
"apa kau tidak tahu zames bit masih dalam liburan dikota p, jika kau ingin aku bisa aja ajak dia kevilla ku untuk minum bersama , aku sudah pernah bilang tidak akan menggunakan status temanku untuk mempengaruhinya, jika kalian tidak bisa menggunakannya, maka kerja sama ini juga akan berakhir sampai disini ! "ujar pasha dengan suara khasnya tersenyum licik kepada istrinya itu yang membuat alena pun yang mendengar itu sangat terkejut dengan wajah marahnya menatap pasha
"dia benar-benar licik, bukannya sebelomnya dia bilang ingin kami pergi menyakinkan zames bit untuk kerja sama, tapi, kami sama sekali tidak memberi kesempatan untuk mendekatinya... apa dia sengaja ingin mengulur waktuku?.. (batin alena) yang sudah terdiam dengan rasa emosinya yang tertahankan
"didalam pelukanku, seharusnya kau tidak memikirkan masalah orang lain terlalu banyak bukan! " pinta pasha dengan tatapan kesalnya memegang daku lancip alena dengan gemasnya yang membuat alena pun langsung beranjak bangun dari duduknya yang ingin menghidar dari kerakusan suaminya itu namun dengan cepat pasha pun langsung menarik tangan alena dan menyudutkan dibalik tembok dengan kasarnya
"ahh! tidak! jangan... " tolak alena yang berusaha keras ingin menolak keinginan suaminya itu yang sudah menarik dan dirobek bajunya dengan paksa sehingga dirinya pun tak berdaya dengan tenanganya yang lebih kuat darinya , yang sudah merasakan sentuhan demi sentuhan disekujur tubuhnya yang begitu liar oleh suaminya itu yang begitu haus dan candu akan tubuh istrinya itu , yang berulang kali memacukan tubuhnya dengan posisi berdiri dengan liarnya yang membuat alena pun sedikit kewalahan dengan tenanganya yang seperti kuda liar yang berteriak dan mendesah berulang kali yang tak henti-hentinya, untungnya diruang kantorpun genap suara dari luar jadi alena pun berteriak sekuat tenanganya dengan sikap suaminya itu
__ADS_1
beberapa jam kemudian..
alena pun yang sudah lemas diatas sopanya, pasha pun dengan segera menggedong tubuh alena kedalam ruang kamar istirahatnya
"cepat lah bersihkan tubuhmu, jangan khawatir Ada baju didalam lemari sebaiknya kau ganti baju itu dengan yang lain! " pinta pasha dengan suara khasnya membaringkan tubuh istrinya itu diatas ranjang dengan hati-hati dan dirinya pun langsung pergi kedalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya, yang membuat alena pun hanya bisa terdiam dengan wajah pasrahnya
"aku sangat heran kenapa pria jahat seperti dia! masih saja banyak perempuan yang ingin mendekatinya? .. (batin alena) dengan wajah kesalnya langsung beranjak bangun dari ranjangnnya dan berjalan menuju lemari mencari baju yang diujuk suaminya itu
__ADS_1
pasha pun yang sudah rapih dengan baju jasnya duduk diatas kursi kebanggaanya sembari melihat dokumen diatas mejanya, namun tak berselang lama alena yang sudah selesai berjalan keluar dengan baju yang sudah dia pakai, dan pasha pun dengan cepat melirik istrinya itu yang sudah berjalan menghampirinya
"belakangan ini aku sepertinya sudah terlalu kencanduan dengan wanita kecil ini.. (batin pasha) yang menatap memperhatikan tubuh istrinya itu dari atas sampai bawah
"tuan, aku sebaiknya pulang ini sudah terlalu lama, aku tidak Mau temanku mencariku! " pinta alena kepada pasha dengan suara paraunya sembari melangkah berjalan mengambil tas selempangnya diatas meja suaminya itu yang membuat pasha pun yang mendengar itu hanya bisa tersenyum kecil sembari menganggukan kepalanya sedikit dengan wajah datarnya, dan alena pun yang sudah melihat ekpresi suaminya itu langsung membalikan tubuhnya berjalan pergi menuju pintu dengan cepatnya namun dalam bersamaan seseorang pun datang dengan tiba-tiba didepan pintu dengan kasarnya yang membuat alena pun terkejut yang langsung memundurkan tubuhnya dibelakang pintu
brakkkk...
__ADS_1
"ahh!!...
"kak, Ada apa denganmu? sudah semalaman ini masih ada diruang kantornmu , apa kau sungguh sesibuk itu? kau malah membuang kak Jennifer sendirian dibawah Sana! " triak seseorang gadis yang bernama lili Natalie Abrahamic adik kandung dari pasha Abrahamic yang begitu manja