Cinta Di Dalam Do'A

Cinta Di Dalam Do'A
eps 39


__ADS_3

flashback off..


Sekitar pukul 9 fahri baru saja mengakhiri kegiatannya mengajar para santri di pondok pesantren milik abah nya itu.


Fahri melangkahkan kakinya menuju kediamannya.


ketika dia mulai memasuki rumah nya, tiba tiba matanya menangkap sesosok wanita yang sedang membersihan kaca jendela dari debu.


Dilihatnya wanita itu yang tak lain adalah anggun.


"Ooh wanita ini yang memberi tahu umi tentang vas bunga yang ku lemparkan semalam." bisiknya pada dirinya.


"Ehm.." fahri berdehem guna mengagetkan anggun.


Anggun pun melonjak kaget.. dia baru menyadari kehadiran lelaki itu.


Anggun menundukan kepalanya.


Dalam hatinya berkata "Astaghfirullah mas fahri.. jangan jangan ummi semalam memberitahukan mas fahri bahwa aku yang sudah memberi tahu ummi."


"Kamu ya yang bernama Anggun." Tanya fahri dengan nada datarnya.


"Deg deg deg" Detak jantung anggun.


"Ii..iya mas. saya Anggun." jawab anggun takut takut. dia masih tetap menundukan kepalanya.


"Oh.." Sahut fahri singkat sambil berlalu meninggalkan anggun .


Anggun menarik nafasnya dalam kemudian dia membuang nafas nya.

__ADS_1


"Alhamdulillah mas fahri tidak bertanya tentang hal semalam. untung saja." bisik anggun sambil mengelus dada nya.


Fahri terus melangkahkan kakinya menuju ruang keluarga. di sana terlihat abahnya sedang duduk di sofa sambil membaca kitab.


fahri segera menghampiri abahnya itu.


"Assalamualaikum bah.." Fahri mengucapkan salam pada abahnya.


Abahnya menoleh lalu menjawab salam putranya.


"Wa'alaikumsalam.." jawab abah H.Rusydi yang tak lain adalah abahnya.


Fahri duduk di sofa bersebrangan dengan abahnya. tangan nya langsung menyomot pisang goreng yang terhidang di atas meja.


"Sudah selesai nak mengajar nya?" Tanya abah H.Rusydi pada putranya sambil menutup kitab yang beliau pegang.


"Sudah sarapan belum?" Tanya abahnya lagi.


"Kalo sarapan nasi mah belum bah. tadi cuma ngopi sama makan gorengan." Jawabnya.


"Abah sudah sarapan?" Tanya fahri kemudian.


"Abah sudah sarapan tadi dengan ummi." jawab abah nya.


" Oh iya ummi berada di mana ya bah?" tanya fahri.


"Sepertinya sedang berada di dapur." jawab abahnya.


"Mmm itu bah, sepertinya fahri akan membicarakan soal kemarin pada abah dan juga ummi." Kata fahri pelan.

__ADS_1


"Ohh bagus nak, abah juga dari semalam sudah menunggu nunggu kamu bercerita." Jawab abah H.Rusydi semangat.


Pasalnya beliau memang sangat penasaran akan kelanjutan kisah cinta putra nya itu. apakah niat baiknya di terima atau tidak????


"Waw abah nampak nya sangat bersemangat sekali ya.." goda fahri pada abah nya.


"Iya dong nak, kan abah sudah tidak sabar ingin menimang cucu abah nanti." jawab abah nya penuh pengharapan.


Seketika air muka fahri berubah menjadi mendung, yang tadi nya cerah sepertinya sebentar lagi akan turun hujan😆


Fahri terdiam mendengar ucapan abahnya. Kemudian dia membuang wajah nya ke samping mengalihkan pandangannya dari abahnya.


ya Allah.. bahkan abah sangat berharap.. bagaimana aku akan menikah dalam waktu waktu dekat ini, sementara kekasihku menolak diriku..


ya Allah...


Bisik fahri dalam hati..


ucapan abah nya kembali terngiang di dalam fikiran nya.


"Abah sudah tidak sabar ingin menimang cucu."


kata kata itu membuat nya sangat terbebani sekali.


pasal nya dia ingin sekali mewujudkan keinginan abah nya, namun apalah daya. Dirinya sudah jelas jelas di tolak oleh keluarga bunga.


Sangat tidak mungkin untuk nya memaksakan semua kehendak yang telah Allah berikan padanya.


****

__ADS_1


__ADS_2