Di Kira Cupu Ternyata Suhu

Di Kira Cupu Ternyata Suhu
bab 55 menjebak Lira


__ADS_3

Vina dan Aldo menoleh saat mama Lauren masuk ke dalam kamar vina tanpa mengetuk pintu .


"Kaliannnn" ucap Lauren .


"Vina , jangan manja kamu,Aldo ke Amerika kan buat bisnis,jadi jangan kaya anak kecil Vina" ucap Lauren menyangka kalau Vina merengek karena akan di tinggal Aldo ke Amerika.


Mereka berdua kaget ,terutama Vina " maksud nama apa?" Tanya vina berdiri di ikuti oleh Aldo.


"Loh bukannya kamu lagi merengek agar Aldo tidak pergi? " Tebak Lauren membuat Vina tertawa


"Hahahaha, , ,mama mama, , , Vina bukan anak kecil maa , , ngapain juga nangis cuma di tinggal ke Amerika,toh juga Vina kapan aja bisa ksana kan " jawab Vina di balas anggukan Aldo.


Lauren mengerutkan keningnya" loh yang tadi?" Tanya Lauren


"Sudah lah ma,itu urusan anak muda, , mending mama kasi tau aja kenapa mama ke sini?" Tanya Vina


"Astaga iya mama lupa, , itu Aldo sudah di panggil papa nya,jam terbangnya sudah dekat " jelas Lauren.


Aldo mengangkat tangannya dan melihat jam ,dan tak di sangka ternyata mereka hampir dua jam di dalam kamar sampai Aldo lupa akan keberangkatan nya.


"Oh ya tante..maaf Aldo lupa waktu " jawab Aldo


"Ya sudah mama keluar dulu ya, , " Lauren pamit dan turun


Sementara itu Aldo kembali menatap Vina yang terdiam menunduk,Aldo mengangkat dagu Vina dengan telunjuknya .


"Kamu kenapa lagi?" Tanya Aldo


"Awas ya kalau kamu ketemuan sama Susan di sana " ancam Vina tiba tiba menjadi cemburu.


"Apa? Susan? " Tanya Aldo kebingungan


"Iya ,si Susan ada di Amerika dan sempat membuat keributan di caffe,tapi dia tidak tahu itu caffe punya ku " jelas Vina dengan nada cemburu.


"Kamu cemburu?" Tanya Aldo sambil meledek


"Iih apaan sih , ,enggak ya , , " kilah nya kesal .


"Ya sayang maaf ya, , ya sudah ayo anterin tunangan kamu dong ke bandara! " .


Ucapan Aldo membuat vina merasa senang ,dia tersenyum lalu mengangguk " ya sudah lima menit lagi aku turun ya" ucap Vina mendorong Aldo keluar dari kamarnya.


***


Entah mengapa vina merasa berat untuk mengantar Aldo ke bandara,pasalnya Vina sekarang benar benar suka dengan Aldo dan tidak ingin Aldo di rebut oleh siapapun,tapi dia juga tidak bisa ikut ke Amerika karena misi nya belum selesai.

__ADS_1


"Sayang jaga diri kamu baik baik ya," ucap Aldo berpamita


Vina mengangguk pelan " kamu hati hati ya,jaga mata jaga hati " celetuk vina membuat Aldo merasa tersanjung dan senang .


"Pasti dong,,kamu juga jangan macam macam lagi " ucap Aldo membuat Vina mengerutkan keningnya.


"Bicara apa sih kamu Al " ucap Vina belum siap dengan semuanya yang telah dia lakukan.


"Aku yakin kamu pasti paham " balas Aldo mengusap pelan rambut Vina .


Vina menatap kepergian Aldo dengan tatapan yang sulit di artikan " aku belum siap Al untuk jujur sama kamu tentang semuanya " ucap Vina dalam hati .


Setelah melihat pesawat yang di gunakan Aldo mengudara barulah Vina pulang,bukan ke rumah melainkan ke sebuah tempat yang memang sudah di rencanakan oleh Vina ,di sana Vina menunggu sambil menikmati minuman yang di sajikan oleh orang orangnya.


Di sisi lain Lira sudah siap untuk bertemu dengan orabf yang sudah membayarnya ,dia berjalan menyusuri koridor hotel dengan Rasa senang sekaligus deg degan ,ini kali pertama lira mendapatkan job besar dengan jumlah yang fantastis,untuk itu dia rela ke salon mahal untuk mempercantik dirinya dengan busana mewah dan berkelas.


"Dia pasti sangat kaya makanya sampai rela membayar mahal ,apa jangan jangan dia sudah tua bangkotan ? Iiihh " ngeri lira membayangkan pelanggan nya yang sudah membayar dirinya sangat mahal dari biasanya .


