
Di jalan begitu hening,hanya ada suara deru mobil yang berlalu lalang di jalanan,Vina maupun Aldo tidak berbicara sepatah katapun setelah kejadian itu.
Aldo menatap Vina yang hanya memandang ke jendela mobil,dia mencoba membuka suara tapi dia bingung mau bicara apa.
khem
khem..
Aldo mencoba mendehem,namun Vina hanya menatap sejenak lalu memalingkan kembali tatapannya.
"eee , ,Vin " panggil Aldo pelan.
"hmm, , " jawab Vina tanpa menoleh.
" loe marah sama gue ?" tanya Aldo,Vina hanya diam tak membalas.
Aldo kembali diam sampai hotel,dia tak lagi bicara apapun pada Vina,Vina pun hanya diam masuk ke kamarnya tanpa permisi .
"eeh Vin, tunggu " ucap Aldo menahan pintu itu agar tidak tertutup.
"apa sih Aldo, , ,gue capek ,gue mau istirahat" balas Vina mendorong tubuh Aldo.
Aldo mematung di depan kamar Vina yang sudah terkunci,dia bingung segitu marahnya kah Vina saat Aldo tidak Mau menghapus fotonya,?
Aldo pun memutuskan untuk kembali ke kamarnya .
bruk
Aldo melepas tubuhnya terlentang di atas kasurnya,dia menatap langit langit kamarnya sambil berfikir,dia merogoh ponsel di sakunya membuka kembali foto yang tadi jadi rebutan mereka.
__ADS_1
"Vin, , ,loe cantik banget " gumam Aldo sambil meraba wajah Vina dengan memperbesar ukurn fotonya.
degh,
Aldo terkejut,dia menatap intens wajah Vina dari Samping,tiba tiba dia teringat dengan elvina.
"El , , " gumam Aldo kembali memperhatikan foto itu.
"gak , , gak mungkin ini El, , gak mungkin, , El jauh berbeda dengan Vina " gumam Aldo lagi .
Dia mencoba menghubungi sekretaris papanya dan meminta identitas Vina ,
"untuk apa Aldo, kamu tidak sopan meminta itu " ucap papa Aldo.
"Aldo hanya ingin memastikan sesuatu aja pah,wajar dong Aldo ingin tahu semuanya tentang calon istri Aldo " jawab Aldo
"baik pa , , terimakasih " ucap Aldo.
**
Di tempat lain
Vina memegang dadanya masih berdiri menyandarkan punggungnya di pintu masuk kamarnya,dia memakan dadanya merasa sesak,dia benci perasaan yang sekarang di rasakannya.
"Vin, ,loe gak boleh jatuh cinta pada Aldo,Aldo musuh Lo ,dia yang sudah membuat loe menjadi seperti sekarang ini " gumam Vina meyakinkan dirinya jika karena Aldo lah dia menjadi Vina yang sekarang,perlakuan Aldo yang sudah keterlaluan membuat vina tak bisa melupakan kejadian itu.
dia merogoh ponselnya,dan menelpon Clara.
"Gue butuh hiburan " ucap Vina
__ADS_1
"oke, ,gue jemput loe sekarang ,dan 30 menit lagi gue sampai " ucap Clara.
"baiklah " jawab Vina.
dia berjalan ke arah kasurnya Dan merebahkan tubuhya di atas pantai kapuk yang empuk itu.
"aaarkh, , gue benci rasa ini " teriak Vina
dia menunggu kedatangan Clara di loby hotel,tak lama Clara datang dan mereka pergi ke sebuah bioskop,
"loe mau yang mana? " tanya Clara memilihkan Vina film film yang akan mereka tunggu.
"terserah loe aja!" Vina..
"baiklah ,Upin Ipin je ,yah , ,yah " ucap Clara meniru suara Upin Ipin.
Vina menoleh " Tak nak " jawab Vina langsung.
"hahaha,, ya sudah kita nonton ini aja " tawa Clara memilih film Tom and Jerry.
Yah Vina memang suka dengan film film kartun jaman dulu,karena menurutnya dia akan merasa bahagia dan merasa menjadi anak kecil kembali jika menonton film kartun , semua kesedihan yang dia rasakan akan hilang sejenak setalah menonton film itu.
terbukti tidak sampai lima menit ,Vina tertawa terbahak-bahak sambil memfokuskan matanya pada kaya besar di depannya ini yang sengaja dia sewa sendiri.
" loe sakit hati kenapa lagi saat ini?" tanya Clara saat melihat mood Vina mulai membaik.
dia sangat tahu kebiasaan Vina yang satu ini,jika dia meminta hiburan maka dia pasti akan mengajak Clara menonton film film kartun yang lucu.
***
__ADS_1