Cinta Untuk Laras

Cinta Untuk Laras
mulai ingat


__ADS_3

pagi ini Laras terbangun dan melihat sekeliling nya, di kamar yang ruangan nya sangat besar dan dan nampak elegan, dia melihat seisi ruangan penuh dengan hiasan bunga mawar dan aroma lavender menyejukkan hati gadis itu


dia melangkah perlahan dan menghirup udara yang begitu segar, membuka jendela dan merentangkan kedua tangannya sambil berputar-putar


" ini adalah pagi yang sangat indah, angin sejuk sampai menyentuh hatiku" gumam Laras sambil tersenyum lalu meninggalkan jendela


Laras menuruni anak tangga lalu berjalan ke dapur, sebelum tiba di dapur dia melihat seorang perempuan cantik dan anggun sedang membuat sarapan, Laras sampai terdiam memandangi wajah itu


" udah bangun??" kata perempuan itu ketika dirinya melihat Laras berdiri dekat tangga


" hehehe, iya


baru saja aku bangun lalu turun kesini, kau sangat cantik dan anggun, aku belum pernah melihat mu disini!!" ucap Laras lalu duduk di kursi


" namaku Anjani, perawat yang akan membantu mu mengingat semuanya!!" jawabnya tersenyum sambil menghidangkan makanan di atas meja


Laras hanya terdiam lalu merenung, andai saja dia mengingat semuanya, termasuk Louise kekasih nya yang sangat baik tulus mencintai nya


" mari sarapan, tuan Dimas yang menyuruh ku untuk menemani mu disini, katanya dia tidak punya banyak waktu dirumah, beberapa minggu ini dia akan sangat sibuk di kantor!! apa kau keberatan aku berada disini??" tanya Anjani


" tidak.. tidak, aku senang kau disini bersamaku, jadi aku tidak akan kesepian!!"


ternyata Laras sedih karena Dimas akan menghabiskan lebih banyak waktu nya di kantor, tapi dia akan mencoba mengerti, setidaknya saat ini dia masih punya teman dirumah


" siang ini aku akan pergi belanja, kamu ikut apa ga??" tanya Laras pada Anjani yang masih mengurus meja


" boleh dek, tapi izin dulu sama Tuan Dimas, nanti dia marah-marah sama kita kalo ga izin dulu" jawab Anjani meyakinkan Laras


" iya, nanti aku telepon Daddy"


Laras pun selesai dengan sarapan nya dan ia kembali ke kamar nya, sementara Anjani masih membersihkan dapur dan seisi rumah, rumah yang tidak terlalu berantakan namun wajib di sapu setidaknya 2 kali sehari


" Anjani kamu udah siap belum?? bentar lagi kita pergi" teriak Laras dari atas


" bentar, tinggal ganti baju!!"


Laras pun turun dari atas menuju ruang tamu untuk menunggu Anjani, Anjani cukup lama berdandan sehingga lebih dari 10 menit Laras menunggu nya


" udah belum?? lama banget!!"


" iya ini udah siap!!"

__ADS_1


mereka melangkah menuju garasi, karena mereka berdua akan naik mobil ke mall


" oh ya, kamu udah nelpon Tuan Dimas belum??" tanya Anjani tiba-tiba


" oh iya lupa, untuk kamu ingatin" Laras pun mengambil ponselnya dari dalam tasnya lalu menghubungi Dimas, mereka pun bicara sebentar setelah itu Laras tersenyum pada Anjani


" selesai!!" kata Laras


" apa katanya??" tanya Anjani menaikkan alisnya


" boleh!!" kata Laras sambil tersenyum bahagia


mereka pun pergi, kali ini laras lah yang menyetir mobilnya


sepanjang jalan Laras hanya mendengar kan musik dan fokus pada jalanan, sedangkan Anjani sibuk chatting an dengan entah siapa itu, sedari tadi dia hanya sibuk dengan ponselnya saja


mereka pun tiba di mall, Laras dengan senang hati berjalan menuju toko yang ia sukai, seketika langkah nya di hentikan oleh seorang lelaki muda


" siapa sih??" kata Laras lalu melihat ke wajah lelaki itu


" kamu mau kemana Laras?? aku Louise, masih ingat aku kan??" Louise mengulurkan tangannya pada Laras


