
" tuan, kami belum menemukan dimana keberadaan Laras sekarang, tapi dugaan kuat Laras bersama Louise saat ini" kata seorang pria pada seseorang yang duduk di kursi kebesaran nya
" aku ingin kalian mencari nya sampai ketemu, ingat!! jangan sampai di terluka, jika dia terluka aku akan menghabisi kalian semua!!"
" ba.baiklah bos!!" kata pria itu lalu pergi meninggalkan nya, dia memutar kursi itu lalu memegang benda di tangan nya, itu adalah foto Laras yang selalu ia tatap, pria itu adalah Mars G
" kenapa kau bersembunyi dari ku Laras??? kemana kau pergi??" batinnya
saat dia melamun tentang Laras, tiba-tiba pintu ruangan nya di ketuk oleh seseorang
tok . tok..tok..
" masuk" ucap Mars G lalu memasukkan foto itu ke dalam laci
" aku mengantar dokumen ini untuk di tandatangani, besok orang dari PT RR akan mengambil ini!"
" letakkan saja di meja, aku sedang tidak ingin melakukan apapun!!" jawab Mars lalu memalingkan wajahnya ke sembarang arah
" apa kau memikirkan gadis itu?? hah, gadis yang hanya beberapa jam kau lihat, kau sekap dan bahkan kau akan menjadi nya ladang uang!!" kata Antoni sekretaris Mars
selain menjadi gigolo, Mars juga rupanya memiliki perusahaan yang bergerak di konstruksi bangunan, perusahaan juga sudah di level menengah ke atas
" hati-hati kalau bicara, aku tidak akan mengampuni Antoni, pergilah!!"
" aku ini sahabat mu Mars, apapun yang kau lakukan aku pasti akan mengetahui nya, jangan bilang sekarang kau sudah memikirkan gadis itu!!"
" aku tidak tau Antoni, entah kenapa aku terus memikirkan nya, apakah karena perbuatan ku yang telah menyiksa nya beberapa jam di rumahku?? entahlah aku bingung!!"
" daripada kamu bingung, lebih baik kita bersenang-senang di club nanti malam, akan ku pesan gadis paling cantik untuk mu!!"
" tidak, aku tidak menginginkan siapapun saat ini, pergilah Antoni, cancel semua pekerjaan ku hari ini aku akan segera pulang!!"
setelah itu Mars langsung meninggalkan kantornya dan di ikuti oleh Antoni dari belakang, Antoni masih akan sibuk di kantor untuk mengurus semua pekerjaan yang tertunda karena Mars
" gadis itu memang luar biasa, dia bisa mengubah Mars hanya dalam beberapa jam pertemuan!!!" ucapnya sambil menggeleng kan kepalanya
di tempat lain, Laras dan Louise berhenti di sebuah pondok kecil setelah perjalanan panjang yang melelahkan mereka
" aku haus" kata Laras lalu menyandarkan kepalanya
Louise segera mencari air untuk bisa meredakan dahaga mereka, setelah beberapa menit Louise pun kembali membawa air minum dan juga beberapa pisang yang sudah matang
" kamu mencuri??" tanya Laras saat dia Louise membawa pisang itu
" aku tidak mencuri, aku menemukan nya disana, daripada habis di makan burung lebih baik ku ambil untuk kita!!"
Laras menatap Louise yang sedang makan pisang, setelah beberapa hari mereka masuk hutan, mereka hanya makan buah yang mereka temukan
__ADS_1
" makanlah, semoga kita menemukan jalan keluar dari hutan ini!!" ucap Louise
mereka melanjutkan perjalanan setelah perut mereka kenyang, Louise terus memegang tangan Laras di sepanjang jalan
mata Laras dan Louise langsung berbinar saat mereka menemukan jalan aspal
" hore. horeeeeee akhirnya kita menemukan jalan pulang!!!" teriak Laras bahagia
namun Louise langsung menarik tangan Laras saat ia melihat mobil Jeep dari jauh
" apa yang lakukan?? harus nya kita minta tolong saat ada kendaraan lewat" Laras marah-marah pada Louise
" kita tidak tau siapa mereka, bagaimana jika mereka adalah orang suruhan Anggara?? apa kau mau di culik lagi dan dibawa entah kemana??"
Laras diam tertunduk, ia memahami apa yang di katakan oleh Louise, bagaimana jika yang ada di mobil itu adalah suruhan orang-orang jahat??
