
"setelah mengikutiku beberapa Hari ini, kau masih belom belajar untuk patuh' hah? " ujar Pasha dengan suara tegasnya sembari merobek baju istrinya dengan paksa yang membuat Alena pun menampakan wajah paniknya yang sudah menahan bajunya dengan kedua tanganya
srekkkk...
"tuan, aku mohon kau jangan begini, baru... baru saja selesai makan, lagipula aku juga belom mandi sore tadi , tubuhku Kotor sekali! " saut Alena dengan suara gugupnya menatap suaminya Itu dengan wajah cemasnya yang seribu alesan supanya suaminya Itu ilpil padanya
"kau sedang mengingatkan ku untuk mandi sekarang? , baiklah, Akan aku turuti permintaanmu Itu , mandi bersama bukan Hal buruk juga bukan? " ujar Pasha yang sudah tersenyum jahat menarik tubuh istrinya Itu Dan mengendongnya ke pangkuannya yang begitu erat yang membuat Alena pun semakin panik bukan main
"ahh!! tunggu! aku bisa sendiri tuan!.. " bujuk Alena dengan wajah paniknya yang sudah di gedongnya menuju kamar mandi yang lumayan besar
__ADS_1
Tak berselang lama..
mereka pun yang sudah didalam kamar mandi Dan tentunya Alena pun sudah diculuti pakainya Satu persatu oleh suaminya Itu dengan paksanya yang membuat Alena pun sedikit ketakutan melihat suaminya Itu dengan tatapan dinginya
"ahh!! tuan, kata dokter , Lukaku tidak boleh kena air, sebaiknya aku cuci badan saja Dan gosok gigi ! " pinta Alena yang seribu alesanya Agar terhindar dari suaminya Itu yang sudah menoleh Dan melihat suaminya yang sudah telanjang bulat didepan matanya yang membuat Alena pun yang melihatnya sangat terkejut dengan wajah malunya yang sudah menutup wajahnya dengan kedua tanganya
"kalau begitu turuti saja ucapanku Dan jangan bergerak sedikit pun tanpa seizinku! jangan khawatir aku Akan membantumu memandikanmu hingga bersih! " ujar Pasha yang sudah menarik tubuh istrinya Itu dari dekapannya yang sudah sama-sama telanjang bulat sembari menyalakan sawernya kearah tubuh istrinya Itu secara perlahan dan menggosok punggunya beberapa kali dengan tangannya , sehingga Pasha pun yang Tak sabaranya Itu dengan cepat memposisikan tubuh istrinya yang sudah diangkat kakinya sebelah keatas dengan tanganya, sehingga dirinya pun leluasa masuk kedalam guah milik istrinya dengan bebasnya sembari bermain -main didalam Sana , dan tak lupa pasha pun mencoba berbagai gaya dengan istrinya ,yang membuat Alena pun sedikit kewalahan yang posisinya berdiri Dan menungging berulang kali
beberapa jam kemudian..
__ADS_1
mereka pun yang sudah selesai bercocok tanam dengan hebohnya dengan cepat duduk diatas sofa yang sudah memakai baju tidurnya masing-masing Dan sama-sama sibuk sedang mengerjakan tugasnya ditangannya yang sudah saling duduk bersampingan dengan diam-diaman satu sama lainnya
"dasar penipu, jelas-jelas dia berkata malam ini Akan membiarkanku untuk belajar! tapi, malah membuatku sakit pinggang yang mau patah , aduh sakit sekali rasanya... (batin Alena) yang sudah duduk sembari memegang pinggangnya beberapa kali, yang membuat Pasha pun dengan sadarnya langsung memijat pinggang istrinya Itu berulang kali yang membuat Alena pun terkejut melihat tingkah suaminya Itu
" ah!! tanganya hangat sekali , aku merasa lebih baik Dan enakan disaat dia memijatnya yang begitu kuat.. (batin Alena) yang langsung terdiam sejenak menikmati pijatan suaminya yang langsung menoleh Dan menatap suaminya yang sudah semu merah di pipinya
"kau melihatku seperti Itu, apa kau ingin mengundangku untuk bermain denganmu sekali lagi? " ujar Pasha dengan suara ledekannya yang membuat Alena pun langsung melotot dengan wajah ketakutannya
"tidak, tidak! aku sedang membaca buku untuk ujian besok! " tolak Alena dengan gugupnya langsung menghidar dari suaminya yang langsung duduk kembali seperti sebelomnya sembari membuka bukunya yang sudah menutupi wajahnya , yang membuat Pasha pun yang melihat itu langsung terdiam sejenak memperhatikan istri kecilnya yang sudah duduk disampingnya dengan wajah ketakutanya
__ADS_1
"kenapa diriku selalu kehilangan kendali disaat melihat perempuan ini sunguh aneh Dan gila!.. (batin Pasha) dengan wajah bingungnya