" aku baik, ada sesuatu yang aku cari disini, kamu ngapain??" mereka pun bicara sambil berjalan


" aku mau belanja, aku bosan dirumah sendirian!!" kata Laras mengerutkan keningnya


" aku temani kamu yah, aku juga sendirian disini!!" kata Louise memberikan nya senyuman


" benaran!! tapi Anjani gimana???" tanya Laras lalu mencari keberadaan Anjani


" Anjani siapa??" Louise merasa tidak ada yang bernama Anjani teman Laras


" dia yang nemanin aku dirumah, Daddy kan sibuk jadi ya gitulah!!" kata Laras lalu mereka duduk di kursi mall untuk istirahat sebentar


saat mereka sedang bicara, tak lama kemudian Anjani tiba-tiba sudah ada di samping Laras dengan ice cream di tangannya


" Anjani kamu dari mana??" tanya Laras saat di kaget melihat nya tiba-tiba


" aku nyari ice cream, ini ambil!!" dia pun memberikan 1 ice cream pada Laras


" oh ya, kenalin ini teman ku namanya Louise, teman baik Daddy juga kenal!!"

__ADS_1


Anjani dan Louise pun berkenalan, lalu tiba-tiba Anjani berhenti makan ice nya


" seandainya aku tau, kalo kamu bersama Laras tadi sudah pasti akan membeli 3 !" kata Anjani menepuk jidatnya


Dan itu membuat Laras dan Louise tertawa kekeh melihat tingkah lucu di wajah Anjani


" hahaha, kamu lucu deh An, masa gara-gara ice cream kamu harus panik gitu??" hahaha!!" Laras pun tak bisa tidak tertawa


" sudah, sudah malu di lihat orang!!" kata Louise, tanpa sengaja Louise menarik tangan Laras dan menuju tempat funstation, berkali-kali mereka melempar bola basket namun tak juga masuk ring, mengambil boneka dengan penjepit juga gagal, akhirnya mereka kembali duduk dan tertawa mengingat semua yang mereka lakukan hari ini


tiba-tiba Laras memegang kepalanya, sepertinya dia kesakitan


itu membuat Anjani dan Louise tiba-tiba ketakutan


" Laras kenapa yah? kok bisa tiba-tiba sakit??" tanya Anjani kebingungan lalu mengelus-elus punggung Laras


" mungkin dia mulai mengingat sesuatu, semoga saja ingatan nya kembali!!" kata Louise yang masih memegang tangan Laras


" bawa aku ke mobil, kepala ku sakit!" kata Laras, dia masih memegang kepalanya


" tolong bawa Laras, kita harus membawa nya pulang, aku takut akan terjadi sesuatu padanya! bagaimana kalo tuan Dimas marah-marah nanti?? ya Tuhan tolong kami??" Anjani melipat tangannya lalu berdoa di dalam hati nya


tiba di mobil, Laras menyandarkan kepalanya lalu memejamkan matanya, dia mencoba mengingat apa yang pernah terjadi padanya, namun yang ingat hanyalah seorang laki-laki yang menghianati nya


" aaahhhhhhh" teriak nya saat dia tidak bisa memastikan siapa yang dia lihat itu


" ada apa Laras?? apa kau ingat seseorang??" tanya Louise antusias


" maafkan aku, aku belum ingat siapa aku!!" jawabnya seperti putus asa


" jangan khawatir Laras, cepat atau lambat ingatan mu pasti kembali!!


" iya Laras, jangan dipaksakan nanti yang ada kamu jadi sakit!!" kata Anjani


Laras pun mengangguk sembari mengerti apa yang di katakan oleh Anjani dan Louise, dia pun tidak lagi memaksakan untuk mengingat semuanya saat ini


" kita pulang saja, aku mau istirahat!' kata Laras lalu memberikan kunci mobil pada Louise


Louise pun mengambil kunci itu lalu menyetir dengan pelan, takut jika terjadi sesuatu pada Laras yang akan membuat nya semakin sulit untuk mengingat


" cepatlah pulih Laras, aku ingin kau sadar bahwa aku sangat mencintaimu!!" batin Louise

__ADS_1


__ADS_2