
"nomor tak di kenal? tapi menyuruhku datang ke perusahaan Abrahamic malam ini, aneh sekali?.. (batin alena ) yang sudah merasakan bingung Dan ragunya yang sudah berjalan mengikuti pirasatnya saat ini
"karena sudah datang, langsung ke atas saja.. " ucap Nicole yang tiba-tiba muncul di belakang nya, yang membuat alena pun kaget yang langsung menoleh mendengar suara Itu berasal
"ahh!! kau kenapa ?Ada disini?.. " tanya alena dengan wajah herannya
" cepat lah "saut Nicole dengan Tak sabaranya langsung memegang dan menarik tangan wanita itu begitu saja untuk mengikuti dirinya dari belakangnya
" ahh!! tunggu!!..ini terlalu cepat tuan! "pinta alena dengan wajah protesnya yang sudah berjalan begitu cepat Di belakangnya yang membuat Nicole pun langsung berhenti melangkah sejenak yang sudah menoleh Dan menatap wanita Itu dengan wajah penasaranya
" tunggu! bagaimana kau dan pasha bisa saling mengenal? .. " tanya Nicole pada alena dengan wajah sedikit penasarannya yang membuat alena pun terdiam membisu dengan wajah canggungnya di depan laki-laki itu
"kenapa kau tidak bicara? apa itu sulit untuk memberitahuku?!.. " ucap Nicole yang sudah menatap wanita itu yang hanya terdiam membisu dengan wajah herannya
"ah! kau barusan berkata apa!" saut alena yang sudah menampakan wajah linglungnya yang tiba-tiba
ting... (suara lift terbuka)
" ckk..sudahlah!"Cetus Nicole dengan wajah kesalnya yang terus berjalan menuju ruang kaka tirinya Itu
"seperti nya pasha pertama kalinya mengirim pesan singkat kepada wanita ini tadi.. (batin Nicole) yang sudah masuk kedalam lift menuju lantai atas bersama alena tentunya dan mereka pun tak saling bicara hanya terdiam seribu bahasa di dalam Sana
beberapa menit kemudian..
krakkk.... (suara pintu kebuka)
"pasha aku membawa..." triak Nicole yang masuk begitu saja yang membuat alena pun yang sudah ada di belakangnya sangat terkejut melihat pemandangan didalam sana dengan mata melototnya
"ah!!
__ADS_1
"apa kau tak bisa ketuk dulu di saat masuk!" triak pasha dengan wajah kesalnya menatap adik tirinya Itu
" sory!..
"apa! mereka... jika dia memintaku juga melakukanya disini . . tidak, tidak akan ku biarkan dia melakukan itu padaku.. (batin alena ) dengan wajah terkejutnya melihat laki-laki itu sedang bermesraan dengan wanita lainnya yang sudah ada di pangkuannya saat ini dengan hati was-wasnya
"ada apa dengan mu?.. tanya Nicole yang sudah melihat alena yang ingin beranjak pergi dengan wajah ketakutanya
"aku harus segera pergi meninggalkan tempat ini.. (batin alena ) dengan cepat segera mundur yang ingin keluar tapi keburu salah satu bodyguard menghadangnya di depan pintu dengan tiba-tiba
"nona alena maaf seperti nya tuan muda ingin sekali bertemu dengan anda, sebaiknya anda cepat kembali masuk.." ujar bodyboard Itu dengan suara tegasnya sembari merentangan tangannya kearah wanita Itu
" tidak mau aku ingin pulang!.. " saut alena dengan wajah cemasnya tapi dengan cepat pasha pun langsung beranjak bangun dari Duduknya Dan berjalan menghampiri alena Dan menarik tangannya begitu kasar
"ahh!!
