
dan di tempat lain..
yang saat ini Pasha pun sedang berada di dalam mobilnya
"tuan apa kau tidak mencurigai perkataan jajang jaca ? kecelakan mobil waktu Itu sungguh hanyalah kecelakan Dan ketiga anΓ£k kecil Itu malah menghilang tanpa jejak? " ujar Jian yang sudah memberitahukan pada tuan nya yang sudah duduk disamping supir
"cari orang untuk mengikuti dia, ikuti dia selama 24 jam , Dan tidak boleh lengah sedetikpun! "pinta Pasha dengan suara tegasnya pada seketarisnya itu
" baik tuan, apa sekarang Kita pergi menghadiri acara pesta ? "tanya Jian pada tuannya yang hanya memastikannya
" EMm...
1 jam kemudian..
tak... tak... tak...
diacara pesta yang sudah banyak orang berdatangan silih berganti, termasuk nana yang sudah berjalan masuk dengan wajah senanngnya melihat di dalam sana yang begitu ramai Dan megah Dan tak lupa Alena pun berjalan masuk dengan gaunnya yang berwarna hijau muda yang serasi dengan asosoriesnya Dan sepatunya yang sedikit risih tak biasa Itu
"Alena, memang adalah gadis tercantik diseluruh jurusan teknologi di kampus Kita! tak disangka kau seperti dewi kecil, ayo cepat lihat aku, aku Adalah penggemarmu! hahah... "ujar nana yang terus memuji kecantikan sahabatnya Itu yang natural Dan alami yang memberi sedikit polesan mikup di wajahnya yang begitu terpancar bersinar
" sstttt... diamlah jangan usil, kau juga cantik Dan telihat anggun memakai gaun merah mudah aku juga hampir pangling dibuatnya, yang setiap Hari hanya memakai celana jeans kalau gak celana pendek ppffffftttt.... "saut Alena yang sudah memuji kecantikan sahabatnya Itu sembari canda gurai
__ADS_1
"kenapa kau tidak membiarkan aku mengatakan kenyataannya , hmph!.. jujur saja aku sebenarnya risih tapi apa boleh buat aku hanya melakukanya untuk ingin bertemu dengan zames bit, baiklah sebaiknya aku makan saja untuk mengobati hati kecilku yang terluka ini!.. "ujar nana dengan ledekkanya langsung berjalan menghampiri makanan kesukaanya yang begitu rakus yang sudah memasukan makanannya kedalam mulutnya yang sudah penuh , yang membuat Alena pun tendiam sejenak dengan pikiranya menatap punggung sahabatnya Itu
"mengenai masalah gaun Dan kartu undangan , meskipun nana menutupinya bagaimana bisa dia bisa mendapatkan barang-barang ini, sungguh mencurigakan sebaiknya nanti aku desak dia setelah pulang dari pesta.. (batin Alena) dengan wajah diamnya, tanpa sadar nana pun menoleh melihat sahabatnya Itu yang sedang menguyah makananya
"hei! kenapa malah begong disitu ! cepat Kita keyangkan dulu perut Kita, sebelom tamu yang Kita harapkan belom datang! " ajak nana memangil sahabatnya Itu yang tidak jauh dari dirinya sembari menyuap makanannya beberapa kali
"emm.. enak juga ternyata.. " guman nana yang sangat amat senang Dan Tak memperdulikan orang lain melihat tingkahnya Itu
"sudahlah, siapa juga yang tidak memiliki rahasia termasuk diriku ini?sebaiknya kutunggu saja sampai dia berinsiatif ingin memberitahukan padaku ! . . (batin Alena) yang sudah berjalan menghampiri sahabatnya Itu yang sudah pelepotan dibibirnya
" kau, berantakan sekali seperti bocah umur 2 tahunan saja hahah...!tunggu! biar aku elapkan untukmu.. "ledek Alena dengan candaanya mengelap bibir sahabatnya Itu dengan tisu yang Ada dihadapnya
" sudah! Kan gini cantik sebaiknya makanmu jangan terlalu rakus, sayangkan lipstiknya hahah... "ujar Alena dengan ledeknya pada sahabatnya Itu
" ammm... yamm.. gak buruk juga hahah... "saut Alena yang sudah menguyah makanannya Dan mengabilnya kedalam piringnya, namun dengan tiba-tiba Ada seseorang datang menghampiri mereka berdua dengan pesonanya yang sudah berjalan dibelakangnya
Tak... Tak... Tak...
