CintaKu Terjerat Oleh Lelaki Kejam

CintaKu Terjerat Oleh Lelaki Kejam
memancing ikan


__ADS_3

2 hari kemudian...


di sebuah kapal pesiar yang saat ini sedang bersantai duduk sembari menemani laki-laki ini yang sedang memancing di tengah laut yang sudah ada di sampingnya dengan santainya yang membuat Alena pun merasa sudah pegal yang sudah lama-lama duduk terdiam tanpa ada pembicara sama sekali di antara mereke berdua yang seperti patung


"apa laki-laki itu tidak pegal kaki nya yang panjang itu ? udah hampir 1 jam disini , tapi dalam waktu sepanjang itu malah tidak terpancing seekor ikan satu pun , sepertinya bos besar juga ada hal yang tidak dikuasainya.. (batin Alena ) yang sudah meremehkan laki-laki itu yang sudah melihat Dan memperhatikan yang Sudah terbangun dari tidurnya


" kemari..


"tu.. tuan..


"temani aku memancing.. " pinta pasha yang sudah menyodorkan pancinganya yang membuat Alena pun langsung berdiri dan melihat kail pancingan itu yang kosong tidak ada umpan yang mengaitkannya yang membuat nya dirinya pun menaikan Ali's nya dengan wajah herannya

__ADS_1


"ahh!! pantesan saja dari tadi gak dapet-dapet ikan seekor pun ? ternyata umpan saja tidak di kaitkan?.. (batin Alena ) yang sudah mengaitkan umpanya dan di lempar begitu saja ke dalam laut tak butuh lama ikan pun terpancing yang membuat Alena pun merasa senang


" ahh.. ikan nya terpancing aku dapat yeehh.. ahh!!! ini ko!!... "triak Alena yang sudah panik dengan cepat menarik pancingannya dengan sekuat tenaganya yang membuat pasha pun dengan cepat terbangun dan membantunya


" sudah lepaskan saja!.."pinta pasha dengan wajah paniknya


sangking besarnya ikan yang Alena dapet sampai tali pancinganpun terputus yang membuat Alena pun terjatuh menimpa pasha yang sudah membantunya menarik pancingan itu dari belakangnya


dan mereka pun terjatuh bersamaan di atas kursi yang lumayan empuk jadi tidak ada cedera sedikit pun yang membuat Alena pun ingin melepaskan pancingan yang ada di tangannya tapi dengan cepat laki-laki itu membisikan ke arah telingannya yang membuat Alena pun terdiam sejenak yang Sudah merasakan kegelian ditelinganya


"pancing ini aku beli dua tahun yang lalu, waktu itu harga pasarannya 60jutaan . . " ucap pasha dengan suara bas nya yang membuat tangan Alena pun menggemgam erat pancingan itu agar tak terjatuh dari tangannya

__ADS_1


"yang benar saja harga pancingan ini senilai 60juta apa tak salah?.. (batin Alena ) dengan wajah bengongnya melihat pancingan yang sudah di pegang di tangannya dengan erat dengan posisi yang sudah ada di pangkuan laki-laki itu yang sudah memeluknya


"lanjut lagi pancing ikannya . " pinta pasha yang sudah memposisikan kepalaya yang sudah melengkung menciumi leher wanita itu yang begitu lembut beberapa kali yang membuat Alena pun merasa risih


"kau jangan.... macem-macem di tempat seperti ini?


"lekuk badanmu terlalu besar , jika begini aku mungkin tidak bisa menahannya lagi, pancinglah dengan baik , 1 ekor ikan ku hargai 10 juta, semakin banyak ikan yang kau pancing, semakin pula mengurangi waktumu menemaniku, dan aku akan menepati janjiku . . " ucap pasha yang sudah diam-diam tertidur di lekuk leher wanita itu begitu saja yang membuat Alena pun menahan berat bebanya di pundaknya


"1 ekor ikan 10 juta ! baiklah, asalakan aku bisa memancing beberapa ekor aku bisa mengurangi hutangku pada nya... ehh! suara apa itu apa dia tertidur? pantesan saja merasa berat sekali, kau itu udah bikin aku keberatan dan juga berat pikiranku aihh... ingin rasanya ku lempar ke laut paling dalam saat ini juga agar kau tak bisa bangkit lagi ! nyusahin saja aihh... (batin Alena ) dengan perlahannya mengaitkan pancingannya sementara agar tidak terjatuh dan secara perlahan bangun dari duduknya dan menyenderkan sembari di baringkan laki-laki itu di atas kursi yang panjang dengan hati-hati agar tidak terbangun dari tidurnya dengan sekuat tenaganya


" Hugh..huh... berat juga ternyata terlalu banyak dosa si lu uhh..baiklah udah beres dan dia pun seperti nya nyaman sebaiknya aku lanjut lagi memancing , lumayan kan beberapa ekor saja udah ngurangin hutangku , aihh.. kapan aku bisa melunasi hutang 2 miliar itu sepertinya akan lama atau sampai mati, entalah!? lihat saja nanti .. " dumel Alena yang menggerutu sendiri sembari membenarkan lagi benang yang sudah putus dengan penuh semangat

__ADS_1


__ADS_2