
"Ayok kita keluar, seperti nya tamu sudah banyak yang datang. Dan sebentar lagi Fahri dan keluarga nya akan segera sampai." Ajak Reno kepadan istri dan kedua orang tua nya.
"Kau tunggu di sini saja ya dek, jika nanti Fahri sudah sampai dan sudah melaksanakan ijab qobul. Maka baru lah kau keluar." Ucap Anisa.
"Baik kak." Jawab Bunga.
Keempat orang itu pun berlalu meninggalkan Bunga sendiri di kamar pengantin nya.
Bunga mendudukan bokong nya di atas ranjang yang sudah dihiasi oleh bunga-bunga mawar yang indah dan harum bau nya.
"Sebentar lagi aku akan tidur berdua dengan mas Fahri di ranjang ini." Ucap Bunga dalam hati seraya mengusap tempat tidurnya yang sudah di hias sedemikian rupa.
10 menit berlalu akhirnya sang mempelai pengantin laki-laki telah sampai beserta keluarga nya.
Fahri terlihat sangat tampan mengenakan jas berwarna hitam dengan peci songkok hitam di atas kepala nya.
Senyum nya mengembang indah menikmati pemandangan yang sudah pernah dia rasakan sebelum nya.
Fahri pun turun dari mobil nya dengan umi dan beberapa keluarga nya.
Para panitia penyambut tamu pun dengan antusias menyambut ramah pada sang mempelai pengantin pria dan keluarganya.
Fahri langsung di persilahkan untuk duduk di sebuah panggung pelaminan yang telah tersedia beberapa berkas dan sebagainya.
Tak lupa umi dan paman nya turut duduk di dekat nya.
Begitu pula dengan pak Burhan dan bu Desi.
"Baiklah saudara-saudari yang kami hormati. Untuk mempersingkat waktu marilah kita buka acara yang sangat mulia ini dengan membaca lafadz basmalah." Ucap sang mc yang membacakan beberapa susunan acara pada hari itu.
__ADS_1
Setelah melewati beberapa acara, tibalah saat nya yang di tunggu-tunggu oleh setiap insan.
Pembacaan ijab qobul yang akan di lakukan oleh Fahri..
Sang penghulu telah siap dengan beberapa perlengkapan surat menyurat pernikahan.
"Bagaimana Nak Fahri. Apa anda sudah siap?" Tanya sang penghulu.
"InsyaAllah sangat siap." Ucap Fahri penuh keyakinan. Hal ini bukan lah kali pertama nya untuk Fahri.
Sang penghulu pun mulai membacakan ijab pada mempelai pria.
Dengan semangat yang tinggi Fahri mampu membacakan Qobul dengan jelas dan lantang.
"Saya terima nikah dan kawin nya saudari Bunga Shofiyya binti bapak Burhan dengan mas kawin 15 gram dan paket umroh di bayar tunai." Dengan lancar Fahri menerima ijab dari sang penghulu.
"Alhamdulillah.. Bagaimana para saksi? Sah?" Tanya sang penghulu pada saksi.
Semua tamu yang hadir mengusapkan kedua tangan mereka pada wajah nya kemudian mengucapkan Alhamdulillah.
Sementara Bunga yang masih berada di dalam kamar nya bersama dengan Reno dan Anisa seketika menangis dan memeluk kedua kakak nya saat Fahri telah selesai mengucapkan janji suci nya.
"Selamat ya adik ku." Ucap Reno penuh kebahagiaan. Tak terasa air mata nya mengalir di kedua mata nya.
Tak lama sang mc mengisyaratkan pada sang pengantin wanita agar segera keluar menemui sang pengantin pria.
Bunga yang di gandeng oleh kedua kakak nya menuju pelaminan nya terlihat tersenyum bahagia.
Saat Bunga menampakan dirinya, semua mata tertuju padanya tak terkecuali Fahri.
__ADS_1
Mata nya tak berkedip melihat pesona indah dari sang wanita pujaan nya.
Anisa dan Reno mengantarkan Bunga ke tempat Fahri berada.
Bunga terduduk dengan anggun nya di samping Fahri.
Wajah nya menunduk dan senyum nya terus mengembang.
Setelah semua surat-surat sudah di tandatangani dan telah tiba saat nya untuk Fahri memasangkan sebuah cincin emas yang sangat cantik ke jari manis Bunga.
"satu .. dua.. tiga.. cekrek" Beberapa fotografer memotret momen saat Fahri memasangkan cincin yang melingkar indah di jari manis Bunga.
Setelah itu Bunga pun memasangkan sebuah cincin perak yang indah ke jari manis Fahri.
Dengan malu-malu Bunga mencium tangan suami nya yang baru dia lakukan untuk pertama kali nya.
Kebahagiaan terpancar dari wajah kedua pasangan pengantin yang baru saja melaksanakan ijab qobul.
Beberapa kerabat dan saudara memberikan ucapan selamat dan beberapa hadiah untuk sang pengantin.
Berbagai macam adat sunda saat pernikahan pun telah di lakukan. Antara lain tradisi menginjak kukuk atau telor, menyiram dan menyuci kaki suami, Saling tarik menarik ayam bakakak dan tradisi saweran yang paling di tunggu-tunggu.
Pesta pernikahan putri bungsu pak burhan dan ibu Desi sangat lah meriah.
Semua tamu sangat menikmati pesta dari awal hingga akhir.
Sampai pada akhirnya sekitar pukul 21 pesta mulai berakhir dan para keluarga telah kembali ke tempatnya masing-masing.
Begitu pula dengan sepasang pengantin yang sangat bahagia.
__ADS_1
#Potret Bunga dan Fahri.. Kira-kira seperti itu yaa manteman. Foto dapat nyomot dari internet 😆😆😆😅