"kau mau pergi kemana? asal kau tau kau sudah merusak hal baikku , tapi karena kau sudah datang dan aku pun juga sangat senang, bagaimana kalau kau menggantikan dia bersamaku? Menyeselesaikan hal yang ingin kulakukan tadi? .. " ucap pasha yang sudah terseyum liciknya yang membuat alena pun semakin sangat kesal Dan ketakutan pada laki-laki itu
"tak di sangka ada wanita yang menolak kasih sayang seorang pasha Abrahamic, dan dia juga ada saat nya memaksa wanita lucu sekali.. (batin Nicole) yang sudah berdiri disudut Sana , yang membuat wanita yang berambut merah pun sangat marah Dan kesal melihat wanita yang sudah merebut mangsanya saat ini
"tuan pasha apa kau dan dia?" tanya wanita berambut merah Itu yang bernama mala quen
" sama denganmu , malam ini aku mau ditemani dia kau kembalilah dulu ke asramamu !.. " saut pasha dengan wajah dinginya mentapa wanita itu yang sudah berdiri di hadapanya
"pasha, seperti nya tidak pernah membiarkan wanita masuk ke ruangannya? malam ini malah justru memecahkan lekor, apa yang sebenarnya yang dia pikirkan?.. (batin Nicole) yang masih berdiri memperhatikan mereka bertiga
"bagian pemilihan pemeran aku serahkan kepada mereka, bawa kartu namaku pergi dan cari ketua mereka, dia akan memgatur peranmu.. " ucap pasha yang sudah menyodorkan kartu namanya kepada wanita itu, yang membuat mala pun langsung mengambil dari tangannya dengan wajah senangnya
"tuan, tadi kau bilang aku boleh pergi ke studio mu untuk bermain peranku sebagai artist, apa itu benar?" tanya mala dengan antusiasnya
__ADS_1
"datang lah jika ada waktu, alena juga sering datang , kalian bisa bermain bersama . . " ucap pasha dengan santainya menatap alena dengan liciknya
"baiklah, alena , lain kali jika kau pergi panggil aku sekalian, kita akan pergi bersama, tuan pasha kalau begitu aku pergi dulu.. dah... " ujar mala pamit dengan wajah senangnya berjalan keluar ruangan yang tanpa beban
brakk... (suara pintu ketutup)
"cukup, apa boleh bisa lepaskan aku! . . " pinta alena yang sudah menghidar dari pelukan suaminya Itu dengan juteknya tapi dengan cepat pasha pun langsung menariknya lagi ke pelukannya
"dia sudah pergi kau baru suruh aku lepaskan, bisakah kau manja sedikit?.. " ucap pasha yang amat geregetan nya dengan suara tegasnya sembari memegang daku wanita itu yang menolak dirinya
"dan kau kenapa masih berdiri disitu? apa kau juga ingin melihat kami bercinta ?.. " protes pasha dengan wajah kesalnya menatap saudara tirinya itu
"jika kau tidak keberatan aku akan disini melihat kalian berdua.. " ledek Nicole dengan seyuman jahatnya yang membuat alena pun terkejut mendengar ucapan laki-laki itu barusan
"jangan! tuan pasha aku tidak mau! dari pada aku dihina seperti ini, lebih baik kau bunuh aku saja!.. " protes alena yang meronta ketakutanya di pelukan suaminya itu saat ini dengan wajah paniknya
" jika harus hidup serendah ini melepaskan harga diriku di hadapan semua orang... lebih baik aku mati!!..(batin alena ) dengan pikiran negatifnya yang salah paham dengan nekat langsung bangun dan membenturkan Dan menghantamkan kepalanya ke ujung meja kaca yang begitu keras
brakkkk.... prakkk...
"Heii.. apa yang kau lakukan!?" triak pasha dengan wajah terkejutnya
" ah!!
yang membuat mereka berdua pun sangat terkejut tak percaya melihat tindakan ceroboh wanita itu yang tiba-tiba yang sudah tergeletak di bawah Sana, yang sudah mengeluarkan darah segar di kepalanya yang membuat pasha Dan Nicole pun langsung menghampiri wanita itu dengan wajah paniknya
"kau...
"jangan... jangan biarkan orang lain melihatnya , jangan... " gumam alena yang sudah memejamkan matanya karena pingsan Dan lemas yang membuat pasha pun panik yang sudah melihat adik tirinya Itu
__ADS_1
"kenapa malah bengong! cepat bawa mobilmu keluar!!.. "bentak pasha yang berteriak ke arah Nicole yang sama-sama paniknya