CintaKu Terjerat Oleh Lelaki Kejam

CintaKu Terjerat Oleh Lelaki Kejam
diam-diam memperhatikan


__ADS_3

"maafkan aku, sepertinya cucuku sedikit nakal, harap dimaklumin! " ujar kakek Natasha yang bernama William Alexandra dengan suara khasnya menatap alena yang sedang menyodorkan kue kearahnya , dan alena pun yang mendengar iTu hanya bisa tersenyum ramah


"tidak apa-apa ,tidak perlu sungkan begitu tuan!aku bisa memakluminya.." saut alena sembari memberikan kue nya lagi kearah zames yang masih terdiam melihat dirinya dengan wajah datarnya


dan Natasha pun masih sibuk dengan para tamunya yang mengantri memberi hadiah kepadanya satu persatu termasuk Simon dan pasha


"wah~~ ternyata harmonika yang paling aku inginkan , kak Simon, akhirnya kali ini aku tidak membuatku kecewa ! " ujar Natasha dengan senangnya membuka isi kado dari mereka satu persatu dengan antusiasnya


"ehemm.. maksudmu kami membuatmu kecewa? " sindir pasha yang sudah berdiri dihadapannya yang membuat Natasha pun langsung berlari cepat dari dekapan pasha dengan manjanya

__ADS_1


"hahah.. tidak juga justru aku sangat senang sekali melihat hadiah dari kak pasha , sungguh, tapi aku tidak memiliki sim, bagaimana aku bisa mengendari mobilnya? " saut Natasha dengan wajah melas dan bingungnya menatap pasha dari dalam pelukannya


"bukannya kau punya teman baru? seharusnya dia bisa mengendarinya, kau bisa memintanya terus menemanimu kemana pun kau mau, bukannya iTu lebih seru! " ujar pasha dengan suara khasnya sembari kedua matanya memperhatikan alena yang sedang menyodorkan kue kepada Simon yang tidak jauh dari penglihatannya , yang membuat Natasha pun yang mendengar iTu langsung menganggukan kepalanya dengan antusiasnya, dan zames yang melihat iTu menoleh dan memperhatikan raut wajah pasha dengan tatapan dinginya , yang membuat dirinya pun dengan insiatifnya menoleh melihat mereka berdua yang ada didepan matanya


"kau perhatian sekali, kelihatanya kau sudah mendapatkannya ? sejak kapan iTu? tidak mungkin disaat kau dirawat bukan? " sindir zames kepada Simon dengan suara cetusnya , yang membuat alena yang mendengar iTu sedikit protes


"aku sudah bilang kita tidak...


"tenanglah alena, kau tidak perlu takut kepada pasha , dia juga tidak memiliki hak untuk ikut campur masalah pribadimu ! . . (batin alena) yang menoleh terdiam melihat suaminya iTu dengan tatapan dinginya

__ADS_1


"ckkk.. perempuan iTu polos sekali, aku akan membuatmu tahu, apakah aku pantas untuk memperdulikanmu! . . (batin pasha) dengan diamnya yang menahan rasa egonya memperhatikan istrinya iTu dari penglihatannya


2 jam kemudian..


alenapun yang diajak istirahat sejenak oleh Natasha didalam kamarnya sembari menghilangi lelah sehabis acara yang belom selesai dibawah Sana dan mereka pun Mengobrol ngaler kidul seperti teman pada umumnya


"kau sungguh mengejutkanku dan malah menyembunyikan semuanya dariku, mungkin keluargamu akan curiga jika aku berteman denganmu dan mengira ada niat tertentu, tunggu! apa kau punya teman? " tanya alena dengan wajah seriusnya menatap Natasha yang sudah selonjoran diatas ranjang dengan rileksnya


"ada satu, tapi sudah lama tidak pernah bertemu, semenjak dia pindah sekolah keluar negeri dia berbakat bela diri jadi ayahnya dipindahkan kesana , tapi, sekarang aku punya kakak alena, percayalah aku akan menjelaskannya semuanya kepada keluargaku! "saut Natasha dengan wajah polosnya menyakinkan alena sembari memangku dagunya dengan kedua tanganya , namun dengan tiba-tiba Natasha dengan rasa senangnya beranjak bangun dan duduk punggung alena dengan bahagianya dan bersandar dengan wajah berharapnya

__ADS_1


"kak ketua pasha bilang, aku tidak bisa mengendarai mobil baruku, jadi sebagai persahabatan kita bagaimana kalau kak alena yang menyetir untuk kita bisa pergi jalan-jalan ?..." bujuk Natasha dengan wajah memohonnya bersandar dibahu alena dengan eratnya


__ADS_2