CintaKu Terjerat Oleh Lelaki Kejam

CintaKu Terjerat Oleh Lelaki Kejam
alena yang acuh


__ADS_3

beberapa menit kemudian..


suasana ruang pun jadi sunyi mencekam dan alena pun segera bangkit dari duduknya dengan wajah bingungnya


"cepat kemari! " pinta pasha kepada alena dengan tatapan dinginya, yang membuat alena pun semakin geregetan dengan diamnya yang masih menahan berdiri diposisinya


"semenjak dia sering menghinaku didepan umum , aku jadi tidak ingin menuruti apa kemauanya itu ! .. (batin alena) yang berusaha tenang didepan semua orang dengan diamnya


"heh, ternyata kau memilih untuk menjadi pacar dia! " sindir pasha yang sudah tersenyum sinis menatap alena


"ckk... semenjak wanita ini mengenal Simon , ternyata dia semakin berani dan malah melawan perintahku! sungguh menyebalkan!.. (batin pasha) yang sudah menampakan wajah kecewa dan kesalnya dengan diamnya, yang membuat zames pun terdiam memperhatikan sahabatnya itu


"ternyata wanita ini bisa membuat pasha merasa kesal, sungguh gadis yang istimewa!.. (batin zames) yang sedikit terkejut melihat wajah sahabatnya itu


"cepat duduk kemari, dan jangan perdulikan pasha! " pinta Simon dengan wajah kesalnya menatap alena yang sudah berdiri dihadapanya

__ADS_1


"tunggu! aku akan menuangkan air hangat untukmu dulu! "saut alena dengan rasa gugupnya dirinya pun berusaha tenang maksimal mungkin sembari membalikan tubuhnya kearah meja yang ada dihadapanya dan menuangkan air hangat kedalam gelasnya dengan hati-hati


"ini, minumlah berhubung kau baru diinfus , pasti tanganmu tidak bertenaga , dan tidak bisa memegang gelas dengan benar,jadi aku bantu yah! " ujar alena dengan sengajanya mengalihkan perhatian pasha kepadanya, yang tak mau dipermalukan atau dilecehkan didepan teman-temanya saat ini , yang membuat pasha pun yang melihat itu sangat marah dan kesal yang langsung beranjak bangun dari duduknya dan berjalan pergi dengan cepat meninggalkan mereka


"pasha! tunggu aku! kenapa kau begitu cepat berjalannya! " triak dante dengan wajah kagetnya langsung beranjak bangun dari duduknya dan mengikuti langkah pasha dari belakangnya


tak.. tak... tak..


"brakk.... (suara pintu)


prok. πŸ‘ prok πŸ‘..


"sepertinya kalian sudah berhasil, ternyata bisa membuat pasha marah, sungguh luar biasa! " sindir zames dengan suara khasnya melirik alena dengan diamnya


"luar biasa ? alangkah bagusnya jika dia sangat marah dan membenciku itu akan tambah lebih bagus lagi, apa lagi tidak mau bersedia menemuimu lagi, pasti hidupku akan lebih tenang!.. (batin alena) dengan wajah diamnya langsung beranjak bangun dari duduknya yang ingin monaruh gelas diatas meja nya

__ADS_1


"baiklah, kalian berbincanglah saja dulu , aku ingin keluar menemui suster dan mengambil obat sebentar! " ujar alena dengan wajah datarnya langsung membalikan tubuhnya dan berjalan pergi meninggalkan mereka berdua diruangannya


beberapa menit kemudian..


krakk... (suara pintu)


"ohh iya, sebelomnya kau ingin mengundang zames bit untuk memerani peran utama film mu 'kan? sekarang dia sudah menyetujuinya ! " ujar Simon dengan rasa senangnya memberitahukan kepada alena yang sudah berjalan masuk menghampiri dirinya sembari membawa obat ditangannya


"aku belom menyetujuinya , aku hanya bilang akan mempertimbangkannya saja! " protes zames dengan kesalnya mendengar perkataan Simon kepada alena yang sudah melipat kedua tangannya didadanya


"hey, kenapa dia tiba-tiba berubah pikirannya? apa kau yang membantuku untuk memujuknya? " tanya alena dengan wajah bingungnya menoleh melihat Simon


" benar, dia itu adalah adik sepupuku! "saut Simon dengan wajah senangnya memberitahukan status pria yang masih duduk diatas sofa itu kepada alena , yang membuat alena pun yang mendengar itu sedikit terkejut


" apa?..

__ADS_1


__ADS_2