"nona yang cantik jelita , aku sepertinya tidak pernah melihatmu dikalangan kelas atas? Dan diacara seperti ini sebelumnya, apa kau baru datang di kota ini? " tanya laki-laki Itu yang berambut pirang yang bernama Dante direitos menatap punggung wanita yang berbaju hijau muda Tak lain iyalah Alena Dan nana yang sudah berbalik muka melihat sosok lelaki tampan yang sudah berdiri dibelakangnya
"ah! aku sangat jarang menghadiri acara pesta seperti ini, malam ini aku datang hanya untuk bermain saja, maaf tuan aku tidak akan mengganggumu lagi ! "saut Alena dengan suara khasnya menatap laki-laki Itu dengan wajah tenangnya
__ADS_1
"tidak mengganggu juga, aku juga datang kesini juga untuk bermain, tidak Ada masalah serius lainnya, jika Kita ingin semua bermain, boleh aku menanimu? " pinta Dante dengan suara ranyuannya menatap Alena dengan senyum liciknya yang membuat nana pun langsung menyahutinya dengan senyum sinisnya
"kaka tampan, cara menggombalmu sedikit ketinggalan jaman dengan perkataanmu Itu! " Cetus nana dengan suara juteknya yang sudah menghalangi sahabatnya Itu dengan tubuhnya , yang membuat Alena pun sedikit khawatir dengan sikap sahabatnya yang sudah Ada didepannya
"gawat, nana paling benci pria buaya darat yang suka menggonda wanita hanya merasa dirinya sangat tampan . . (batin Alena) yang sudah sedikit cemas memegang lengan sahabatnya Itu
"aku Dante direitos, general menejer diperusahaan gostei dari bidang berfilman! "ujar Dante yang sudah mengeluarkan kartu namanya Dan menyodorkannya kepada wanita Itu,yang membuat Alena dan nana pun terdiam terpaku mendengarnya
"perusahaan gostei ? perusahaan Terbesar kedua setelah perusahaan fazer lindo? . . (batin mereka berdua) yang sudah menampakan wajah bengongnya menatap laki-laki yang Ada dihadapnya Itu
"kami adalah mahasiswa dari jurusan teknolongi Dan studio berfileman , semoga kedepannya kami bisa berkesempatan untuk berkerja Sama dengan perusahaan anda! " saut nana yang sudah berubah wajahnya menjadi senyum ramahnya sembari menerima kartu namanya dari laki-laki Itu, namun dengan tiba-tiba di pojokan sana beberapa sekelompok orang berteriak histeris..
"aaaaah!...π πya tuhan... aahhh!!π π..
yang membuat nana Dan Alena pun menoleh melihat sekelompok orang yang sudah gaduh Dan ribut dengan wajah penasaranya
"Ada apa mereka berteriak seperti Itu ? " tanya nana pada sahabatnya Itu yang sama-sama memperhatikan sekelompok orang yang baru datang yang berseragam jas hitam yang sedang mendampingi tuannya
"aku juga tidak tahu!? " saut Alena yang masih penasaran memperhatikan sekelompok orang Itu yang sudah saling dorong yang ingin bertemu dengan artis yang terkenal Dengan tampan Dan rupawan yang sudah berjalan masuk dengan gagahnya
tak... tak... tak...
__ADS_1
"astaga! astaga!.. Itu zames bit ! ! aahh! dia tampan sekaliππ.. " triak sekelompok orang wanita yang sudah saling dorong ingin melihat dengan jelas
"ya, ampun ternyata dia lebih tampan dibandingkan didalam televisi ahhh! π. .πππ..