jalanan pun terlihat tenang dan lancar.


Sesampainya di rumah, fahri segera menemui orang tua nya..


ketika waktu sudah menjelang malam. fahri mengajak orang tua nya untuk berbicara serius. dia ingin membahas tentang rencana nya yang ingin segera mempersunting sang kekasih nya.

__ADS_1


sebenarnya abah nya fahri yaitu Abah Khosim sudah lama meminta anak sulung nya untuk segera menikah. mengingat usia fahri yang sudah cukup matang dan sudah cukup banyak pengalaman dan prestasi nya. Bukan itu saja , Abah nya fahri ingin agar ketika fahri sudah menikah dia bisa melanjutkan mengurus pondok pesantren milik abah nya itu. mengingat usia abah khosim yang sudah tak lagi muda.dan lagi pula abah khosim sangat rindu dengan kehadiran anak kecil di rumah nya. pasal nya memang putra putri beliau belum ada yang menikah. fahri mempunyai dua adik perempuan yang sama sama sedang menempuh pendidikan di pesantren modern. adik pertama nya sedang menempuh pendidikan MA.. dan yang kedua masih MTS..


"Ada apa fahri, sepertinya ada sesuatu yang penting." tanya abah nya memulai percakapan.


Fahri menghela nafas nya perlahan. lalu menarik bibir nya ke atas membentuk senyuman.


"Betul bah. . sebenar nya memang ada sesuatu yang ingin fahri sampaikan pada abah dan emak." jawab fahri sambil menatap ke arah abah dan emak nya bergantian.


Sontak saja abah dan emak nya merasa kaget dan tentu saja merasa senang. karena putra sulung nya sudah ingin mempersunting seorang wanita pilihannya sendiri.


sesuai kesepakatan mereka, yang akan mendatangi kediaman bunga hanya fahri saja. karena memang ini kali pertama nya fahri akan menemui bunga dan kedua orangtua nya di kediaman bunga .

__ADS_1


****


sementara itu ditempat lain. bunga sedang duduk manis di kamar nya sambil memainkan handfone nya. mumpung lagi di rumah jadi dia bisa sepuasnya memainkan handfhone nya. tapi walaupun begitu dia tetap melakukan kewajibannya sebagai seorang muslimah yang bertaqwa kepada yang maha kuasa.


"duuuh kira kira fahri kapan ya akan datang kesini." bisik nya sambil memainkan handfhone nya.


"apa aku hubungi aja ya.."


akhirnya bunga pun berinisiatip untuk menghubungi sang kekasih nya itu. dibuka nya layar ponselnya dan dicari nya lah nama fahri di kontak nya. setelah menemukan nya. bunga tidak segera menghubungi fahri. dia masih menimang nimang apakah dia harus menghubungi duluan atau menunggu fahri yang menghubungi nya memberi kan kabar.


Setelah beberapa menit berlalu. bunga yang masih bingung untuk menekan tombol panggilan, tersentak dan senyumannya mengembang di wajah nya. Bagaikan pucuk di cinta ulam pun tiba. ternyata sang kekasih sudah menelfone nya.. dengan perasaan yang gembira bunga menggeser layar hijau di ponsel nya..

__ADS_1


"Assalamualaikum.." terdengar salam suara seorang lelaki di sebrang sana.


__ADS_2