CintaKu Terjerat Oleh Lelaki Kejam

CintaKu Terjerat Oleh Lelaki Kejam
diperusahaan Giorgio


__ADS_3

"oh iya, apa kau berminat ingin menjadi asistenku? aku akan memberikan gajih tahunan mu senilai 200juta , tapi , berhubung kau hanya kerja paruh waktu , jadi ini adalah harga paling cocok , yang bisa aku tawarkan kepadamu bagaimana? "ujar Nicole yang menawarkan perkerjaan kepada alena dengan wajah seriusnya yang membuat alena pun sedikit terkejut bukan main mendengar ucapan dari pria yang ada dihadapannya dengan wajah bengonya


" apa? 200juta !? "saut alena dengan wajah sedikit tidak percayanya menatap Nicole dengan seriusnya


" karena kau cukup jujur,tapi , aku jujur saja, jika orang lain yang memberikan proposal ini, mereka minimal akan meminta uang sebesar 500 juta , kau cukup membantuku menghemat uang sebesar 300juta , dan aku akan memberikanmu uang tahunan 200 juta, itu cukup setara dengan memperkerjakanmu secara cuma-cuma selama 10 tahun! aku akan memberikanmu waktu satu hari, untuk mempertimbangkan dengan baik dengan penawaranku itu ! " ujar Nicole dengan santainya memberitahukan alasanya kepada alena sembari menikamti secangkir kopinya yang sudah ada ditanganya , dan bergegas bangun dari duduknya sembari mengajak alena yang sudah berdiri dibelakangnya


"ayo pergi, ikuti aku, aku akan membawa kau pergi ketempat yang bisa mengenyangkan perut kita sembari membicarakan mengenai perkerjaan kita ? " ajak Nicole kepada alena dengan wajah datarnya , yang membuat alena pun yang mendengar itu langsung beranjak bangun dari duduknya dan mengikuti langkah Nicole dari belakangnya menuju keluar ruangannya, namun dalam bersamaan alena pun bertemu dengan pasha yang sudah ditemani seorang wanita disampingnya yang tak lain adalah Jenifer yang selalu nemplok dibudak suaminya itu dengan manjanya


"hey! ini masih waktu kerja kalian berdua mau kemana? " tanya Jennifer yang tersenyum senangnya melihat mereka berdua yang sudah berdiri dihadapannya


"mau pergi temani adik kecilku , makan kue disore hari , lalu kalian berdua mau kemana? " saut Nicole yang tersenyum ramahnya sembari merangkul pundak alena dengan pedenya, yang sudah bertanya balik kepada mereka berdua


"owh, kami baru saja kembali, hari ini pasha menemaniku pergi bermain , kalau begitu kami pergi dulu dah.. " saut Jennifer sembari melambaikan tangannya kepada Nicole dengan senyum senangnya meninggalkan mereka berdua , yang membuat alena dan pasha pun hanya bisa saling terdiam dengan wajah datarnya , melihat pasangan mereka masing-masing saat ini

__ADS_1


"melihat pasha sedekat ini dengan wanita lain, apa dia tidak cemburu, malah tersenyum bahagia begitu? kelihatanya alena sungguh tidak menyukai pasha.. (batin Nicole) yang sudah melirik dan memperhatikan ekpresi wajah alena saat ini yang sedang memandang punggung kedua orang itu yang sudah berjalan pergi dari pandangannya


1 jam kemudian..


alena dan Nicole yang sudah selesai menikamti kue dan tehnya langsung bergegas menuju lobby


"baiklah, terimakasih kak Nicole atas telaktirannya tadi, dan aku sudah selesai mempertimbangkan tawaran yang kak Nicole tawarkan tadi menjadi asistenmu aku bersedia ? " ujar alena dengan wajah senangnya menoleh kepada pria yang ada disampingnya itu yang membuat Nicole pun yang mendengar itu sangat senang


"bagus, pilihan yang bijak, kalau begitu sampai jumpa aku antar sampai sini, aku masih banyak perkerjaan! " saut Nicole dengan wajah senyum ramahnya langsung membalikan tubuhnya dan berjalan pergi dengan gayanya


kring.. kring... kring...


yang membuat alena pun dengan cepat langsung merongoh ponselnya dari dalam tasnya dan melihat nomor dilayar ponselnya itu yang tak lain adalah suami sirih dengan wajah terkejutnya yang langsung dengan cepat mengakat telephonenya itu

__ADS_1


"halo..


"datang keruanganku sekarang! " pinta pasha dilantai atas Sana dengan wajah dinginya


"tunggu! bukannya tadi kau pergi bersama Jennifer? " saut alena yang sudah menampakan wajah paniknya yang masih berdiri dilantai dasar


"dia sudah pulang 5 menit yang lalu, jika kau tidak datang , aku akan pergi kebawah untuk menyeretmu kesini ! "ancam pasha dengan suara tegasnya dilantai atas Sana sembari mematikan ponselnya dengan sepihak , yang membuat alena pun yang mendengar itu hanya bisa menampakan wajah kesalnya sembari menghelang nafas beratnya, yang sudah membalikan tubuhnya dan berjalan masuk lagi menuju lift


tak berselang lama..


krekkk.... (suara pintu)


alena pun dengan rasa gugupnya berjalan masuk keruang kantor suaminya itu dengan wajah was-wasnya yang sudah melihat suaminya itu berdiri disamping kaca jendelanya dan pasha pun langsung menoleh dan melihat istrinya itu yang sudah berdiri didepan pintunya dengan wajah diamnya

__ADS_1


" kemarilah . . "pinta pasha kepada alena sembari mengulurkan tangannya kearah istrinya itu, yang membuat alena pun mau tidak mau mengikuti apa yang diperintahkan suaminya itu yang sudah berjalan menghampirinya , yang membuat pasha pun dengan cepat meraih dan memegang tangan istrinya yang sudah berdiri dihadapannya dan membalikan tubuh istrinya itu kearah jendela yang sudah disuguhkan pemandangan diluar Sana melihat sunset disore hari yang membuat alena pun sedikit terkejut dan terpesona melihat pemandangan diluar Sana yang sudah dipeluk suaminya itu dari belakangnya yang begitu erat


"apa kau ingin pergi begitu saja? " ujar pasha dengan suara khasnya mencium pucuk rambut istrinya itu dari dekapanya, yang membuat alena pun yang mendengar itu hanya bisa terdiam dengan hati was-wasnya


__ADS_2