Cinta Untuk Laras

Cinta Untuk Laras
Damar menemukan Laras


__ADS_3

" jangan buru-buru Roy, kita harus menyiapkan semuanya terlebih dahulu, jangan sampai kita yang akan terlihat masalah, kau tau jika Mars G sangat pandai mempermainkan hukum, dia juga merekrut banyak pengacara handal untuk membelanya, sehingga dia bisa keluar dari penjara dengan sangat mudah!!" ucap Lion menarik tangan Roy yang hendak keluar dari dalam mobil


Damar menelepon Roy untuk mengetahui rencana yang akan mereka lakukan, karena tidak mungkin untuk bicara langsung.


jarak mereka sekitar 10 meter


pria tua langsung memeluk gadis yang diluar menggunakan pakaian dalam itu dan mengajak nya masuk kedalam


Lion pun sudah sangat emosi


" lakukan sekarang juga" katanya ketika menelepon seseorang yang entah siapa,lalu dia pun mematikan ponsel nya setelah mengatakan itu


Roy melihat ayahnya lalu mengerutkan keningnya, dia tau jika ayahnya mengatakan itu pasti sesuatu akan di luar kendali


seorang pria berbadan kekar berjalan dengan santai ke pintu rumah mewah milik Mars G, dia mengamuk lalu membuat kekacauan, memecahkan botol minuman dan melempar jendela kaca rumah itu


tidak hanya itu, dia juga menendang kursi di teras hingga bunga-bunga di samping teras itu jatuh, karena keributan itu Mars keluar dari dalam dengan wajahnya yang tegang


" siapa kau?? berani-beraninya kau melakukan kekacauan dirumah ku!!" bentak Mars pada pria itu


" jangan kau pikir aku takut padamu Mars, aku ingin kau berduel dengan ku hingga akhir!!" ucap pria itu dengan lantang


Mars mengerutkan keningnya lalu tertawa melihat pria didepannya itu


" kau hanya mengantarkan nyawamu kesini, jangan berpikir bodoh!!" balas Mars


tanpa pertarungan, pria itu langsung di tembak di bagian dada dengan senpi milik pria hidung belang yang memeluk seorang gadis yang memakai pakaian dalam tadi


Mars langsung melotot ke arah pria itu dan membulatkan matanya


" berani sekali kau mencampuri urusanku!!" kata Mars emosi


"maaf, aku hanya tidak suka jika ada orang asing yang membuat kekacauan saat aku bersenang-senang"


" apapun yang terjadi di rumah ini, hanya aku yang boleh bertindak dan hanya aku saja yang punya kuasa untuk melakukan apapun!! mengerti???" suara Mars begitu kuat hingga Roy dan Lion mendengar nya


saat Mars sedang berada dilantai bawah, Laras berusaha mencari pintu untuk bisa keluar dari atas, dia mencari tangga darurat namun tidak menemukan nya, tidak mungkin ia keluar dari lift, bisa-bisa Mars akan langsung menemukan dirinya


" aku harus bagaimana?? ponselku juga tidak tau entah kemana!!" batinnya sambil mondar-mandir di dalam kamar

__ADS_1


dia pun mengganti pakaian nya dengan pakaian milik Mars, meski sedikit kebesaran namun itu tidak jadi masalah Untuk nya


sementara bodyguard Mars langsung mengangkat tubuh pria yang tertembak itu ke dalam, jangan sampai ada orang yang melihat nya apalagi sampai polisi menemukan mayat di sekitar rumah nya


rupanya pria bertubuh kekar itu adalah suruhan Lion untuk mengecoh keadaan di dalam rumah itu agar mereka bisa mengendap-endap masuk ke dalam untuk mencari Laras


pria itu ternyata tidak mengalami luka-luka karena memasang pakaian baja di bagian dadanya dan di tutupi dengan jaket


Lion memang sangat hebat untuk permasalahan mafia


mereka pun akhirnya masuk ke dalam, karena penjaga sudah berkurang di dalam rumah itu, damar dan Lion kerja sama ke lantai 2 dan 3 sementara Roy dan Dimas mencari ke ruangan tersembunyi di lantai bawah


mereka berempat sampai kebingungan karena ada banyak perempuan yang menjadi tawanan berbayar Mars G di dalam


sehingga akan sedikit sulit untuk menemukan Laras


Laras pelan-pelan membuka pintu kamar Mars lalu keluar, saat dia melihat penjaga sedang berjalan di lorong kamar, Laras langsung sembunyi di balik vas bunga yang tinggi


