CintaKu Terjerat Oleh Lelaki Kejam

CintaKu Terjerat Oleh Lelaki Kejam
undangan


__ADS_3

"pantas saja zames bit kelihatannya lebih akrab dibandingkan pertama kali bertemu .. (batin alena) yang sudah menoleh menatap zames dengan wajah bengongnya


"maaf, tuan zames, kalau boleh, kau bisa membaca sekenario kami dulu.. "pinta alena dengan wajah sedikit rasa canggung dan berharapnya


"bagaimana kalau kalian membicarakan masalah kalian dulu? jika gadis ini adalah pacarmu, apa gunanya juga aku menyetujuinya sekarang? " tanya zames dengan tatapan datarnya menoleh menatap simon


"bukan, bukan, aku bukan pacarnya! " protes alena dengan wajah paniknya sembari menggelengkan tangannya beberapa kali kearah zames


"kalau buka pacarnya, kenapa kau bisa ada diapartemennya malam itu dengannya? dan malah tertangkap basah oleh wartawan ? " tanya zames dengan wajah bingungnya sembari mengeluarkan beberapa photo disaku zasnya dan ditaruh diatas meja, yang membuat alena pun terkejut dengan mata melototnya dan langsung melangkah berjalan menghampiri meja dengan cepat


"apa katamu tadi?tidak mungkin...apa jangan-jangan.. mereka sudah menerbitkannya? "tanya alena dengan wajah paniknya melihat beberapa photo diatas mejanya

__ADS_1


"untungnya masalah ini sudah ditahan oleh salah Satu anak buah pasha, jika tidak, mungkin saat ini berita kalian diapartemen berduaan sudah tersebar luas keseluruh pelosok, apa lagi Simon adalah anak yang terpengaruh di kota ini!" ujar zames dengan santainya memberitahukan kepada alena sembari melihat salah satu photo ditangannya yang membuat alena pun yang mendengar itu sedikit lega


"menyeramkan sekali, jika benar-benar diterbitakn mungkin masalahnya akan semakin rumit!.. (batin alena) dengan wajah sedikit terkejutnya menatap photo dirinya bersama Simon dari tangannya,namun tak berselang lama zames pun beranjak bangun dari duduknya


"sudahlah, aku juga harus segera pergi! dan aku akan bantu kau pergi menghibur pasha, tapi, lebih baik kau banyak berdoa , jika posisimu ini tidak penting dihati pasha sama sekali! mungkin dia akan melakukan hal yang membuat mu rugi!" sindir zames dengan lirikan matanya menoleh melihat Simon dan alena sembari membalikan tubuhnya berjalan pergi menuju keluar dengan santainya, yang membuat alena pun yang mendengar itu terdiam Sejenak dengan pikirannya


"apa? menyenangkan pasha ? siiblis pria itu mana mungkin akan marah hanya karena masalah sepele seperti ini? justru dia akan memperkuat pikiranya ingin mengingat diriku seperti di penjara!.. (batin alena ) yang sudah nyakin dengan pikirannya tentang suaminya itu


ditempat kampus, yang saat ini seperti biasa Simon selalu datang menemui alena dibelakang kampus hanya untuk menyapa saja setiap ada waktu


"untung ada kau yang selalu menjagaku beberapa hari di rumah sakit, dan satu lagi aku lupa memberitahumu kalau besok ada adik sepupuku akan mengadakan pesta ulang tahunnya, aku kesini ingin mengundangmu untuk menjadi pendamping wanitaku , dan harap kau tak menolak ajakanku kali ini! " ujar Simon dengan suara khasnya meminta alena menjadi pendampingnya nanti malam, yang membuat alena pun merasa sedikit bingung dengan ajakan Simon yang begitu tiba-tiba

__ADS_1


"ah, masalah ini.. aku juga tidak tahu!.. aku.. " saut alena yang sedikit ragu


"adiknya Simon ya? itu berarti bisa bertemu lagi dengan zames bit, aku bisa mencarinya dan membicarakan tentang masalah film , tapi.. (batin alena) dengan wajah bingungnya melihat Simon yang sudah beranjak masuk kedalam mobilnya


"kalau begitu sampai jumpa nanti malam, aku akan menjemputmu dipintu gerbang asrama dah... " pamit Simon dengan wajah senangnya langsung menutup kaca mobilnya , dan alena pun yang mendengar itu sangat terkejut melihat Simon yang sudah berjalan pergi meninggalkan dirinya yang belom mengiyakan ajakan nanti malam


"hei! tunggu! aku belom memutuskannya! " triak alena dengan wajah kesalnya melihat mobil Simon yang sudah pergi dari pandangannya


beberapa jam kemudian..


alena dan Nana pun yang sudah selesai dengan tugasnya langsung berjalan keluar ruangan bersama mahasiswa yang lainnya , dan mereka pun memulai membicarakan pesta nanti malam dengan seriusnya

__ADS_1


tak... tak... tak..


__ADS_2