CintaKu Terjerat Oleh Lelaki Kejam

CintaKu Terjerat Oleh Lelaki Kejam
kelicikan Pasha pada istrinya


__ADS_3

Tak berselang lama..


mala pun masuk dengan pedenya yang sudah ketuk kamar tuanya berulang kali


tok... tok.. tok...


klikk... (suara pintu terbuka )


"kalian berdua barusan pergi kemana? aku sudah lama mengetuk pintu , tapi tidak Ada orang yang menyahuttiku? " ujar mala dengan pedenya berjalan masuk dengan wajah lembutnya, yang membuat Alena pun terkejut yang sudah beranjak bangun dari duduknya ..


"ternyata Alena bersama tuan Pasha? perempuan ini, tidak tahu sudah beberapa banyak siasat buruknya! sebaiknya aku harus lebih cepat dari dirinya! sialan!.. (batin mala) yang sudah menampakan wajah kesalnya yang tertahankan didepan lelaki Itu


"aku baca buku di sana, kau duduk saja ! " pinta Alena yang sudah duduk menghidar dari suaminya Itu , yang membuat Pasha pun langsung terdiam yang sudah menampakan wajah surmanya mendengar berkata istrinya Itu barusan


"perempuan ini berkali-kali mendorongku kesisi perempuan lain, dia sepertinya sama sekali tidak menganggap keberadaanku!.. (batin Pasha) dengan wajah dinginya yang membuat mala pun dengan rasa PDnya langsung berjalan Dan duduk mengahampiri tuannya


" Pasha, aku...


"Ada yang sedang kukerjakan , kau turunlah kebawah , tunggu aku dibar, nanti aku Akan datang mencarimu untuk minum anggur! " pinta Pasha dengan suara khasnya yang Tak menoleh melihat wanita Itu yang sudah menampakan wajah dinginya, Dan menghiraukan mala yang sedang bergelanyutan di bahunya yang sudah bersandar dengan manjanya, yang membuat dirinya pun langsung beranjak bangun dari duduknya dengan cepat


"baiklah, kalau begitu aku Akan bersiap, jangan terlalu lama , aku menunggumu memberi kejutan untukmu.. " saut mala dengan rasa senangnya langsung berjalan keluar sembari menatap Alena dengan sinisnya


"ehMMm...


Tak... Tak... Tak...


yang membuat Alena pun terdiam dengan wajahnya yang sudah ditutup dengan bukunya Itu ,yang sudah menampakan wajah ketakutannya melihat suaminya Itu yang sudah terdiam dengan dinginya


"apa dia marah lagi? kenapa? seharusnya.. tidak Ada hubungannya denganku Kan? bagus juga bila malam ini dengan malam quen aku bisa sedikit bernapas lega, jadi dia tidak Akan kembali menyiksaku lagi!.. (batin Alena) dengan diamnya sembari melanjutkan membaca materi di dalam bukunya Itu


beberapa menit kemudian..

__ADS_1


Tak.. Tak... Tak..


" Pasha, akhirnya kau datang juga.. "sapa mala dengan wajah senangnya berjalan menghampiri tuannya Itu yang sudah berpenampilan begitu seksi dengan bajunya yang begitu trasparan, yang membuat Alena pun terkejut melihat mala yang seperti wanita penghibur pada umunya


"ya ampun, kenapa orang ini keterlaluan sekali, jelas-jelas dia berjanji untuk membiarkanku belajar dikamarnya, tapi kenapa malah membawa ku kesini? Dan melihat mala yang begitu seksi, apa mereka sengaja membiarkan aku ikut minum bersama Dan melihat kegilaan lelaki ini yang Tak mau lepas sedikitpun dariku!.. (batin Alena) yang terdiam sejenak dengan pikiranya yang mengikuti langkah suaminya Itu yang sudah memegang tanganya yang begitu erat


"Pasha, apa aku terlihat cantik berdandan seperti ini? " tanya mala dengan bangga Dan PDnya menatap lelaki Itu yang begitu dekat yang membuat Pasha langsung membalikan tubuhnya menoleh pada istri kecilnya Itu dengan senyum jahatnya


"lain kali kau juga harus berpakainya seperti ini Iyá Kan ?" pinta Pasha dengan suara khasnya menatap istrinya Itu , yang membuat mala pun sangat kesal Dan marah pada Alena yang sudah merebut perhatian seorang laki-laki yang terkaya Dan terpandang disejakat raya Ásia


"sekarang pergilah menuangkan anggurku! " pinta Pasha pada istrinya Itu yang sudah melangkah berjalan menuju bar


"dasar aneh! dasar iblis! apa magsudnya lain kali? harus berpakainya seperti Itu!? lagian siapa juga yang mau berpakainya seperti Itu! najiss!. . (batin Alena) yang menggerutuk didalam hatinya sembari menuangkan anggurnya dengan hati-hati kedalam gelas suaminya Itu, namun dengan tiba-tiba Pasha pun langsung merangkul pinggang istrinya Itu kearah dekapannya yang begitu erat


" ahh!!