Lira berhenti sejenak dan berfikir " eeh tapi gak apa apa deh asal banyak duitnya " ucapnya lagi kesenangan,dia memikirkan ibu dan juga adiknya yang harus kuliah juga membayar sisa hutang dari almarhum papanya.


Tak lama lira telah sampai di ruangan hotel yang telah di informasikan,dia berdo'a dan berharap agar yang membelinya bukan orang yang sudah tua .


Tok


Tok


Tok


"Silahkan " ucapnya mempersilahkan lira


"Terimakasih" ucap lira kemudian masuk dengan. Gaya anggun dan tersenyum.


Namun senyuman lira terhenti saat melihat orang yang sudah menunggu nya tadi,


"El , , " panggil lira


Vina menoleh dan berdiri ,namun belum sempat Vina mengatakan apapun lira langsung berbalik hendak pergi.


"Mau kemana kamu ? Kamu gak akan bisaa pergi " ucap Vina tanpa mengejar lira.


Seseorang yang tadi membuka pintu pun menghadang lira untuk keluar.


"Jangan ikut campur urusan ku El !" Ucap lira tegas


"Aku tidak ikut campur ,aku hanya .." belum selesai ucapan Vina ,lira langsung menyeka nya.

__ADS_1


"Hanya apa ? Apa namanya ini kalau kamu tidak ikut campur El,aku tahu kamu kaya raya ,tapi aku mohon jangan ikut campur urusan ku dan jangan lakukan ini lagi,ini tidak akan mempan," ucap lira sedikit meninggi kemudian berbalik meninggalkan Vina.


Namun langkahnya terhenti kembali " oh ya uang yang sudah kamu berikan pada mami ,akan aku kembalikan" ucapnya lagi


"Lira tunggu lir ,aku belum selesai bicara" ucap vina


"Cukup Vin,aku tidak mau mendengar apapun lagi dari kamu,aku benci sama kamu " teriak lira


"Tapi aku perduli sama kamu,hiks , , ,hiks , , " Vina berlari dan memeluk lira .


"Aku gak mau kamu terjerumus lebih dalam lagi lira,aku gak mau,aku sayang sama kamu , , hik, , hik" tangis Vina kembali masih di pelukan lira


Lira di peluk hanya diam saja tanpa membalas pelukan Vina,namun saat Vina mengatakan bahwa dia sayang dengannya membuat tangannya terulur untuk membalas pelukan Vina.


Tik


Tik


Air mata Lira mengalir ," aku juga sayang sama kamu El,kamu satu satunya orang yang masih menganggap ku sahabat sampai sekarang, , hik, , ,hik , ," balas lira deengan tangisan.


"Kamu mau kan berhenti jadi seperti ini ? " Ucap buba membuat lira melepas pelukannya.


"Sorry El,tapi aku gak bisa,aku sudah terlanjur dan aku juga gak tau apa yang harus aku kerjakan untuk membayar semua kebutuhan orang di rumah " jelas lira .


Mendengar itu Vina menarik lira untuk duduk di ranjang " kamu bisaa membuka bisnis apapun yang kamu mau,uang yang aku kasi ke kamu anggap saja sebagai modal usaha kamu lir,aku yakin kamu bisaa " ucap Vina .


"Tapi, , apa? Aku gak bisa apa apa El,aku cuma bisa bekerja seperti ini," sambung Lira


"Sudah ,kamu tenang aja asal kamu janji tidak akan bekerja seperti ini lagi aku akan membantu kamu ,gimana? Kamu mau kan ?" Bujuk Vina .


Lira tampak berfikir sebelum mengiyakan" baiklah aku mau , ," jawab lira


"Janji ? " Ucap Vina memastikan.


"Iya janji, , , " balas lira kemudian memeluk Vina erat.


"Kamu kemana aja sih ,kenapa ilang ? Aku cari kamu kemana mana tapi gak pernah ketemu" tanya lira mulai mencairkan suasana.


Vina melepas pelukannya dan menjawab pertanyaan lira " sejak kecelakaan itu aku tinggal bersama orang yang sangat baik dan sayang padaku ,sampai saat ini mereka masih sayang dan juga mencintai aku seperti anak mereka sendiri " jawab Vina menjelaskan tentang kehidupan keduanya setelah kecelakaan pembullyan.


"Oh ya ,, yang benar saja kamu? Siapa? " Tanya lira antusias dengan cerita Vina.


"Nanti aku kenalin sama kamu ya,oh ya ibu sama adik kamu apa kabar?" Jawab Vina kemudian mengingat ibu dan juga adiknya .


"Mereka baik baik saja El,oh ya kok kamu bisa sama Aldo? Kamu sudah tahu semuanya ya? Tentang Aldo dan juga Brian dulu?" Ucap lira tiba tiba membuat Vina mengerutkan keningnya.

__ADS_1


"Hubungan apa?" Tanya Vina.


__ADS_2