Cinta Di Dalam Do'A

Cinta Di Dalam Do'A
eps 36


__ADS_3

flashback on


Malam itu saat fahri sudah berada di dalam kamarnya..


Dengan sekuat tenaga dia membanting sebuah vas bunga kecil yang berada di ujung rak bukunya.


"Praaaaaankk" Dengan emosi yang memuncak yang sedari tadi dia tahan. akhirnya fahri pun meluapkan nya. vas bunga yang dia lemparkan ke lantai dengan sekuat tenaga menjadi hancur dan suara yang ditimbulkan dari pecahan vas bunga itu sangat nyaring sekali.


Sampai terdengar oleh seorang santri putri yang kebetulan sedang melewati kamar fahri. Anggun sedang diperintah oleh ummi hasanah untuk mengambilkan nya obat yang biasa umi hasanah minum. kebetulan kamar umi hasanah melewati kamar fahri.


Sontak saja Anggun terperanjat kaget saat mendengar suara yang berasal dari dalam kamar fahri.


Anggun yang sedang terburu buru untuk mengambil obat untuk ummi hasanah tiba tiba menghentikan langkahnya tepat di depan pintu kamar fahri.


Anggun sedikit menempelkan telinga nya ke arah pintu guna untuk menguping apa yang terjadi didalam sana.


Apa yang sedang dilakukan oleh Fahri, putra pertama dari guru nya itu.


Namun hasilnya nihil, dia tidak mendengar apa pun dari dalam.

__ADS_1


Dengan cepat dia kembali melangkahkan kakinya menuju kamar umi hasanah.


Begitu dia sampai rasanya sudah tak tahan lagi untuk menyampai kan apa yang baru saja dia alami saat melewati kamar fahri.


"Assalamualaikum umi." Anggun mengucapkan salam saat memasuki kamar umi hasanah.


"Waalaikumsalam. kenapa lama sekali anggun?" tanya umi seraya menyodorkan tangannya untuk menerima obat yang tadi anggun ambilkan.


"Eeee anu .. itu.. emmm maaf umi.." Jawab anggun terbata bata.


"Kenapa? Ada apa? kok kamu seperti orang yang kena sawan?" Tanya ummi hasanah dengan nada penasaran.


Pasalnya dilihat dari segi manapun Anggun terlihat sedang ketakutan.


"Kenapa? Ada apa dengan fahri? Apa fahri telah berbuat macam macam padamu?" Tanya ummi hasanah lagi. Terlihat sekali ekspresi penasaran dan ekspresi tegang. Takut kalo pertanyaan yang dia ucapkan benar ada nya. jika itu terjadi maka dia sudah pasti akan menghukum putranya itu.


"Bukan bukan.. bukan begitu maksud anggun mi." jawab anggun cepat sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Jadi apa sebenarnya yang terjadi anggun? jawab yang jujur dan jelas." Ucap ummi hasanah tegas.

__ADS_1


"Itu umi.. ketika anggun melewati kamar mas fahri. tiba tiba terdengar suara seperti ada sesuatu yang sengaja di lempar atau di banting gitu mi. bunyi nya seperti gelas pecah.." Jawab anggun menjelaskan.


"Astaghfirullah.." Ummi hasanah bangkit berdiri lalu dengan cepat ia melangkahkan kakinya keluar kamar nya menuju kamar putra nya.


Sedangkan Anggun linglung dan akhirnya dia memilih untuk pergi ke kobong (kamar yang biasa santri tempati).


Sesampainya di depan pintu kamar fahri..


"Tok tok tok.." Ummi hasanah mengetuk pintu kamar putranya.


Namun tak ada jawaban dari dalam.


Kemudian ummi hasanah mengetuknya lagi sambil memanggil nama putranya.


"Tok tok tok.. fahrii... buka pintunya nak. ini ummi." Teriak ummi hasanah dari luar.


Namun lagi lagi masih tak dapat jawaban. Akhirnya dengan sabar dan penuh rasa penasaran yang tinggi, ummi hasanah lebih memilih menunggu putra nya untuk membuka pintunya.


Dipanggilnya lagi nama anaknya. namun lagi lagi tak dapat jawaban.

__ADS_1


Karena orang yang dia panggil sedang berada di dalam kamar mandi..


****


__ADS_2