
Indonesia waktu setempat..
Sebuah pesawat yang membawa terbang jemaah umroh dari tanah suci menuju indonesia telah sampai ke bandara internasional soekarno hatta.
Berbondong-bondong para jemaah umroh itu keluar menuruni anak tangga dari pesawat yang mereka tumpangi.
Fahri dan Bunga termasuk dalam rombongan itu.
Dengan travel bag dan beberapa paper bag yang mereka bawa masing-masing. Bunga terlihat sumringah saat dirinya telah menginjakan kakinya di tanah kelahirannya.
Keduanya terlihat beristirahat di ruang tunggu.
Kebetulan mobil yanga akan menjemput mereka masih di perjalanan.
"Sayang akhirnya kita kembali ke tanah air dengan selamat. Alhamdulillah." Ucap Fahri pada istrinya.
"Iya mas. Alhamdulillah kita masih diberi kemikmatan untuk berkumpul kembali dengan keluarga kita." Ucap Bunga seraya membuka tutup botol minumannya.
"Pak Kosim sebentar lagi sampai hubby. Mari kita bersiap-siap." Ucap Fahri seraya bangkit dari duduknya.
10 menit kemudian pak Kosim pun telah sampai ke bandara untuk menjemput Majikan nya.
Fahri dan Bunga segera meletakan barang bawaannya ke bagasi mobil miliknya dibantu oleh pak Kosim.
"Sudah selesai den?" Tanya pak Kosim ramah.
"Sudah pak. Mari kita berangkat!" Ucap Fahri mengajak pak Kosim untuk segera melajukan kendaraannya.
Sekitar 3 jam menempuh perjalanan menuju tempat tinggal Fahri.
__ADS_1
Disepanjang jalan Bunga tertidur menyandarkan kepalanya pada pundak suaminya.
Sekitar pukul 20:30 wib, Fahri dan Bunga telah sampai ke kediaman mereka.
Kebetulan umi Hasanah masih terjaga karena sengaja menunggu kedatangan putra dan menantunya.
Saat Fahri menginjakan kakinya masuk kedalam rumah nya.
Kedua adik perempuannya bersorak gembira saat melihat kedatangan kakak nya.
"Horeeee mas Fahri sudah sampai." Teriak kedua adik perempuan Fahri yang kebetulan sedang berada di rumah menikmati hari libur mereka.
"Assalamu'alaikum.. Dek umi sudah tidur?" Fahri mengucapkan salam dan menanyakan uminya.
"Wa'alaikumsalam. Kebetulan belum tidur mas. Beliau masih terjaga menunggu mas dan kak Bunga."Ucap adik pertama Fahri seraya meraih paper bag membantu kedua kakak nya untuk membawa barang-barang mereka.
"Kak Bunga.. Jangan lupa nanti ceritakan padaku kegiatan kalian disana." Ucap adik bungsu Fahri seraya meraih paper bag yang terlihat sangat penuh.
Saat Fahri dan Bunga sudah berada didalam kamar uminya.
Umi Hasanah begitu sumringah melihat kedatangan putra dan menantunya yang baru saja melaksanakan ibadah umroh.
Fahri dan Bunga memeluk umi Hasanah sambil menangis. Mengucap Syukur dan mengucapkan banyak terimakasih pada umi mereka.
"Alhamdulillah kalian telah kembali dengan selamat. Umi sangat khawatir selama kalian masih berada di pesawat." Ucap umi seraya meluruskan kakinya.
"Alhamdulillah mi, ini semua berkat do'a umi dan kalian semua." Ucap Fahri.
"Yasudah lebih baik kalian mandi dulu setelah itu kita makan bersama. Umi sudah masakan makanan kesukaan kalian." Ucap Umi seraya menurunkan kedua kakinya ke lantai.
__ADS_1
"Baik umi!" Ucap Fahri dan Bunga bersamaan
Kedua suami istri itupun segera membersihkam diri masing-masing dan setelah itu mereka melakukan makan bersama dengan umi dan adik-adik mereka.
Esok pagi nya Bunga terlihat sedang memisahkan beberapa bungkus oleh-oleh yang dia bawa dari tanah suci yang akan dia bagikan kepada keluarga dan para santri nya.
"Alhamdulillah.. Selesai. Tinggal membagikannya." Ucap Bunga seraya mengusap peluh yang mengalir di jidatnya.
"Sudah selesai hubby? Biar mas saja yang membawa ke asrama putra. Kau bawa ke asrama putri. Dan untuk keluarga kita biar mereka sendiri yang memilih." Ucap Fahri seraya menghampiri istrinya.
"Baiklah mas. Bapak dengan yang lainnya juga siang ini akan kemari mas." Ucap Bunga.
"Benarkah? Apa kau sudah memisahkan oleh-oleh untuk mereka?" Tanya Fahri.
"Sudah mas." Ucap Bunga seraya memasukan kembali bungkusan-bungkusan oleh-oleh untuk keluarga nya kedalam paper bag.
Fahri pun mengantarkan beberapa bungkus oleh-oleh khas arab kepada para santri putra.
Sedangkan Bunga mengantarkan oleh-oleh ke asrama santri putri.
Para santri begitu antusias dan sumringah saat melihat Fahri dan Bunga datang menghampiri mereka dengan beberapa bungkus oleh-oleh ditangan nya.
Ada yang menangis saking bahagianya melihat kedua guru mereka yang telah kembali dari tanah suci
Para santri begitu hikmat mencium punggung dan telapak tangan guru mereka dengan penuh cinta.
Setelah selesai dengan kegiatan mereka, Fahri dan Bunga pun kembali ke rumah dan tinggal menunggu kedatangan keluarga Bunga yang masih dalam perjalanan.
*****
__ADS_1
Gaes jangan lupa like, coment dan vote ya😍😍😍