Di Kira Cupu Ternyata Suhu

Di Kira Cupu Ternyata Suhu
bab 46 bertemu LIRA


__ADS_3

Di apartemen


Aldo mengerjabkan matanya dan mendapati Vina di sampingnya masih tertidur pulas dengan meringkuk menghadapnya.


"pagi El, , , " bisik pelan Aldo sambil mengusap pelan wajah Vina


aktivitas Aldo membuat Vina terganggu,Vina membuka matanya pelan dan sangat terkejut mendapati Aldo yang sedang memandangnya,dia langsung terduduk


"ngapain kamu? " kaget Vina mengambil selimut untuk menutupi dadanya.


Aldo pun bangun dan duduk, melihat Aldo diam Vina teringat dengan kejadian semalam ,bahwa dia berbagi ranjang dengan aldo yang ketakutan.


"haish, , ,aku lupa " ucap Vina kemudian dia menatap Aldo dan kembali menatap tubuhnya yang masih terbungkus pakaian .


"masih utuh, , , kamu gak perlu berfikir yang gak gak Vin,aku juga gak mau kok kalau kamu gak izinkan " celetuk Aldo ,dia tahu apa yang ada di pikiran Vina


Aldo kemudian bangkit dan masuk ke kamar mandi ,sementara itu Vina kembali teringat dengan kejadian semalam di mana dirinya merasa sangat nyaman dengan di peluk Aldo sampai dia terlelap.


detik kemudian ponsel Vina berdering,dia mengambil nya dan membuka pesannya, Vina senyum senyum sendiri sambil melirik ponselnya.


"kamu kenapa senyum senyum?" tanya Aldo baru saja keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk saja.


"eeh , ,gak ada , , emang gak boleh senyum senyum hah " ketus Vina kemudian bangkit tanpa ingin melihat Aldo lebih jelas ,karena dia tidak ingin terpesona dengan tubuh Aldo yang sangat atletis itu.


Vina berjalan melewati Aldo tanpa meliriknya ,dan tanpa di duga saat berada di depan Aldo handuk yang Aldo gunakan merosot ke lantai.


HUAAAAA


HUAAAAA


teriak keduanya ,sontak membuat Aldo menarik Vina dan membalik tubunya agar membelakanginya,dah Vina terkejut dengan tarikan Aldo ,dia tidak bisa menyeimbangkan tubuhnya hingga membuat tubuh Aldo dan Vina menempel begitu saja.


degh


Aldo dan Vina sama sama terkejut dan kini posisinya Aldo memeluk Vina dari belakangan dan tangan Vina tanpa sengaja menyentuh kedua paha Aldo yang sudah tak berbungkus,Vina merasa sebuah benjolan di belakangnya,


"diam jangan bergerak" ucap Aldo menarik nafas dan mengatur pernafasannya.


"Al, , apaan tuh ,rasanya berdenyut gitu?" ucap Vina .


Degh..


Aldo merasa adiknya berdiri dan bergerak ,dia segara menunduk dan mengambil handuk nya lalu mendorong Vina ke kamar mandi kemudian menutup pintunya dari luar.


"aaah , , aman " gumam Aldo .


"haish kenapa loe bangus sih adiik , loe bikin malu gue aja " grutu Aldo menyebut miliknya adik.


di dalam kamar mandi,Vina menyandarkan tubuhnya merasa dadanya naik turun dan nafasnya tidak karuan,dia merasa ada sesuatu yang aneh di bokongnya tadi, terasa ada benda yang bergerak geral,Vina meraba bokongnya dah teringat kembali rasa nya.


"iih, , geli , ," celetuk Vina bergidik ,kemudian berjalan menuju shower.

__ADS_1


setalah selesai mandi,Vina tak kunjung keluar,dia merasa malu jika harus bertemu dengan Aldo di luar, terlebih dia juga tidak membawa ganti ,dia mengintip dan mendapati Aldo yang berdiri di depan kaca meja dekat kasurnya.


Aldo melihat bayangan Vina dari kaca menoleh kebelakang,


"kamu gak mau keluar,sudah waktunya makan loh , , bukan sarapan lagi " ucap Aldo .


"apa? " kaget Vina langsung membuka pintu kamar mandi dan melihat ponselnya yang menunjukkan pukul 12 siang.


"cepat ganti baju,kita makan di luar " sahut Aldo kemudian keluar kamar .


Vina melirik sebuah paper bag di sofa ,dia mengambilnya dan benar saja di sana Aldo telah menyiapkan pakaian untuk vina gunakan .


