Cinta Untuk Janda Kembangku

Cinta Untuk Janda Kembangku
Sepupu kesayangan


__ADS_3

Karena terlalu lelah Nila tertidur lelap tanpa mengganti pakaian


Biyan yang baru menemui komandan, bergegas ingin menemui Nila


Didepan pintu kamar


"Tuan muda...." Bu fat


"Ada apa Bu fat?" Biyan


"Saya mau minta tolong, sekarang Gisela sudah ada di bandara"


"Gisela pulang,? " senyum bahagia


"Iya sekarang minta dijemput dibandara karena sopir yang dipesan tiba-tiba membatalkan, tadinya mau minta tolong Vina, tapi dia dalam perjalanan ke Tasikmalaya"


"Biar Biyan jemput Bu fat" bergegas pergi


"oww ya kalau Nila mencari ku, tolong jelaskan kepadanya Bu fat.." sedikit berlari


Bu fat tanpa ekspresi..


Pukul dua belas malam, Nila terbangun,


"Haus sekali, "ditengoknya air didalam teko kaca sebelah dia tidur kosong


"hemmm...terpaksa turun" sedikit malas


Di depan kulkas, dilihatnya sekeliling begitu sepi, tidak ada pergerakan satu manusia pun,...tapi Nila merasa seperti ada yang memperhatikan dirinya.


"aaa prasaaku saja kali....tapi kok merinding" sambil menyentuh tengkuknya


Membuka kulkas mengambil air mineral dan beberapa buah, untuk dibawa kekamar,


"Sedang apa nona.."


sontak Nila kaget dan menjatuhkan satu buah yang dipegangnya menggelinding ke arah suara yang hapal betul ketusnya..


Sial, ternyata ketahuan Bu fat,


"Mengendap-endap tengah malam, seperti pencuri saja".mengambil buah apel yang berada didepannya


"hehehehe" tertawa garing


sabar Nila, cukup tersenyum dan dengarkan


"Mau saya buat kan makanan berat sekalian" tetap ketus


"Tidak usah Bu fat, saya hanya merasa haus dan melihat beberapa buah jadi ingin sedikit memakannya" senyum canggung


"Satu, dua ,tiga, empat, sedikit???"


menghitung buah yang di peluk Nila


tersenyum getir


sedikitlah kalau banyak seluruh kulkas aku makan semua, eeeerrrr


geram dalam hati.


"Permisi Bu fat saya mau kembali ke kamar" mengambil buah yang dipegang Bu fat,


"Silakan,..oww ya sepertinya tuan muda akan kembali kerumah nanti pagi,..."


Menengok...


"Nanti pagi?... memang kemana Biyan Bu fat??"

__ADS_1


"Tuan muda dibandara menjemput sepupu kesayangan nya" senyum sinis dan berlalu mendahului Nila


Naik kelantai dua...


"Sepupu,,yang mana??kok Biyan tidak bilang" gumam lirih


jalan menuju kamarnya


Masih bertanya-tanya siapakah sepupu kesayangan Biyan dan mungkin keluarga ini.


Memilih duduk di sofa memakan apel


"Sepupu kesayangan..?? apakah begitu spesial menunggu sampai pagi dibandara. Sekarang baru jam 12...hemm" mendesah


"Tidak pamit lagi, apa tidak capek ....


aaa apa peduliku,,dia saja tidak peduli...


tapi ciuman itu...


waaaa benar-benar tidak berarti..."


mendekus kecewa


Sadar Nila, kamu kan sudah tau apa posisi mu dari awal pernikahan, istri yang tidak di harapkan...


Menghentikan makan apel, memilih berbaring di sofa... cemberut mengasihi dirinya sendiri...


Pukul satu tengah malam


terdengar deru mobil masuk teras rumah


Nila terperanjat cepat-cepat mengintip keluar jendela.


Dilihatnya mobil Biyan, dia keluar mobil dengan seorang gadis berambut panjang sedikit dicat pirang lurus berpakaian cukup mewah.


apakah itu sepupunya,???


kelihatannya sangat akrab sampai rangkulan segala,


eehh tangan kondisikan itu suami orang


mencibirkan bibir kesal


"Sebentar... aku tidak cemburu kan," menunjuk dengan telunjuk tangan ke diri sendiri...


Tidak, tidak, tidak boleh


gelang-geleng kepala


sudah gila aku...


lebih baik aku mandi saja


jernih kan pikiran


Meluncur ke kamar mandi


Dilantai bawa Biyan dan gadis itu sudah di sambut komandan dan Bu fat


"Paman..." berambur memeluk komandan


"Wah keponakan paman tambah cantik, ganti rambu ya.?." membalas pelukan ke gadis itu


"Paman bisa saja,.." melepas pelukan


"Bagaimana tesisnya sudah selesai?" komandan

__ADS_1


"Sudah dong... lihat cumlaude" sambil menunjukkan kertas kelulusannya dan tersenyum lebar


"Hahahaha hebat keponakan paman ini " peluk erat gadis itu lagi


"Iya donk Gisela..."


Biyan dan Bu fat ikut bahagia


"Nila mana Bu fat ??" Biyan melihat sekeliling


"Dikamar" jawab ketus Bu fat


"Sepupuku tersayang aku naik dulu ya... kamu istirahat besok lanjut ngobrolnya"


"Mentang-mentang sudah punya istri sekarang, hemmm...tidak bisa jauh sebentar saja, dulu aja kalau aku pulang tidak boleh istirahat apa lagi tidur...hehe" menggoda


"Kasian tadi aku tinggal saja tanpa pamit jemput kamu. Ayah, Bu fat tolong jaga sepupu kesayangan ku ini ya jangan sampai kabur, besok kita masih banyak urusan yang harus di obrolin.." tersenyum melenggang pergi meninggalkan mereka


"Bu fat...." peluk erat


"Nona semakin cantik..." memeluk lebih erat


"Iya donk keponakan siapa dulu...?"


"Komandan Dadang"...mereka kompak


****


Dilantai dua...


Biyan membuka pintu pelan...


mendengar suara gemericik air di dalam kamar mandi


"Sedang apa dia?? jam satu...mandi??" Biyan


tok tok tok di pintu kamar mandi


"Nila...kamu didalam...??"Biyan


"Biyan???...cepet banget masuk kamar!!" gumam Nila lirih


karena tidak ada jawaban


"Nil nila...kamu didalam..?" mengetuk lebih keras


Lagi malas ngomong ma dia , tidak usah jawab aja aaaaa...


tapi entar dia masuk nyolong??parah iiihh...


"Iya..."Nila datar


"Sedang apa...??" Biyan didepan pintu kamar mandi


"Mandilah..." Nila sedikit ketus


"Jam segini??" Biyan heran


"kenapa..? " suara sedikit meninggi


Biyan merasa cara jawab Nila yang sedikit beda..


"Kenapa dia..??nadanya sedikit marah??.." Biyan lirih mundur menjauh dari kamar mandi....


Terimakasih pembaca yang Budiman


silakan beri like dan saran ya biar lebih seru ceritanya...

__ADS_1


__ADS_2