CintaKu Terjerat Oleh Lelaki Kejam

CintaKu Terjerat Oleh Lelaki Kejam
membeli hadiah


__ADS_3

beberapa menit kemudian..


alena dan Natasha pun akhirnya keluar dari toko mainan yang sudah menenteng sebuah boneka Kain dari tangan mereka yang dibilang tidak terlalu Mahal , meskipun alena yang sedikit ragu tapi Natasha menyakinkan alena , agar membeli boneka Kain yang berukuran anak bayi 5 bulan


"yeh.. sekarang an'an sudah menjadi milikku, kakak sebaiknya berikan satu nya lagi kepada putri kecil itu, pastinya akan berbeda dengan hadiah orang lain, bagaimana pun kakak sudah memberikan hadiah paling berharga untuknya sudah menujukan ketulusan hatimu , betul'kan? " ujar Natasha dengan senangnya sembari memeluk boneka yang dibelikan alena untuknya, yang membuat alena pun tersenyum kecil menatap anak kecil itu


" baiklah! " saut alena dengan senangnya namun dengan tiba-tiba beberapa bodyguard menghampiri mereka yang membuat alena pun sedikit cemas


tak... tak... tak...


"Natasha ! awas bahanya! " triak alena dengan wajah paniknya yang ingin menghidar dari beberapa bodyguard yang sudah berdiri dihadapanya, namun dengan CEpat bodyguard itu pun langsung menundukan tubuhnya sedikit dengan hormatnya kearah Natasha


"nona kecil, sudah waktunya pulang, tuan muda terus mencarimu! " ujar salah satu bodyguard itu dengan suara khasnya , yang membuat Natasha pun yang mendengar itu langsung menampakan raut wajah tak senangnya melihat beberapa bodyguard yang sudah tertunduk hormat didepannya , dan alena pun yang melihat itu sangat terkejut dengan diamnya


tak butuh lama Natasha pun mau tidak mau akhirnya mengikuti arahan bodyguardnya yang sudah berdiri didepan pintu mobilnya dan menoleh melihat alena yang masih berdiri dibelakangnya


"kakak, aku pergi dulu terimakasih untuk hari ini, dan hadiah ini sudah dipilih oleh kita berdua, jangan khawatir pasti putri kecil itu juga akan menyukainya dah... kakak!... " ujar Natasha pamit sembari melambaikan tangannya kearah alena dengan senangnya, dan alena tentunya membalas lambaian anak kecil itu dengan wajah bengongnya dan melihat mobil itu yang sudah berjalan begitu cepat dari pandangannya


brummm....

__ADS_1


malam pun tiba..


diacara pesta ulang tahun yang begitu megah, yang membuat alena pun sedikit cangung melihat suasana kediaman keluarga Alexandra yang sudah rame ,dan alena pun sudah berdiri didepan parkiran dengan rasa gugupnya


"sudah bertahun-tahun tidak ada yang pernah memberi boneka kepada putri kecil? " ujar Simon dengan suara khasnya menoleh melihat boneka yang sudah dipegang oleh alena dari tangannya


"bagaimana denganmu? apa yang kau berikan kepadanya? apa boleh memperlihatkannya kepadaku? " tahya alena dengan wajah sedikit penasarannya, yang membuat Simon pun langsung mencubit hidung alena dengan gemasnya


"rahasia, pemiliknya juga masih belom membukanya , tidak bagus jika kau melihatnya lebih dulu! " saut Simon dengan rasa senangnya menatap alena yang begitu dekat dan dirinya pun langsung membenarkan tubuhnya dan berdiri dengan tegak sembari membenarkan jasnya


" aghh! sakit tahu! " ujar alena dengan sedikit kesalnya mengusap -usap hidungnya


tak... tak.. tak..


"hei! lihatlah, hari ini tuan muda dari keluarga bolivar membawa pasangan wanitan!? ini adalah pertama kalinya, bukan, apa gadis itu pacaranya? andai saja yang berdiri disampingnya itu aku! " bisik beberapa tamu yang sudah memperhatikan mereka berdua dengan tatapan irinya kepada alena


dan mereka berdua pun langsung duduk diatas sopa yang sudah disiapkan khusus untuk para tamu istimewa yang membuat Simon pun langsung beranjak bangun dari duduknya yang ingin meninggalkan alena sebentar


" ohh iya ,aku akan pergi sapa kakek dan pamanmku dulu , kau sebaiknya duduk disini saja dulu aku tak akan lama oke! " ujar Simon dengan senyum ramahnya sembari menyodorkan kue diatas meja untuk alena agar tidak bosan menunggunya

__ADS_1


"baiklah, jangan khawatir aku bisa sendiri disini, sebaiknya kau cepat pergi Sana! " saut alena sembari menganggukan kepalanya beberapa kali , dan Simon pun yang mendengar itu langsung membalikan tubuhnya berjalan pergi keruangan lain


dan alena pun dengan santainya melahap makanannya dan tak perdulikan orang lain yang sudah memperhatikan dirinya dengan tatapan tak sukanya


"cckck... apa dia akan memberikan boneka jelek itu kepada putri kecil?" tanya salah satu tamu kepada temanya dengan tatapan sinisnya


" ssttthhh... pelankan suara mu, dia datang bersama tuan muda kedua! "bisik temanya dengan wajah tak sukanya sembari mencolek lengan sahabatnya itu


"apa!?..


namun dengan tiba-tiba seseorang pun datang membawa karismanya , yang membuat kaum hawa pun berteriak heboh


"hei! cepatlah tuan pasha datang! " triak salah satu tamu yang begitu antusiasnya yang membuat alena pun yang mendengar itu sangat terkejut dan menoleh melihat suaminya itu yang sudah berjalan cepat menghampirinya , dan alena pun yang sedang makan langsung beranjak bangun dari duduknya yang ingin menghindari suaminya dengan wajah panik dan ketakutanya , namun dengan cepat pasha pun langsung berlari meraih tangan istrinya dari dekapannya


"ahhh!!..


" mau lari keman kau! apa ini enak? " ujar pasha dengan suara khasnya menatap alena dengan liciknya sembari mengelap bibir mungilnya yang penuh coklat , yang membuat para tamu pun sangat terkejut bukan main melihat wanita itu


"ssstttt.. sebenarnya siapa wanita itu? tadi tuan muda kedua, sekarang malah tuan pasha !trik wanita itu hebat sekali! "bisik beberapa para tamu dengan wajah irinya melihat mereka berdua

__ADS_1


__ADS_2