"iih pengertian banget sih ," ucap vina senang kemudian mengganti pakaiannya.


setalah selesai berganti pakaian dia pun keluar dan mendapati Aldo berdiri menunggunya.


"kamu menungguku? " tanya Vina.


"iya , , ayo cepat " ajaknya sambil menarik tangan vina


Vina berjalan mengikuti langkah Aldo sambil tersenyum-senyum menatap tangan Aldo yang menggenggam tangannya,tanpa sadar Aldo pun tersenyum kecil saat Vina tidak menolak nya.


tak lama mereka datang dan langsung memesan makanan ,saat mereka setengah asyik makan tiba tiba seseorang datang menghampiri mereka.


"El, ," teriak nya..


Vina menoleh ," Lira?? " panggil Vina .


'"iya ini aku , , " jawab Vina


yah dialah lira ,sahabat Vina dari masih sekolah dasar,mereka berpelukan melepas rindu satu sama lain,Vina menyuruh lira duduk dan mulai bercerita tentang mereka masing masing ,Aldo tersenyum melihat Vina kembali ceria dengan bertemu teman lamanya lira,meski Aldo di lupakan tapi ini lah kesempatan Aldo untuk menatap wajah Vina lebih lama .


khem khem


mereka menoleh " astaga, , aku sampai lupa , , ada Aldo di sini " ucap vina


lira menoleh dan tersenyum " hallo Aldo , , apa kabar kamu " tanya lira


"aku baik , ,kamu apak kabar ?" tanya balik Aldo


"aku juga baik, , oh ya kalian bisa barengan, , gue jadu curiga " celetuk lira


"iih , , apaan sih loe , ,gue sama Aldo itu , , "


"El calon istri gue " jawab aldo singkat.


tiba tiba wajah lira Berubah,dia terlihat murung dan sedih ,namun sebisa mungkin dia tidak menunjukan itu pada Vina.


"ooh, , begitu, , waah kalian selamat ya " ucap lira Dangan tersenyum.


"oh ya sini kontak kamu, , aku kangen banget sama kamu ," ucap lira dan Vina memberikannya.

__ADS_1


tak lama lira di hampiri oleh Seorang pria yang berusia sama dengan papa nya Aldo.


"loh kamu di sini lira..om cari kamu di sana " ucap om om itu


"eeh , ,iya om , , bentar ya " ucap lira.


"vin gue pamit dulu ya, , nanti gue hubungi loe lagi, , bye semuanya " ucap lira pamit dan menggandeng tangan om om itu .


Vina terheran melihat gelagat lira namun sebisa mungkin dia berfikir positif dengan sahabatnya itu.


"itu siapa ya? kok aku gak pernah liat dia dulu? " tanya vina kembali mengingat keluarga lira sepengetahuan nya dulu.


"sugar Daddy nya kali " ceteluk Aldo


"sugar Daddy , , kamu tau tentang lira? " tanya vina


"enggak lah, , aku aja baru ketemu sama dia di sini "teringat Aldo


"dari mana kamu tahu kalau om om itu sugar Daddy? tanya Vina


"Jan aku cuma menebak Vina sayang, , "jawab Aldo menggunakan kata sayang di akhir kalimat nya yang berhasil membuat Vina merasa malu.


"apaan sih sayang sayan " gumam Vina.


"emang gak mau di panggil sayang ..hmm " tanya Aldo menggoda.


"gak usah mimpi Aldo, , mending habisin tu makanan, , ayo cepat setelah itu kita pergi " ajak Vina.


"kemana? " tanya Aldo


" makamnya Brian, ," ucap Vina .


DEGH


Aldo terkejut mendengar Vina yang ingin mendatangi makam Brian.


"makam Brian?" tanya Aldo


"iya , , kamu mau kan menemani aku ?" tanya Vina


",eeh, , ooh ya . iya aku mau " jawab Aldo.


dia mencoba mengingat Brian dengan jelas dan dia semakin penasaran dengan sosok El yang kini sudah menjadi Vina di depannya itu.


"eeh tunggu dulu deh , ,gue mau ke toilet sebentar" ucap Vina.


saat baru saja sampai di ambang pintu toilet tiba tiba vina mendengar suara Des Sahan seseorang dari balik tembok.


"kaya kenal " gumam Vina mencari suara itu..dan


degh.

__ADS_1


"apa yang mereka lakukan di sana?" kaget vina sambil menutup bibirnya dengan tangannya


__ADS_2