CintaKu Terjerat Oleh Lelaki Kejam

CintaKu Terjerat Oleh Lelaki Kejam
alena yang marah


__ADS_3

beberapa menit kemudian..


alena pun memberanikan dirinya memulai berbicara pada suaminya Itu dengan hati-hatinya


"nana, sebenarnya menemaniku tadi untuk mengganti obatku, makanya aku.. takut dia mengetahui rahasia Kita berdua .. " ujar alena yang sudah memberitahukan pada suaminya Itu yang masin terdiam dingin sembari fokus dengan letopnya yang Ada dipangkuanya


"memangnya aku Dan kau Ada masalah apa? " Cetus Pasha dengan dinginya yang membuat alena pun langsung menoleh melihat suaminya Itu dengan wajah kagetnya


"kenapa dia? apa dia sedang marah?.. (batin alena) dengan wajah bingungnya


"aku takut dia tahu sebenarnya,jadi aku beralasan ingin pergi ketempat syuting malam ini, jadi sengaja berlari kesini.. " ujar alena memberitahukan pada suaminya Itu


"apa kau sungguh takut pada ku? " tanya Pasha melirik istri kecilnya Itu sembari melipat letopnya Dan menaruhnya diatas meja disampingnya


"takut, sangat takut sekali sehingga aku pun bicara padamu dengan hati-hatinya.. " sindir alena yang sudah menampakan wajah melasnya Itu


"kau sungguh jujur sekali! "saut Pasha yang sudah tersenyum licik pada istrinya Itu yang membuat alena pun terdiam sejenak dengan pikiranya


"lelaki ini, bagai tidak memiliki hati nuraninya, bahkan senyumnya pun juga penuh kesombongan Dan licik.. (batin alena) dengan wajah diamnya yang sudah buang muka kearah lain melihat pemandangan di luar sana ,yang membuat Pasha pun dengan Tak sukanya langsung menarik tubuh istrinya Itu kearahnya yang begitu kasar


" ahh!!

__ADS_1


"kemarilah.. " pinta Pasha dengan tatapan dinginnya langsung memeluk istrinya Itu disampingnya yang membuat alena pun terkejut yang sudah menampakan wajah memohonya


"tuan Pasha, aku tidak bermagsud untuk melawanmu, hanya saja Kita sudah sepakat sebelumnya bukan?kau tidak boleh mengumumkan hubungan aku Dan kau.. saat ini? " ujar alena yang sudah memberitahu Dan memperingatkan suaminya Itu dengan wajah cemasnya


"sejak kapan aku sepakat denganmu?" saut Pasha enteng dengan santainya menatap istri kecilnya Itu


"kau sungguh takut pada ku atau tidak mau bersedia tinggal disisiku? " tanya Pasha dengan suara tegasnya yang membuat alena pun terdiam dengan wajah bingungnya


" dua-duanya takut, Dan tidak bersedia bersamamu, tapi ucapan seperti ini.. seperti nya dia ingin memancingku?.. "(batin alena) dengan cepat mengalihkan pembicaranya dengan gugupnya


"aku.... kau.. kau bagaimana bisa tahu aku Ada disini?apa sudah lama datang kesini?" tanya alena dengan wajah gugupnya menatap suaminya Itu, yang membuat Pasha pun langsung memegang wajah imut istri kecilnya Itu dengan perlahan


"tidak lama, hanya 1 jam saja.. "saut Pasha yang sudah menatap istrinya Itu sembari memegang bibir mungilnya Itu , yang membuat alena pun terkejut mendengar Itu dengan wajah bengongnya


" Jalan!


yang membuat alena pun terkejut dengan wajah paniknya menatap suaminya Itu yang Akan diajak pergi begitu saja


"tunggu! tuan, bukuku masih tertinggal dikamar asrama , malam ini bolehkan aku tidur diasrama? " pinta alena yang sudah menampakan wajah memohonya pada suaminya Itu yang sudah terdiam dengan wajah dinginya yang membuat alena pun Tak pantang menyerah yang sudah menampakan wajah melasnya Itu


"tolong tuan, Hari selasa besok aku Ada ujian Bahasa ingris aku ingin kembali untuk berlajar , tuan apa kau mendengarku?.. " pinta alena dengan hati was-wasnya melihat suaminya Itu yang Tak bergemi ataupun merespon padanya yang seperti pantung yang pura-pura tidur yang sudah memejamkan matanya , yang membuat alena pun terdiam tertunduk dengan wajah pasrahnya

__ADS_1


"pura-pura tidur, aku sudah berpikir teralu banyak, lelaki Itu bagaimana mungkin perduli dengan perasaanku! sungguh menyebalkan!" (batin alena) dengan hati kecewanya


namun Tak berselang lama..


Pasha pun membuka matanya Dan melihat punggung supirnya Itu


"pergi kekampus.. " pinta Pasha pada supirnya Itu yang sudah paham langsung memutar balik kearah kampus istrinya Itu, yang membuat alena pun terkejut mendengar Itu yang sudah menampakan wajah senangnya menatap suaminya Itu


"terima kasih tuan...


"jangan berterima kasih padaku, aku hanya kasih kau waktu 15 menit untuk bawa bukumu Itu keluar, jika kau lambat tempat waktu, jangan salahkan aku bila aku berani masuk mencarimu Dan menyeretmu keluar! "cetus Pasha dengan suara tegasnya yang membuat alena pun terkejut dengan wajah kesalnya


"eh? apa? kau ingin aku mengambil buku pelajaranku.. Dan ikut pergi bersamamu ke villa ? " protes alena dengan wajah kesalnya yang membuat Pasha pun Tak menjawab pertanyaan istrinya Itu yang sedang menghitung menit dijamnya dengan suara tegasnya


"masih Ada 14menit 50 detik lagi.. " saut Pasha yang sudah memamerkan jamnya kearahnya dengan wajah dinginya yang membuat alena pun langsung turun dengan wajah marahnya yang sudah membanting pintu mobilnya dengan kerasnya


"brakkKKK.... (suara pintu mobil)


yang membuat supir Itu pun terkejut dengan wajah melotonya dengan tingkah wanita Itu pada tuanya yang berani


"nona alena apa sedang marah? aku mengira dia tidak Akan marah seumur hidupnya ,yang tidak berani marah atau emosi seperti barusan didepan tuan Pasha!?.. (batin supir Itu) yang masih tercengang melihat punggung wanita Itu yang sudah masuk dengan wajah marahnya , yang membuat Pasha pun tersenyum kecut sembari mengeluarkan cerutunya di dalam Saku jasnya

__ADS_1


"ckkk...


__ADS_2