CintaKu Terjerat Oleh Lelaki Kejam

CintaKu Terjerat Oleh Lelaki Kejam
kehancuran Alena


__ADS_3

pagi pun tiba...


cit... cit... cit... (suara beberapa burung di pohon Sana)


Alena pun yang masih tertidur lelap dengan tiba-tiba matanya pun terbuka dan terbangun dari tidurnya yang sudah merasakan sekujur tubuhnya sakit dan linu


"sshh... sakit sekali... (batin Alena)yang sudah menggerakan badan nya secara perlahan


"apa dia sudah bangun? jika sudah bangun suruh dia ke bawah, sudah satu jam lebih, tidak tahu apakah tuan masih menunggunya atau tidak, waktu tuan sangatlah penting dan berharga , bagaimana bisa terbuang sia-sia karena wanita itu.. " ucap salah satu pelayan itu yang juteknya sembari melihat wanita itu yang masih terbaring di atas ranjang majikannya

__ADS_1


" betul, katamu .. "saut pelayan satu nya lagi yang dari tadi berdiri dan menunggunya wanita itu bangun dari tidurnya yang membuat kebisikan itu pun terdengar oleh alena yang sudah terbangun dari tidurnya


" siapa di Sana? ahh..."tanya Alena dengan suara paraunya


whoosssh.. .. sringg.. (suara tirai kamar yang sudah di buka) yang membuat Alena pun kesilauwan yang Sudah terkena pantulan cahaya matahari dari luar sana


"nona cepatlah bangun, temperamen tuan muda saat ini tidak begitu bagus , jangan biarkan dia begitu lama.. " ucap salah satu pelayan itu dengan Ramah nya melihat wanita itu yang masih menyelimuti tubuh polosnya yang sudah meninggalakan bekas merah-merah di setiap sekujur tubuhnya dan alena pun dengan secara pelahan bangun meski sudah merasakan sakit di bawah Sana dengan wajah sedihnya


"hei mimin jaga ucapanmu itu, jangan terlalu menusuk telinga sebaiknya kau kerjakan apa yang harus kau kerjakan! ahh! astaga!! darah sebanyak ini, apa tuan terlalu menyiksanya tadi malam?.. " saut tati dengan kaget nya melihat bercak darah yang sudah menempel di kain seprai yang berwarna Putih itu yang membuat mimin pun langsung menoleh dan melihatnya dengan wajah terkejut bercampur herannya

__ADS_1


"berdarah ? bagaimana bisa? bukanya?? sudahlah jangan bicara lagi sebaiknya CEpat bereskan dan ganti seprai yang baru.. " ucap mimin dengan wajah tak percaya nya bergegas merapihkan semunya dan tidak banyak bicara lagi dan alena pun dengan perlahan berjalan menuju kamar mandi meski jalannya sedikit terseok-seok yang Sudah merayap dingding yang merasakan perih dan linu di bawah Sana


"semalam . .. aku mengira akan mati di saat itu juga ! ? tapi meskipun masih hidup , tubuh ini juga sudah tidak bersih lagi.. (batin alena ) yang sudah melepaskan selimutnya dan bercermin melihat sekujur tubuhnya yang sudah banyak bintik-bintik merah bekas cupangan yang begitu banyak dengan wajah sedih Dan kesalnya yang Sudah berjalan melangkah dengan perasaan hampanya yang tak bisa terbendung lagi


syurr... syurr... syurr... (suara air shower)


"hidupku, kenapa bisa berubah seperti ini kenapa ? kenapa.. ..harus aku ....hiks... hiks... hiks... kenapa? hiks.... hiks.... " dumel alena yang sudah merasakan sakit dan pilu bercampur aduk dengan keadaannya sekarang ini yang membuat dirinya pun merasa jiji dan kotor yang sudah menangis sejadi-jadinya di guyuran air shower yang sudah membasahi tubuhnya itu


beberapa menit kemudian...

__ADS_1


alenapun yang sudah selesai dengan mandinya dengan matanya yang sudah bengkak akibat dari tadi menangis yang begitu lama dan berjalan keluar sembari mengeringkan rambut nya dengan handuk kecil tak sengaja matanya pun melihat pojokan Sana yang sudah melihat leptop milik Laki-laki iTu di atas meja begitu saja yang membuat Alena pun dengan cepat melangkah berjalan dan membuka letopnya dengan wajah tergesa-gesanya


__ADS_2