
"ini sungguh adalah kesempatan bagus untuk menyakinkan zames bit, hei alena! kau seharusnya pergi keacara pesta itu! " ujar Nana dengan antusiasnya memberi saran kepada sahabatnya dengan seriusnya
"tapi, aku merasa tidak cocok pergi kesana! lagian aku juga belom memutuskannya! " saut alena yang sedikit ragu
"tidak cocok kenapa lagi? toh tuan muda kedua dari keluarga bolivar yang mengundangmu, lagian mengenai tuan muda bolivar , konon katanya ayahnya Simon bisa berkembang karena menikah dengan putri dari keluarga Alexandra! tapi sepuluh tahun kemudian adik dari istrinya mendadak meninggal karena sakit, informasi jelasnya sudah ditutupi dan dua tahun kemudian, bibinya menikah lagi dan membawa calon suaminya masuk kedalam keluarga Alexandra, oh iya, ternyata, adiknya zames bit adalah anak angkat dari bibinya Simon bersama suami keduanya, dan identitas anak itu dijaga ketak, dan bahkan tidak ada fhotonya sama sekali, aku juga tidak tahu apa yang disukainya adik dari zames bit sekarang ini, oleh sebab itu kita harus memberikannya hadiah yang lebih baik! " ujar Nana panjang lebar yang memberitahukan identitas keluarga bolivar dan Alexandra kepada sahabatnya dengan detailnya
"begini saja dijalan xxx.. ada banyak toko mainan dan semacamnya , sebaiknya kita berpencar untuk mencari hadiahnya, begini akan lebih cepat! " saran Nana kepada sahabatnya yang membuat alena pun langsung mengiyakan ajakan itu sembari menganggukan kepalanya dan mereka pun tak butuh lama berpencar menuju toko mainan
__ADS_1
"ucapan Nana ada benarnya juga dan masuk akal, ini adalah satu-satunya kesempatan untuk menyakinkan zames bit , tapi apa kau bisa menghadapi acara seperti itu! . . (batin alena) yang sedikit gelisah dan bingungnya berjalan menuju toko , namun tanpa di sengaja alena pun melihat anak kecil yang begitu cantik dihadapanya yang seperti boneka
"eh? gadis kecil itu cantik sekali! wah~~bagaikan malaikat pasti bibitnya sangat bagus hingga anaknya begitu cantik! . . (batin alena) yang langsung berhenti berjalan sejenak menatap anak yang ada dihadapanya itu, namun tanpa di sadari anak itu menoleh melihat dirinya yang sudah melambaikan tangannya
"halo, kakak! " sapa gadis kecil itu yang sudah tersenyum manis manatap alena, yang membuat alena pun dengan rasa senangnya langsung menghampirinya
"kakak, apa kau bisa menelaktirku makan escrim? " saut anak kecil itu dengan wajah melasnya yang membuat alena pun tak bisa menolaknya, dan pergi menuju toko escrim yang ditunjuk anak kecil itu dengan senangnya
__ADS_1
beberapa menit kemudian..
alena pun dengan diamnya memandangi anak itu yang sedang makan yang begitu lahapnya
"ternyata anak gadis ini bernama Natasha alimbi , sungguh cantik sekali dia , senyumannya pun sangat imut.. siapa yang sangka ternyata dia adalah seorang yang rakus! makan escrim saja bisa menghabiskan jajanku 1 minggu dan ditambah makan stik yang harganya bisa aku pakai buat beli ponsel baruku untuk sany shan ! habislah sudah uang tabunganku !yang seenaknya main gesek kartu saja! . . (batin alena) yang sudah menangis bersedu-sedu didalam hatinya melihat selembar kertas struk dengan nominal pengeluaran uangnya yang begitu banyak dalam sekejap
beberapa menit kemudian..
__ADS_1
akhirnya mereka pun sudah selesai keluar dari dalam restoran yang membuat alena pun bernafas lega sembari bejalan mengikuti langkah Natasha dengan perlahan , yang sebelomnya alena pun tidak tahu kalau Natasha alimbi itu adalah anak orang kolongmerat dinegaranya yang kabur dengan diam-diam