Cinta Di Dalam Do'A

Cinta Di Dalam Do'A
eps 59


__ADS_3

Saat Fahri telah melewati beberapa tes dan pertanyaan dari Reno.


Akhirnya Reno pun memanggil Bunga untuk begabung dengan nya di ruang tamu.


Bunga menundukan kepalanya tak berani menatap wajah mantan kekasih nya.


Kenangan 4 tahun lalu kembali muncul di ingatan nya.


"Dek.. Apa kau mengenal laki-laki ini?" Tanya Reno berpura-pura. Sebenar nya dia sudah tahu bahwa mereka pernah menjalin hubungan sampai akhirnya Bunga ditinggal nikah karen belum mendapat restu dari kedua orang tua nya.


Fahri juga sudah mencetitakan tentang rumah tangganya dengan Anggun.


Tak lupa dia menceritakan kepergian Anggun untuk selama-lama nya.


Bunga terdiam tak mampu menjawab. Dia benar-benar tak berani jika harus menceritakan semua nya pada Reno.


"Ehem.. Apa kau akan terus-terusan berdiam diri seperti itu?" Tanya Kakak nya.


"Apa Bunga harus menjawab nya sekarang kak?" Tanya Bunga.


"Ya!" Jawab Reno singkat.


"Mas Fahri adalah mantan kekasih Bunga." Ucap Bunga sangat pelan.


Reno tersenyum mendengar jawaban jujur dari mulut Bunga.

__ADS_1


Fahri pun ikut tersenyum gemas melihat Bunga yang masih mempunyai sikap malu-malu nya itu.


"Kalau begitu Kakak akan menghubungi Bapak dengan ibu untuk membicarakan perihal lamaran ini." Ucap Reno sambil merogoh ponsel di kantung celana nya.


Seketika Bunga terkejut dan mengangkat wajah nya.


"Apa?! Lamaran!?" Ucap Bunga spontan.


"Iya.. Dia datang kesini untuk melamarmu yang kedua kali nya." Ujar Reno santai.


"Tidaaaak! Aku tidak mau! Aku tidak akan mau menjadi istri kedua nya!" Tolak Bunga sedikit berteriak.


"Hahahahhaaaa" Tiba-tiba kedua lelaki itu tertawa mendengar ucapan Bunga.


Akhirnya Fahri pun menjelaskan dan menceritakan semua nya pada mantan kekasih nya itu.


Bunga sangat iba terhadap Fahri. Terlebih dia belum di karuniai seorang anak dan ditambah dia telah ditinggalkan oleh istri nya untuk selama-lama nya.


"Sebelum Anggun meninggal, dia berpesan untuk mencari wanita untuk menggantikan nya menemani diriku." Ucap Fahri penuh kejujuran.


"Kebetulan Allah masih menganugerahkan rasa cinta dan sayang pada dirimu." Ucap Fahri lagi.


Bunga menunduk dan tersenyum malu mendengar ucapan Mantan kekasih yang juga masih sangat dia cintai.


Akhirnya kedua orang tua Bunga pun segera pulang dari perkebunan mereka setelah mendapatkan telephon dari putra nya.

__ADS_1


Setelah mereka semua bermusyawarah untuk membicarakan perihal Fahri yang ingin melamar Bunga.


Akhir nya dengan kesepakatan yang ada Fahri pun telah resmi di teriam oleh keluarga itu.


Mengingat kedua nya masih saling mencintai dan menyayangi, tanpa ragu mereka semua merestui hubungan Bunga dengan Fahri.


"Baiklah Bu, Pak. Saya akan kembali lagi minggu depan dengan Umi saya dan dengan beberapa keluarga untuk melamar Bunga dengan resmi." Ucap Fahri sebelum dirinya beranjak pulang.


"Iya nak, kami tunggu kabar baik nya." Ucap Pak Burhan.


Fahri pun kembali pulang ke rumah nya setelah mereka menyelesaikan perihal penting untuk kebahagiaan Bunga.


"Ciaaahh adik gue mau merried niyee." Goda Reno pada adik nya.


"Sayang.. Sebentar lagi dia akan merasakan seperti yang aku rasakan saat pertama kali kau merobek keperawananku." Goda Anisa.


"HahaAha.. Bagaimana rasa nya sayang? Apa sangat sakit.?" Ucap Reno.


"Sangat sakit sekali sayang.. Kau tahu? Aku sampai tak bisa berjalan. Tak bisa buang air kecil, rasa nya seperti di iris-iris pakai pisau." Ucap Anisa penuh sandiwara.


"Stoooopp! Kalian membuat aku jijik!" Ucap Bunga seraya berlalu meninggalkan kedua kakak nya yang nakal.


*****


Upss maaf ya gaes sedikit nancepπŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

__ADS_1


__ADS_2