
Setelah mereka puas makan-makan
"Aku masih merasa mual mendengar cerita Biyan,uk.." Lilis menutup mulutnya lagi.
Dan mereka menunggu Lilis yang benar-benar mabok gara-gara cerita Biyan
"Kamu si" Nila memandang sinis ke Biyan
"Kan aku sudah bilang kalau sudah dengar ceritanya kalian jangan menyesal" Biyan sambil memegang tangan Nila.
"Haha....ini akibat mulut yang suka rem blong" Hesti sambil mengelus punggung Lilis meredakan mualnya.
"Ya sudah kamu pulang sendiri ya, nanti aku panggilkan taksi" Hesti masih mengelus punggung Lilis
"Lalu kamu mau kemana? kenapa tidak pulang bareng, uk" masih ingin muntah.
"Tidak, aku masih mau ngajak yang lainnya karaokean" Hesti memberikan kode ke ikal dan Tika agar mengiyakan biar Nila dan Biyan mau ikut, dan tentunya biar Biyan traktir lagi.
"Iya...ayo karaoke, mau ya kak Biyan mba Nila" Tika yang membalas kode dari Hesti
Nila yang sebenarnya ingin ikut dengan yang lainnya tapi malu dengan Biyan, hanya menatap Biyan menunggu reaksinya.
Biyan tertawa kecil
Aku tahu sayang kamu juga ingin bersenang-senang kan dengan para sahabatmu
oke...hari ini aku akan menuruti nya, tapi nanti kalau sudah sampai di rumah jangan harap bisa lepas dari upah yang nanti akan aku minta.
hehehe
tertawa jahat dalam hati.
"Oke...ayo kita happy sing song" Biyan mengiyakannya
"Asik" teriak semuanya.
"Kamu pulang sendiri ya, sorry gak bisa nganter" Hesti sedikit menggoda Lilis
"Tega kamu, aku ikut..."memasang wajah memelas.
"Ha-ha-ha" semua tertawa
"Udah tidak mual?" Nila
"Hehehehe" menggeleng kan kepalanya.
Akhirnya mereka menunju room karaoke yang berada itu mall itu.
Hesti dan Tika sangat antusias memilih judul lagu. Mereka duet menyanyikan lagu dokter cinta
lirik
mama tolonglah Aku sedang bingung
pusing kepala memikirkan dia
aku yang selalu terus disakitinya
Dia tak tampan, dan juga rupawan
Dia tak juga bergelimpang harta
Tapi mengapa gayanya seperti superstar
Reff..
mama, mama, mama
tolonglah aku yang sedang bingung
kurasakan virus-virus cinta
ku butuh dokter cinta
papa, papa,papa
inikah yang dinamakan cinta
mengapa sakitnya kurasakan
ku butuh dokter cinta
Oh mengapa ini harus terjadi
kepada aku yang mencintaimu
oh, celaka jika lelaki seperti kau tak setia 2x
Reff lagi
Mereka menyanyikannya sambil joget-joget tida tau gaya apa.
Akhirnya Hesti dan Tika selesai
"Ayo sekarang giliran Lilis," Hesti
"Baiklah" dengan pedenya maju dan memilih lagu dewa kangen
Nila,
"Biyan siap-siap tutup telinga ya," berbisik
__ADS_1
"Kenapa" Biyan masih bingung apa maksud Nila
Biyan melihat Ikal mengambil tisu dan memasukannya ketelinga kiri dan kanan.
Hesti sudah masang headset di telinganya. Nila siap menurp kedua telinganya.
Hanya Biyan dan Tika yang merasa aneh dengan lainnya kenapa bersikap seperti itu.
Lilis dengan yakin memegang mic bak penyanyi profesional
Alunan musik pembuka sudah berjalan...
Belum masuk nada, Lilis sudah
(lirik)
Ku terima surat mu ku baca dan masukan lagi
(nyanyi sambil menjerit dan tidak melihat teks lagu)
Seketika Biyan dan Tika reflek menutup telinga mereka
Betapa merindunya dirimuuuu...akan hadirnya dirikuuu
(Suara fals sambil melengking 8 oktaf)
Didalam hari-hari Kuuuuu bersamaan lagiiiii
(Asal hati senang)
Kau tanyakan pada kuuuu
kapan aku akan kembali lagiiii
katamu kau tak kuasa
melawan kejolak di dalam dadaaaa
( Asal yakin bisa nyanyi tanpa menyesuaikan nada )
yang membara menahan rasa pertemuan kita nanti
saat bersama dirimu
Biyan berbisik pada Nila
"Gila temanmu pedenya tidak bisa disaingi." sambil tertawa
"Makanya tadi aku suruh kamu buat tutup telinga"
"Parah, teh Tika merusak karya hebat dewa " Tika nimbrung dengan suara yang cukup lantang
lagu selesai.
