CintaKu Terjerat Oleh Lelaki Kejam

CintaKu Terjerat Oleh Lelaki Kejam
bertemu lagi


__ADS_3

beberapa menit kemudian..


mereka pun yang sudah amat bertenaga lagi bergegas memakai bajunya masing-masing termasuk alena yang sudah memakai baju handuk kimononya sembari melihat suaminya itu yang ingin meroko didalam Mobilnya


"tunggu! tuan... kau jangan merokok, aku tidak ingin keluaragaku mengetahui masalah ini, mereka akan mencium rokok ketika aku pulang nanti? " protes alena kepada suaminya itu dengan suara rasa keberanianya , yang membuat pasha pun langsung melirik istrinya itu dengan tatapan datarnya


"ehm?..


"apalagi aku sudah lama keluar tanpa pamit, apa ayah akan menghawatirkanku tidak yah? tapi jika aku keluar dari sini sekarang dan dilihat oleh orang lain... pastinya akan lebih berbahanya !.. (batin alena) yang sudah menampakan wajah bingungnya melihat suaminya itu yang sudah mengurungkan ingin merokoknya itu dengan wajah diamnya


"tuan! apa boleh aku pulang lebih dulu?... " tanya alena kepada suaminya itu dengan wajah rasa keberanianya yang membuat pasha pun yang mendengar itu langsung menampakan wajah tak sukanya


"duduklah sebentar! " saut pasha dengan wajah dinginya yang membuat alena pun hanya bisa terdiam dengan wajah pasrahnya yang sudah menundukan wajahnya kebawah tanpa disengaja melihat beberapa sampah tisu dibawah kakinya


"ini tadi... kotor sekali!.. (batin alena) dengan insiatifnya memungkut beberapa sampah tisu kedalam sampah kecil disampingnya dengan wajah semu merahnya yang abis tadi bertempur dengan suaminya itu, yang membuat pasha pun melirik memperhatikan istrinya itu


"apa yang kau lakukan biarkan saja nanti ada orang yang membersihkan isi mobil ini! " protes pasha dengan suara khasnya melihat istrinya itu, yang membuat alena pun yang mendengar itu tak menghiraukannya dirinya pun hanya fokus memasukan hingga bersih kedalam tong sampah kecilnya


"oh iya, waktu malam itu aku ingin berterima kasih kau sudah berani terjun kelaut dan menyelamatkanku? lalu sekarang untuk apa kau kesini apa ada project baru? " ujar alena dengan suara khasnya melihat suaminya itu yang sudah bersandar dengan diamnya yang berpura-pura tidur didepan istrinya disaat bicara kepadanya


"dia kenapa? apa dia tidur ? apa hanya pura-pura saja?.. (batin alena) yang terdiam memperhatikan wajah suaminya itu yang sudah membuka matanya melirik istrinya itu dengan tatapan datarnya


"investasi, suruh ayahmu membeli beberapa rumah tua ini, apa kau tahu, tahun depan perumahan disini akan sangat berharga nilainya! " saut pasha dengan suara khasnya memberitahukan kepada istri kecilnya itu dengan wajah dinginya, yang membuat alena pun yang mendengar itu sedikit terkejut


"apa maksud ucapanya?! apakah dia ingin berinvestasi untuk mengembangkan jalan disekitar rumah ayahku? . . (batin alena) yang langsung terdiam dengan wajah begongnya namun dengan tiba-tiba ponselnya pun berbunyi disamping duduknya

__ADS_1


kring.. kring.. kring..


yang membuat alena pun yang mendengar itu langsung mengakat telephone dari ayahnya di rumah Sana


" halo..


"ya, ayah aku sedang berada di rumah teman depan komplek sebelah , aku akan pulang agak malam , ayah jangan khawatir aku baik-baik saja! " ujar alena disebrang Sana yang sudah memberitahukan kepada ayahnya dengan suara pelannya yang membuat Yusuf yang mendengar alasan anak sulungnya itu langsung mematikan ponselnya dengan rasa leganya


"oh iya, tuan kapan kau akan berencana untuk pulang ? tak mungkin akan tidur disini kan? kalau sempat boleh gak antarkan aku kedepan jalan Sana? " tanya alena kepada suaminya itu dengan wajah berharapnya yang membuat pasha pun yang mendengar itu langsung tersenyum kecil , sembari merapihkan kemejanya