" maafkan aku!!" ucap Laras yang masih tertunduk
" iya, lain kali kita harus hati-hati pada siapapun, jangan langsung percaya pada orang yang tidak dikenal!!"
saat Louise dan Laras sembunyi, Jeep itu melintas dari depan mereka, Louise memperhatikan siapa yang ada di Jeep itu, karena mereka sembunyikan terlalu jauh sehingga sangat sulit untuk langsung berlari ke jalanan
mata Laras langsung melotot saat melihat seseorang di dalam mobil itu, dia sangat familiar dengan orang itu dan tidak asing
" itu..itu suami ku!!" ucap Laras langsung berdiri
" Louise langsung menarik tangan Laras supaya mereka bisa lebih cepat memanggil Dimas
" Daddy..." tiba-tiba kata 'daddy' keluar begitu saja dari mulut Laras, dan seketika langkah nya langsung terhenti
Dimas langsung ngerem mobil nya, jantungnya berdetak kencang dan rasanya Laras ada di dekatnya
" tidak mungkin Laras ada di hutan ini dan memanggil namaku!!" batinnya
Namum Louise dan Laras terus berusaha untuk mengerjai Jeep itu, meski langkah mereka yang lambat namun dengan penuh semangat mereka mengejar mobil itu
" Daddy....!!"
mendengar itu, Louise mengira jika Laras sudah kembali mengingat semuanya
" Laras apa kau sudah mengingat semuanya??"
" apa??"
mereka akhirnya berhenti berlari saat Louise tiba-tiba bertanya padanya
" siapa Daddy??"
__ADS_1
" Daddy?? dia... dia...!!"
Laras tidak bisa menjawab apa yang di tanyakan oleh Louise
" maafkan aku Laras, jangan paksakan untuk mengingat nya, ayok kita harus mengejar Jeep itu!!"
mereka bergandengan tangan dan terus berlari, entah perasaan apa yang di rasakan oleh Dimas dia memutar mobilnya ke belakang, berharap Laras benar-benar ada di hutan ini, supaya segara bisa ia selamat kan!
" mudah-mudahan aku bisa menemukan Laras disini, apapun yang terjadi nanti aku tidak akan melepaskan nya!!"
Dimas memacu mobilnya kencang, hingga akhirnya dia melihat dari kejauhan dua orang yang sedang berlari
Dimas awalnya tidak menghiraukan nya, namun semakin dekat ia semakin penasaran pada dua orang yang berlari itu
mungkin karena lelah, Laras terjatuh dan pingsan, dengan cepat Louise menggendong Laras lalu terus berlari supaya ia bisa mengejar Dimas
akhirnya Dimas menemukan mereka, dan dengan cepat Dimas membelokkan mobilnya ke arah Louise yang sedang menggendong Laras
" Louise kalian tidak apa-apa!??" tanya Dimas langsung keluar dari dalam mobil nya untuk membantu Louise
" ga papa om!!"
tanpa banyak bicara Louise langsung masuk ke mobil itu, Laras di baringkan di belakang sedangkan Louise duduk di samping Dimas yang sedang menyetir
nafas Louise masih tersengal-sengal, bahkan suara detak jantung nya bisa di dengar oleh Dimas
" aku membawa Laras kabur dari rumah sakit setelah aku melihat beberapa orang membuat keributan, saat itu aku panik langsung membawa Laras kabur, maafkan aku om Dimas!!"
Louise langsung minta maaf atas perbuatan yang dia lakukan
" tidak perlu minta maaf Louise, yang kau lakukan sudah benar, kau sangat berani!!"
saat Dimas terus fokus menyetir, Louise sudah tertidur pulas disampingnya
namun satu jam kemudian beberapa orang mencegat mereka, mereka pasti suruhan Mars G atau orang-orangnya Xean
" ya Tuhan bagaimana ini, Laras dan Louise tertidur, bagaimana jika mereka mencelakai kami, siapa yang akan menemukan kami disini???" Dimas jadi gusar
namun tanpa pikir panjang, Dimas langsung menghubungi Lion dan mengirimkan lokasi mereka saat ini
" aku harap, kau segera kemari Lion, aku membutuhkan bantuan mu" batin Dimas
beberapa orang itu langsung mendekati mobil Dimas, ada yang membawa kayu ada juga yang membawa senpi
" jangan harap kau bisa membawa Laras pergi, Laras adalah milik bos kami!" kata para pria itu sambil tertawa
" siapa bos kalian??"
__ADS_1
Dimas sudah tidak bisa menahan emosi nya saat mendengar apa yang di katakan oleh mereka
" kau tidak perlu tau siapa bos kami, yang penting sekarang adalah kami harus membawa Laras!" kata salah satu dari mereka lalu berjalan mendekati mobil Dimas