Semua orang didalam bertepuk tangan karena penderitaan mereka akhirnya terselesaikan.
"Bagus Lilis, besok nyanyi lagu dengan nada yang lebih tinggi lagi ya.." Hesti sambil cekikikan,merasa bahagia karena dia mendengar lagu rock saat Lilis nyanyi dan tida merusak pendengarannya
"Oke aku nyanyi satu lagu lagi ya" mau mengambil mic kembali
"sudah.... sekarang giliran ku" ikal mengambil mic yang dipegang Lilis
Ikal memilih lagu 'Cinta dalam hati ' dari ungu
lirik
Mungkin ini memang jalan takdirku
mencintai tanpa di cintai
tak mengapa bagiku asalkan kau pun bahagia
dalam hidupmu, dalam hidupmu
Telah lama kupendamkan perasaan ini
menunggu hatimu menyambut diriku
Tak mengapa bagiku, mencintaimu pun adalah bahagia untukku, bahagia untukku
reff.
Ku ingin kau tahu diriku disini menanti dirimu
meski ku tunggu hingga ujung waktu ku
Dan berharap rasa ini akan abadi untuk selamanya
Dan ijinkan aku memeluk dirimu kali ini saja
Tuk ucapkan selamat tinggal untuk selamanya
Dan biarkan rasa ini abadi untuk selamanya
Ikal bernyanyi tanpa melepaskan pandangan dari Nila.
Nila hanya bergoyang kepala mengikuti alunan lagu yang memang suara ikal sangat merdu enak di dengar.
semua juga ikut hanyut dalam alunan itu
Beda dengan Biyan, yang merasa kalau ikal sengaja membawakan lagu ini diperuntukkan buat Nila
__ADS_1
Brengsek,
aku tahu kamu nyanyi lagu itu buat Nila kan
Hah...
Cinta dalam hati..
Biyan cemburu dan mengepal kan tangan kanannya dan memukul-mukul pelan di tangan kirinya.
Lagu selesai semua bertepuk tangan, namun Biyan tidak wajahnya yang merah padam karena cemburu tidak terlihat karena keadaan room yang remang-remang.
Hesti
"Ayo giliran kapten kita, ayo maju kapten "
"nyanyi...nyanyi..nyanyi..." teriak semua orang termasuk ikal.
Akhirnya Biyan maju dan memilih lagu risalah hati dewa
lirik
hidupku tanpa dirimu
bagai malam tanpa bintang
cintaku tanpa sambutmu
bagai panas tanpa hujan
jiwaku berbisik lirih
ku harus milikimu
reff
Aku bisa membuat mu
jatuh cinta kepada ku meski kau tak cinta kepadaku
Beri sedikit waktu
biar cinta datang karena telah terbiasa
....
Ternyata suara Biyan lebih merdu dari sara ikal
"lagi..lagi..lagi" teriak semua orang.
Akhirnya Biyan menyanyikan lagi
"lagu ini aku persembahkan untuk istriku tercinta"
dia memilih lagu roulette aku jatuh cinta
Reff.
Aku jatuh cinta kepada dirinya
sungguh sungguh cinta oh apa adanya
tak pernah ku ragu
namun tetap slalu menunggu
sungguh aku jatuh cinta kepadanya
coba-coba dengarkan apa apa yang ingin aku katakan
yang selama ini sungguh telah lama terpendam
aku tak percaya membuat ku tak berdaya
tuk ungkapkan apa yang ku rasa
kadang aku cemburu
kadang aku gelisah
seringnya aku tak mampu lalui hariku
tak dapat ku pungkiri
hati ku yang terdalam
betapa aku jatuh cinta kepadanya
.......
Biyan menyanyi mata yang tidak lekat berpaling dari Nila. Dia begitu menghayati dan Lagu ini memang dia nyanyikan untuk Nila.
Nila,
Terimakasih atas cinta yang kau berikan untuk Biyan.
Nila tidak tahu kenapa dia berhambur menghampiri Biyan dan memeluknya dengan erat.
Biyan membalas pelukan Nila dengan ciuman di kening dengan sangat penuh cinta.
semua yang melihat merasakan begitu besarnya cinta mereka.
__ADS_1