"melihat anggur ini, aku tiba-tiba ingin melihat tampangmu setelah mabuk nanti..! " ujar Pasha dengan senyum liciknya menatap istrinya Itu yang membuat Alena pun langsung membalikan wajahnya dengan juteknya


"kau boleh mencoba untuk kabur, hanya saja Akan kuberitahu akibat yang sudah berani melawanku ! " ancam Pasha dengan suara tegasnya yang membuat Alena pun terdiam sejenak dengan wajah cemberutnya menatap suaminya Itu yang sudah menyodorkan anggurnya kepadanya


"cepat minumlah! "pinta Pasha yang sudah menatap istrinya Itu dengan wajah dinginya yang membuat Alena pun mau tidak mau akhirnya dirinya pun meminum anggurnya sampai habis


gluk glukgluk~~~


" ahh!.. tuan, egr, kau... kau berjanji, setelah minum segelas ini, apa kau Akan membiarkanku pulang ke asramaku ? "tanya Alena dengan suara mabuknya yang sudah bersandar dibahu suaminya Itu yang sedikit pusing dikepalanya yang Tak biasa Itu, yang membuat Pasha pun yang mendengar Itu sangat kesal Dan marah yang sudah menampakan wajah dinginya


"baiklah, aku temani kau pulang untuk tidur! " saut Pasha yang sudah beranjak bangun dari duduknya sembari memapah istrinya Itu yang membuat mala pun langsung dengan cepat menghampiri tuannya Itu yang dari tadi diabaikan


"Pasha, aku juga sedikit mabuk, bisakah kau temani aku tidur saja? " pinta mala yang sudah bergelanyutan di bahu lelaki Itu dengan wajah berharapnya , yang membuat Pasha pun langsung sedikit menepisnya dengan tanganya dari bahunya Itu


"malam ini aku sudah bercinta 2x dengannya , kau Kira tenagaku sebagus apa? Kita bisa bercinta dilain waktu saja? masih Ada Hari esok bukan? "tolak Pasha dengan wajah dinginya sembari berjalan Dan mengendong istrinya Itu menuju kamarnya meninggalkan mala seorang diri dengan wajah kecewanya, yang membuat mala pun semakin kesal Dan marah yang sudah uring-uringan yang Tak karuan

__ADS_1


Tak berselang lama..


didalam kamar lagi-lagi Alena pun harus memakai baju yang persis seperti mala kenakan tadi


" ganti pakainyamu cepat Dan memperlihatkan kepada ku! "pinta Pasha dengan suara tegasnya yang membuat Alena pun terkejut dengan mata melototnya


"baju... tidur? seksi sekali.. tidak, aku tidak mau memakainya! " tolak Alena dengan wajah maboknya yang sedikit pusing dikepalanya Itu


"jika kau memakainya aku Akan mengurangi 10 malammu bersama ku? "ujar Pasha yang sudah amat geregetan melihat istrinya Itu


"tapi, ini terlalu... seksi.. "protes Alena dengan wajah melasnya, yang membuat Pasha pun sangat jengkel Dan kesal pada istrinya Itu yang sudah menarik bajunya Itu


"jika kau tidak pakai, langsung buka Dan tidur sana! " bentak Pasha dengan geregetan sembari menarik baju istrinya Itu dengan kasarnya


"ahh!! jangan! baiklah, aku pakai, aku Akan memakainya . . tapi tolong lepaskan bajuku! " triak Alena dengan wajah memohonya bercampur ketakutannya , yang membuat Pasha pun yang mendengar Itu langsung melepaskan tanganya dari tubuh istrinya Itu sembari mengehelang nafas beratnya


"uhu~~


"10 malam, baiklah sebaiknya aku harus sabar mengahadapi iblis seperti dia?.. (batin Alena) yang terdiam sejenak dengan pikiranya yang membuat Pasha pun memperhatikan istrinya Itu


"cepat lepaskan bajumu Itu? "pinta Pasha dengan nada tingginya yang membuat Alena pun dengan cepat menuju kamar mandi Dan menganti baju lingerie yang begitu seksi Dan trasparan


beberapa menit kemudian..


Alena pun yang sudah selesai, berjalan keluar dengan wajah malunya Dan risihnya yang Tak biasa Itu , yang membuat Pasha pun langsung terbangun dari duduknya Dan berjalan menghampiri istrinya Itu yang sudah memperhatikan dari ujung sampai Bawah kaki


" tuan, kau berkata tadi , bila aku sudah memakai baju ini? kau akan mengurangi 10 malam denganmu Kan? " tanya Alena dengan suara gugupnya namun dengan tiba-tiba Pasha pun langsung mendorong istrinya Itu keatas ranjangnya


"ahhh!!! . . tuan bukannya kau.. bilang tadi malam ini tidak Ada tenaganya lagi, tapi kau... "tanya Alena dengan suara mabuknya yang Tak bertenaga dengan pasrahnya yang sudah ditindih tubunya oleh suaminya Itu yang seperti kuda liar


"kau Salah dengar, perempuan ku ternyata mencurigaiku? apakah aku harus membuktikanya , Agar kau tahu kalau aku Itu sanggup melakukannya sampai kau puas diatas ranjang.. " bisik Pasha dengan suara pelannya sembari menciumi telinga Dan menggigitnya secara perlahan yang membuat Alena pun sedikit kesakitan Dan geli yang Tak bisa apa -apa lagi dengan tubuhnya yang sudah pasrah dengan apa yang dilakukan suaminya Itu yang berulang-ulang kali yang membuat dirinya pun terbawa suasana yang sudah mengeluarkan desahannya yang diinginkan Pasha saat ini yang sudah memulai memanas dan liar seperti api yang menyambar Listrik

__ADS_1


"ahhh!!! ya..💕ahhh!!!..ahhhh!!! ..💕emmmm!!! ahh!!..💕


__ADS_2