" semoga aku bisa keluar dari rumah terkutuk ini Tuhan, tolong kirimkan aku seseorang untuk membantuku!!" Laras berdoa dalam hati, tubuhnya mulai gemetaran karena melihat penjaga silih berganti lewat dari depan vas bunga itu


dia pun lari ke lantai 2 dekat kamar mandi, dia tak sengaja menabrak tubuh damar dan langsung berteriak karena kaget


" cepat ke atas" perintah Mars langsung di turuti oleh para suruhan nya


sementara Damar langsung menarik tubuh Laras dan menutup mulutnya supaya tidak berteriak lagi, mereka sembunyi di belakang lemari yang ada di pojok ruangan yang jarang di pakai oleh siapapun


tidak lupa Damar langsung memberi tau kepada Lion, Dimas, dan Roy jika dia sudah menemukan Laras dengan selamat, ponselnya langsung di silent agar tidak ketahuan jika seorang dari mereka menelepon atau mengirim kan pesan


" shuttttt, ini aku damar, jangan takut!!" kata Damar berbisik agar Laras tidak ketakutan


Laras pun memeluk Damar karena bahagia, akhirnya dia selamat dari jual beli yanh dilakukan oleh Mars G


sampai di kamar nya, Mars tidak menemukan Laras, hanya gaun sobek yang ada di lantai dan lemari yang sudah acak-acakan


" kurang ajar, berani nya dia melarikan diri" ucap Mars emosi


dia pun memukul semua bodyguard karena telah kehilangan Laras


tiba-tiba dia tersenyum dan tertawa memukul jidatnya

__ADS_1


" tidak mungkin dia bisa kabur dari rumah ini, jika dia kabur dia pasti lewat depan dan aku pasti sudah melihatnya, berarti dia masih ada disini!!"


dengan bahagia dia langsung menyuruh semua bodyguard nya untuk mencari Laras di setiap sudut rumah nya


Lion, Dimas, dan Roy kini bersembunyi di di belakang pintu agar tidak ketahuan, mereka sedikit lega karena Laras sekarang ada di tangan Damar


" kita harus mencari gadis itu, jika tidak kita akan di hajar oleh bos habis-habisan!!" ucap salah satu dari bodyguard itu


sementara pria hidung belang yang membeli Laras dari Mars kini sangat murka, bagaimana tidak dia sudah membayar sangat mahal pada Mars


" jika 1 jam kedepan kau tidak menemukan Laras, aku akan menembak kepala mu dengan senjata ku ini" pria itu menunjukkan senpi di tangan nya pada Mars


" dia tidak akan kemana-mana, jika dia pergi penjaga di depan akan memberi tahu padaku!!" kata Mars, sekarang dia sedikit panik karena ancaman pria itu


" brengsek, aku akan memberi mu pelajaran nanti Laras, jangan main-main dengan Mars G" Gumamnya


semua orang masih sibuk mencari kesana-kemari di setiap sudut ruangan itu, namun tidak ada tanda-tanda Laras dia seperti hilang ditelan bumi


" aku sangat takut Damar, bagaimana jika mereka menemukan kita??"


Laras menggenggam tangan Damar kuat-kuat


" shhuuuttt, jangan takut aku ada disini, kak Roy, papa, dan om Lion!!" kata Damar menenangkan nya


namun tiba-tiba Damar tidak sengaja menyenggol bingkai foto kaca yang tergantung di dinding, karena pengait nya tidak kuat sehingga bingkai itu jatuh


" bagaimana ini Damar, mereka akan menemukan kita, kita akan dihabisi oleh Mars!!" ucap Laras yang sudah berkeringat dingin dan tubuhnya juga sudah gemetaran ketakutan


bodyguard itu pun langsung berlari ke arah bingkai foto itu


" kemari kalian, kita akan mencari disini"


mereka pun datang dengan cepat saat ada sesuatu yang mencurigakan


" geser lemarinya sekarang, kita akan menemukan mereka, mungkin saja mereka ada di balik lemari ini!!"


seseorang pun mendorong lemari itu hingga terjungkal ke lantai


"duarrrrrrrrrr"

__ADS_1


__ADS_2