"kenapa? apa kau takut dilihat orang lain? " saut pasha dengan suara khasnya milirik dan menatap istrinya itu yang sudah mengelus dagu lancipnya itu dengan lembutnya


"tuan, tolonglah aku harus segera pulang? " pinta alena yang sudah merasakan was-wasnya dengan sikap suaminya itu


"jian, kembalilah CEpat, dan kendarai Mobilnya lagi aku sudah selesai! " pinta pasha kepada seketarisnya disebrang Sana , yang membuat jian yang tak banyak basa basi lagi hanya bisa mengiyakannya disebrang Sana, dan pasha pun langsung mematikan ponselnya dengan sepihak


"ckk.. setiap kali aku menggodanya , ekpresi wajah wanita ini ternyata menarik juga! . . (batin pasha) yang sudah tersenyum liciknya melirik istrinya itu


beberapa menit kemudian...


"mau turun dimana? " tanya pasha kepada istrinya itu yang membuat alena pun langsung menujuk toko buah yang tak jauh dari Mobilnya itu


"didepan belok kiri ada persimpangan , deket toko buah aku turun disana saja ! " saut alena kepada suaminya itu, yang membuat jian pun yang mendengar itu langsung menuju yang dimaksudkan kekasih +istri rahasia tuannya itu


tak butuh lama..

__ADS_1


alena pun bergegas turun sembari menutup pintu Mobilnya itu


brakk.... (suara pintu Mobil)


"dah.. sampai jumpa tuan! " ujar alena pamit dengan suara khasnya melambaikan tangannya kearah suaminya yang masih terdiam


"ehmm! " saut pasha singkat, yang membuat alena pun hanya bisa berdiri terdiam dengan wajah pasrahnya melihat sikap suaminya itu yang begitu dingin dan licik


"baru beberapa lama, aku sudah malah tersiksa sebagi budaknya, kapan aku bisa terlepas dari jeratan pria itu dan kembali kehidupan baruku , dalam waktu sesingkat ini banyak sekali hal yang terjadi dan masalah begitu banyak, aku seperti merasakan . . perasaan didunia lain. . (batin alena) dengan dilemannya yang mengingat pertama kali dia jumpa dengan pria yang sudah menjadi suami rahasiannya , dan berjalan menuju toko buah langganannya


"sudahlah, sebaiknya aku beli buah dulu, untuk dibawa pulang agar ayah pun tidak merasa curiga.. " ujar alena dengan suara pelannya berjalan menuju toko buah yang tak jauh darinya


beberapa menit kemudian..


alena pun yang tak banyak basinya langsung bergegas pergi dan berjalan terburu-buru menuju gang kecil komplek perumahannya namun tanpa disengaja dirinya pun tersandung yang membuat buah yang ada ditangannya pun terjatuh berserakan


" ahhh!!... buahku!.. aww! sakit sekali,kakiku! ini gara-gara efek setelah abis tenggelam ditambah lagi dengan siksaan yang diberikan laki-laki itu tadi , membuat aku pun tak sanggup berjalan lagi kakiku begitu lemas sekali ! "dumel alena yang menahan rasa sakit dikakinya yang tersandung oleh kakinya sendiri yang membuat dirinya pun mau tidak mau mengambil satu persatu buah jeruk yang sudah berceceran dimana- mana namun dengan tiba-tiba seseorang pria pun datang membantunya memunguti buah jeruk kedalam kantung plastiknya yang membuat alena pun sedikit terkejut melihat sosok pria yang memakai jaket kulit hitam itu yang tak lain adalah pria yang saat ini yang dia takuti


"kau!!... " ujar alena dengan wajah paniknya ingin menghidar dari pria yang beranan Simon itu yang sudah berdiri dihadapanya yang membuat alena pun memundurkan tubuhnya begitu cepat dengan wajah ketakutanya mengingat kejadian disaat diatas perahu malam itu , namun dengan tiba-tiba truck barang pun melaju dengan kecepatan tinggi menuju kearahnya


tin... TiN... Tin.. (suara kelakson)


alena pun yang baru sadar berdiri dijalanan menoleh truck didepanya dengan wajah terkejut dan shoknya


"aAaaAa.....

__ADS_1


__ADS_2