
Sementara itu fahri baru saja selesai sholat maghrib. Tak lupa dia memanjatkan doa kepada Allah swt. Agar di beri ketabahan dan kesabaran atas apa yang baru saja dia alami.
Fahri merapihkan kembali barang barang nya yang tadi dia keluarkan dari tas nya. Tak lupa dia merapihkan spre yang sedikit berantakan karena tadi dia sempat rebahan untuk meluruskan punggung nya.
Setelah dirasa cukup. Fahri bergegas kembali menuju ruang tamu, mengingat sahabat nya yang masih tidur jadi dia bermaksud akan membangunkan sahabat nya itu. Karena rencana nya mereka akan bergegas pulang seba'da maghrib.
Fahri melangkahkan kakinya meninggalkan kamar yang ia gunakan tadi, tak lupa dia membawa tas miliknya.
kalo masih ngorok liat aja nanti gua siram lu di... oceh fahri dalam hati.
Sementara itu di ruang tamu andi sangat frustasi karena dia tak mendapatkan satu orang pun menghampiri nya.
Masak gua harus keliling rumah ini.. celingak celinguk nyari seseorang , dah kayak maling aja gua nya.. Andi mengacak rambutnya frustasi...
Ketika fahri hendak melangkahkan kaki nya menuju ruang tamu, terdengar seseorang memanggil namanya. Fahri pun menghentikan langkah nya dan menoleh ke arah datang nya suara.
Ternyata yang memanggilnya adalah wanita pujaan hatinya.
Fahri tersenyum dan menjawab panggilan dari kekasihnya itu.
__ADS_1
"Iya hubby.." Terdengar nada indah dari ucapan kekasih bunga itu.
Bunga tersenyum lalu melangkahkan kakinya untuk sedikit mendekati fahri.
"Mas.. apa sudah selesai melaksanakan sholat nya?" Tanya bunga.
"Alhamdulillah sudah hubby . ini mas baru keluar dari kamar. mas akan membangunkan andi. sepertinya anak itu belum bangun juga." kata fahri sambil melirik ke arah depan.
"Oh begitu.. yasudah mas kalo begitu. aku akan ke belakang sebentar. kata ibu setelah ini kita makan bareng bareng mas." Ucap bunga.
"Iya hubby.. nanti mas makan bareng. kebetulan cacing di perut mas juga udah minta jatah ni." Kata fahri dengan sedikit mengembangkan senyumannya.
Sebenarnya masakan sudah matang sedari tadi. Tinggal menatanya di meja makan.
Sementara fahri melanjutkan langkah kakinya menuju ruang tamu. Tapi ketika dia hendak melangkahkan kakinya yang hanya tinggal 3 langkah lagi menuju sofa yang tadi dia duduki, Tiba tiba seseorang melemparkan 1 buah anggur tepat mengenai jidat nya.
Sontak saja fahri terperanjat kaget dan mengusap jidatnya yang basah terkena cairan anggur akibat benturan dengan jidat nya.
Dilihat nya ke arah dimana si anggur itu dilemparkan oleh pelakunya, begitu dia melihat siapa orang di hadapannya fahri langsung menggertakan bibirnya tanda kesal pada orang itu.
__ADS_1
sedangkan si pelaku tadi hanya santuy saja sambil menikmati buah anggur dan camilan camilan yang lainnya.
Fahri melangkahkan kakinya cepat dan dilemparkannya lah tas nya tepat mengenai dada andi sahabatnya itu.
Andi yang mendapat serangan dari fahri dengan sigap dia menangkis tas yang fahri lemparkan tadi.
"Woy woy.. selow dong broooo.." Oceh andi sambil menaruh tas yang tadi dilemparkan oleh fahri.
"Apa apan elu ini tiba tiba nimpug gua pake anggur." Oceh fahri kesal.
"Itu sebagai hukuman buat elu. karena elu tega ngebiarin gua diciumin sama nyamuk di luar sana." Sungut andi kesal sambil menunjukan telunjuknya ke arah teras rumah bunga.
"Kalo diciumin sama gadis cantik dan seksy mah gua ikhlas ikhlas aja. ini mah yang nyiumin gua nyamuk dan sebangsanya." Sambungnya lagi.
Fahri terkekeh mendengar ucapan sahabatnya itu. melihat ekspresi kesal dari andi membuatnya tak kuat menahan tawa. apalagi saat melihat makanan dan minuman yang sudah terlihat celong.
pasti anak ini bangun tidur kelaparan.. batin fahri.
*****
__ADS_1