Cinta Di Dalam Do'A

Cinta Di Dalam Do'A
eps 30


__ADS_3

"Kenapa lu ketawa?? memangnya ada yang lucu hah??" Bentak andi.


"Lucu bangett tau gak sih boy." jawab fahri santai. sambil masih sedikit tertawa renyah.


"Elu ya.. seneng ngeliat gua menderita. tau gak gua bangun bangun kayak orang lingling. gua pikir gua di culik ternyata gua lagi di rumah orang." Oceh andi sambil sesekali memasukan makanan kedalam mulutnya.


"Terus bangun tidur elu lapar?" tanya fahri dengan nada meledek.


"Iya lah. gua makan cuma tadi aja di rumah sebelum berangkat. sekarang udah malem ya perut gua minta di isi bensin lah. eehh" Oceh andi lagi.


"Terus lo ngapain marah marah ke gua. kan elu sendiri yang tidur pulas di teras. asal lu tau ya.. gua udah beberapa kali membangunkan elu. Elu nya aja yang ngeboooo." Cerocos fahri yang tak kalah kesalnya.


"Ah elu mah bohong kali. mana mungkin gua gak bangun bangun." Kata andi sedikit tak percaya.


"Yasudah kalo gak percaya. ga ada untungnya juga buat gua." Kata fahri sambil menyomot kue yang sedari tadi terhidang di meja itu.


"Eh elu mendingan sekarang mandi gih. abis itu solat mumpung masih ada waktu magrib. buru nanti mah keburu isya." Lanjut fahri.


"Duh tapi gua lapar broooo.. mana sih cewek elu kok gak nongol nongol. udah lu pingit ya?" Ucap andi sambil memutar lehernya ke kanan dan ke kiri.

__ADS_1


"Ya nanti setelah lu solat kita akan makan sama sama .. habis itu baru kita berangkat pulang." perintah fahri pada sahabatnya.


"Dan soal cewek gue.. itu dia lagi nyiapin buat kita makan." lanjutnya lagi.


"Oh begitu.. yasudah kalo gitu gua mau mandi.. eh tapi gua mandi dimana bro." Andi sedikit bingung dia akan mandi dimana. pasalnya dia sendiri tidak tahu menau dengan rumah itu. dia hanya berada di ruang tamu sedari tadi.


Akhirnya fahri menunjukan arah kamar tamu yang tadi dia tempati.


"Bro jangan lupa dirapihkan lagi ya. jangan bikin gua malu." fahri mengingatkan sahabatnya sebelum andi masuk kedalam kamar tamu.


Sementara itu di ruang makan.. terlihat seorang gadis dengan ibunya yang sedang menata makanan dan juga peralatan makan di atas meja.


Bunga sangat begitu bersemangat membantu ibunya menyiapkan masakan yang tadi sudah mereka buat.


Bagaimana dia tak bahagia, ini kali pertamanya dia akan makan bersama dengan sang pujaan hatinya. rasanya dia sudah tidak sabar untuk melakukannya.


"Sudah siap belum ibu ibuuuu.." Terdengar suara pak burhan mengalihkan pekerjaan bunga dan ibunya.


"Sudah mau selesai pak.." Jawab bunga.

__ADS_1


"Yasudah kalo begitu bapak panggilkan fahri dengan kawannya. kita akan makan bersama sebelum mereka pulang." Kata pak burhan seraya melangkahkan kaki nya menuju tempat fahri berada.


"Nak fahriii" Panggil pak burhan.


"Iya pak." jawab fahri.


"Ayok kita makan bersama sama. eh kemana nak andi." Ajak pak burhan dan kemudian menanyakan keberadaan andi.


"Iya pak. itu andi masih di kamar tamu pak. sepertinya sebentar lagi selesai." jawab fahri sambil bangun dari duduk nya.


"Sebentar saya panggilkan dulu ya pak." Kata fahri sambil berjalan menuju kamar tamu.


"Nanti langsung saja ke ruang makan ya nak. kami menunggu disana." perintah pak burhan yang juga melangkah kan kakinya menuju ruang makan.


Fahri mengiyakan dan kemudian dia melangkahkan kakinya untuk memanggil kawan nya yang sedari tadi belum keluar dari kamar.


Setelah fahri memanggil andi dan mengajaknya untuk makan . seperti yang di perintahkan oleh pak burhan tadi, mereka pun langsung melangkahkan kakinya menuju ruang makan.


*****

__ADS_1


__ADS_2